
Diketahui Baswegai telah lepas dari segelnya. Mazo dan Aumus sangat khawatir jika sampai Baswegai dapat berkeliaran kemana mana secara bebas.
Mazo berkata kalau dahulu Baswegai beserta rombongannya pernah menghancurkan seperempat daratan Aldeo.
Hampir semua pemukiman yang ia lewati hancur dan terbakar. Hingga Baswegai berhasil disegel oleh Viards kedua beserta pengikutnya disebuah tempat dibawah tanah yang letak tempatnya tidak diketahui orang orang. Entah bagaimana caranya Red Satanist Reunion dapat menemukan lokasi tersebut.
Langkah awal yang mereka lakukan ialah dengan segera melapor pada raja secara langsung, karena ini adalah bahaya yang harus segera diatasi.
"Tuan Aumus, waktu itu saat ada penyerangan goblin, mengapa hanya ada sedikit prajurir? kemana yang lainnya?" Tanya Sero.
"Waktu itu raja sedang ada urusan untuk pergi ke kerajaan Marsia dengan dikawal oleh 60% dari seluruh pasukan kerajaan, lalu 39% prajurit sedang latihan militer di kekaisaran Amon. Dan sisanya 80 prajurit berlatih dikerajaan." Jawab Aumus.
"Kanapa raja dikawal dengan prajurit sebanyak itu?" Tanya Sero.
"Karena sebelum menuju kerajaan Marsia, raja menemui leluhurnya terlebih dahulu di hutan Sarbia, huran sarbia adalah hutan yang terkenal sangat berbahaya dan penuh monster jadinya sang raja perlu dikawal oleh banyak prajurit demi keselamatan." Jawab Aumus.
"Jadi ada berapa total jumlah seluruh pasukan." Tanya Sero.
"Totalnya ada 923.020 orang prajurit." Jawab Aumus.
"Cukup banyak ternyata."
Akhirnya setelah menempuh jarak ber mil-mil sampailah mereka dikerajaan Holes.
Suasana dalam kerajaan tak ada perubahan, masih dipenuhi dengan kegiatan warga sehari-harinya.
Mereka berjalan menuju kasti kerajaan untuk segera melapor, Tuan Mazo dan Sero sengaja dibawa sebagai saksi.
Sebelum mereka memasuki kastil, Sero dihentikan prajurit kerajaan yang sedang berjaga...
"Tolong berhenti." Ucap prajurit sambil menghalangi jalan Sero dengan tombak.
"Biarkan dia lewat, dia ikut bersama ku." Ucap Aumus.
"Siap!" Ucap Prajurit.
*****
Begitu masuk kedalam kastil kerajaan, terlihat ruangannya begitu megah dan luas. Dilantai pertama terdapat banyak properti kerajaan dan beberapa perlengkapan tempur elite yang dijadikan sebagai pajangan didinding.
Untuk menuju ruang tahta mereka diharuskan pergi ke lantai lima dengan menaiki tangga disetiap lantainya.
Disetiap lantai memiliki banyak ruangan yang berbeda beda dengan desain yang sama.
Tibalah mereka diruang tahta untuk melapor pada sang raja.
Sang raja terlihat sedang senggang, Aumus, Mazo, dan Sero menghadap raja kemudian berlutut.
"Lapor yang mulia." Ucap Aumus.
"Silahkan." Ucap Raja.
Aumus melaporkan dan menjelaskan semua kejadian yang terjadi tadi pagi saat Baswegai tiba-tiba menyerang.
Nampak semua bangsawan disekitar terkejut dengan penjelasan Aumus.
"Ah itu pasti lelucon, tidak mungkin itu terjadi, tapi Tuan Aumus sendiri yang mengatakannya." Ucap semua orang.
Kekhawatiran terjadi diantara para bangsawan.
"Kerja bagus, panglima Aumus. Sekarang latihlah para prajurit sampai mereka menjadi kuat. Untuk urusan Baswegai aku akan menyebarkan berita ini pada kerajaan-kerajaan yang lain agar mereka waspada." Ucap Raja.
"Baik, hamba permisi." Ucap Aumus.
Setelah melapor mereka keluar dari kerajaan lalu berpisah.
Aumus mendapat perintah raja untuk melatih para prajuritnya, Mazo berencana pergi untuk menemui leluhurnya.
Disaat itu Sero merasa kalau ia harus segera mengetahui sejarah dari Viards untuk mencari petunjuk cara mengetahui kekuatan Viardsnya. Mungkin Sero bisa membantu untuk mengatasi Baswegai.
Tak ada waktu untuk bersantai, Sero ingin sekali menjelajahi kerajaan Holes, namun masalah yang ia hadapi jauh lebih penting. Baswegai bisa kembali muncul kapan saja.
Sero kembali berjalan menuju perpustakaan untuk segera mengetahui legenda Viards sebelumnya. Karena sebagai Viards ketiga Sero yakin kalau ia dipanggil untuk membantu menyelesaikan masalah-masalah besar seperti ini, karena jika tidak Viards tidak mungkin akan terkenal dan bahkan dijadikan legenda oleh masyarakat.
Sampailah Sero diperpustakaan, ia langsung masuk kedalam dan berjalan menuju rak yang berisi buku sejarah Viards.
"Baiklah, buku yang pernah disarankan Somia waktu itu judulnya Historia Viards, hmm, mana ya. Ohh itu dia."
Saat hendak mengambil buku, secara tak sengaja tangannya bersentuhan mengenai tangan seorang gadis yang juga hendak mengambil buku yang ingin Sero ambil.
"eh." Ucap gadis sambil terkejut.
Gadis tersebut langsung melihat kearah Sero.
Sero terkejut, karena gadis yang satu ini berbeda dari gadis yang lainnya, dia memiliki ekor dan kuping seperti kucing.
"Maaf." Ucap Sero.
"Tidak apa-apa, apa kau juga ingin membaca buku itu." Tanya gadis tersebut.
"eh, iya." Ucap Sero.
"Jadi kau juga suka membaca buku tentang Viards?" Tanya gadis tersebut.
"Iya, aku penasaran dengan dengan legenda para Viards jadi aku ingin mengetahuinya lebih dalam." Jawab Sero.
Mereka berbincang mengenai legenda Viards, namun karena Sero belum mengetahui apa-apa tentang sejarah Viards jadi ia hanya menjawab ya dan oh saja pada setiap kalimat yang dikeluarkan gadis itu. Hingga akhirnya mereka saling berkenalan.
"Perkenalkan aku Marlin ras Half-Human atau setengah manusia." Ucap gadis tersebut.
"Aku Sero Hotaru ras Human, panggil saja aku Sero." Ucap sero.
Marlin menawarkan pada Sero untuk membaca buku tersebut bersama, dan Sero pun menyetujuinnya.
Mereka duduk bersampingan disebuah bangku kemudian membacanya bersama.
...****************...
...❇Historia Viards❇...
Buku ini ditulis oleh Sidura.
Menjelaskan tentang Viards.
Viards adalah sebutan untuk seseorang yang telah dipanggil dari dunia lain melalui sebuah ritual khusus yang bernama Cerc avelant.
Untuk melakukan ritual ini diperlukan sebuah gambar lingkaran Almatri yang digambar dengan abu batu kristal sapphire dan disiram air suci kualitas tinggi serta jumlah orang yang banyak karena ritual ini menghabiskan banyak mana sihir. Proses yang sangat rumit dan melelahkan adalah resiko dari ritual ini, tak jarang ritual ini selalu gagal ditengah jalan. Ritual ini harus dilakukan diluar ruangan seperti dihutan, karena saat proses pemanggilan akan terjadi guncangan kuat. Jika berhasil maka gambar akan bercahaya kemudian muncul makhluk yang dipanggil tersebut. Seorang Viards memiliki kekuatan khusus pemberian dari semesta yaitu Anugrah semesta atau rahmat mulia.
Saya(Sidura) akan menceritakan mengenai sejarah dari Viards kedua. Kenapa tidak dari Viards pertama? karena sejarah dari Viards pertama sudah lama terlupakan, saya sendiri sudah berkeliling keseluruh dunia untuk mencari tahu sejarah aslinya, namun tak ada catatan atau pernyataan jelas dan lengkap yang menceritakan sejarahnya dan setiap daerah mempunyai kisah yang berbeda beda. Informasi yang saya dapatkan hanyalah informasi mengenai anugrah yang dimiliki Viards pertama yaitu Anugrah semesta. Orang-orang mengenal Viards sebagai sosok yang pintar juga hebat, kini peninggalan para Viards yang masih diingat dan bermanfaat ialah ilmu pengetahuan dan teknologi mereka.
Cerita mengenai Viards kedua yang akan saya ceritakan ini adalah asli. Karena saya adalah salah satu rekan beliau yang selalu mengikuti setiap pertualangannya.
Beliau bernama Snyzel Kofri. Saat itu beliau berumur 25 tahun dan beliau berhasil dipanggil oleh seorang putri bernama Hana yang berumur 18 tahun disebuah kerajaan bernama Artanos. Saat itu putri begitu senang karena ia berhasil melakukan ritual tersebut, kemudian putri memberi sihir Idioma pada beliau. Seketika beliau langsung mengerti dan dapat berbicara dalam bahasa iruta. Sang putri menjelaskan semua hal yang terjadi pada beliau, Lalu sang putri meminta bantuan kepada beliau untuk membantu menyelamatkan penduduk Aldeo dari serangan besar-besaran para iblis dan binatang sihir yang akan datang pada 15 tahun mendatang menurut ramalan.
Tak diduga rupanya respon dari beliau sangat jauh perkiraan semua orang yang ada disana. Beliau sangat marah kepada sang putri lalu menolak permintaannya dan menyuruh sang putri untuk segera mengembalikannya kedunia asalnya.
Putri terkejut, kemudian ia berkata pada beliau kalau ia tidak tahu cara mengembalikan beliau. Beliau semakin marah, disaat itu putri justru membujuk beliau untuk membantu menyelamatkan penduduk Aldeo.
Beliau terdiam bisu cukup lama, hingga akhirnya karena tidak punya pilihan beliau menerima permintaan sang putri.
Orang-orang disekitar bersorak gembira karena Viards yang mereka panggil mau membantu menyelamatkan Aldeo.
Kala itu kerajaan Artanos dipimpin oleh seorang raja bernama Consiatus.
Setelah putri Hana melapor pada raja, raja begitu sangat senang dengan kehadiran Viards kedua, lalu menyuruh putrinya untuk mengajaknya jalan-jalan berkeliling kerajaan Artanos dan menjelaskan semua hal yang perlu diketahui sang Viards.
Dihari itu beliau hanya diajak jalan-jalan oleh sang putri dan diberi penjelasan mengenai semua hal yang ada di Aldeo, seperti sihir, monster, ras yang bermacam-macam, dan lain lain.
Keesokan harinya beliau diminta untuk latihan bertarung dan latihan penggunaan mana bersama para prajurit.
Saat istirahat setelah latihan, beliau selalu ditemani oleh putri Hana. Putri Hana selalu membawakan makanan untuk Tuan Snyzel.
Tuan Snyzel rupanya cukup berbakat dalam pertarungan menggunakan pedang sehingga menggeluti bidang tersebut lebih dalam.
Beliau tak tertarik sama sekali dengan jurus dan mantra sihir, padahal beliau memiliki jumlah mana yang begitu besar sehingga sangat memungkin beliau akan menjadi Wicth yang hebat. Akhirnya secara tak sengaja beliau mengetahui apa kekuatan istimewa Viardsnya saat beliau berada dihutan dan terkepung puluhan orc, kekuatannya yaitu rahmat mulia.
*****
Satu tahun telah berlalu.
Hubungan antara Tuan Snyzel dengan putri Hana sudah sangat dekat, dan beliau sudah dikenal oleh seluruh rakyat Artanos karena kebaikan hatinya, bahkan ia juga terkenal sampai ke beberapa kerajaan karena ketangguhan dan kemahirannya dalam memainkan pedang.
Hingga suatu saat pada malam hari, Tuan Snyzel secara mendadak menghilang.
Seluruh isi kerajaan panik, putri Hana begitu histeris karena Tuan Snyzel tak ditemukan dimana-mana.
Dimalam itu hanya dilakukan pencarian oleh para prajurit termasuk bangsawan diseluruh isi kerajaan, sayang mereka tidak berhasil menemukannya.
Keesokan harinya, barulah pihak kerajaan mengumumkan berita hilangnya sang Viards kepada seluruh rakyat Artanos, lalu menyebarkan berita tersebut keluar kerajaan.
Rakyat pun merasa khawatir dan tak tinggal diam mengetahui sosok yang mereka sayangi menghilang.
Pihak kerajaan lain yang mendapat berita tersebut, langsung merespon cepat.
Sehingga dilakukanlah pencarian besar-besaran untuk mencari keberadaan Tuan Snyzel.
Hutan, pemukiman, gua, dungeon, lembah, bahkan menara, mereka jelajahi hanya demi mencari satu orang.
Pencarian besar itu terus dilakukan selama berbulan-bulan, tetap, keberadaan beliau tidak ditemukan.
Sebagian orang dan kerajaan mulai menyerah untuk mencari Tuan Snyzel, karena tak ada petunjuk jelas mengenai keberadaannya.
Beberapa pihak mulai menyimpulkan pernyataan yang berbeda-beda, bahwa Snyzel telah diculik, bahwa Snyzel kabur karena tidak mau membantu mengatasi bencana yang akan datang nanti, bahwa Snyzel telah tewas, bahwa Snyzel telah kembali ke dunia asalnya.
Dari sekian banyaknya pernyataan tersebut, yang diyakini orang-orang ialah pernyataan bahwa Tuan Snyzel telah kembali ke dunia asalnya.
Namun Tuan putri Hana tak menyerah untuk terus mencari keberadaan Tuan Snyzel, karena sebelumnya beliau telah berjanji pada putri Hana untuk menyelamatkan seluruh penduduk Aldeo.
*****
Beliau menghilang selama bertahun-tahun. beliau berkata kalau ia sengaja kabur dan mengasingkan diri untuk mempercepat peningkatan kekuatannya, karena hanya dengan latihan saja tak akan cukup, ai harus benar-benar dihadapkan langsung dengan bahaya ketimbang hanya dengan latihan. Selama perjalanan beliau mengenakan jubah bertudung putih dan mengenakan beberapa artepak kesatria. Waktu itu beliau sempat berpropesi sebagai guru dan mengajar. Selama mengasingkan diri, beliau banyak menjelajahi dungeon, labirin, dan tempat-tempat berbahaya lainnya, dan hasilnya kekuatan beliau semakin menjadi kuat.
Setelah beliau sudah merasa cukup kuat, beliau memutuskan untuk kembali ke kerajaan Artanos dan menemui putri.
Saat sampai dikerajaan, terlihat tak ada seorang pun yang curiga bahwa Tuan Snyzel Kofri sang Viards kedua telah kembali.
Beliau terus berjalan menuju kastil kerajanaan untuk menghadap raja diruang tahta.
Kedatanganya seolah seperti arwah, karena tak ada seorang prajurit pun yang menyadari bahwa Tuan Snyzel sedang berjalan melewati mereka sehingga ia bisa masuk tanpa melalui proses pemeriksaan.
Beliau masuk kemudian menghadap raja lalu berlutut.
Semua perhatian tertuju pada Tuan Snyzel. Tak ada seorang pun yang mengenalnya bahkan sang putri.
Raja kemudian berkata "Siapa kau?" pada Tuan Snyzel.
Tuan Snyzel berdiri, kemudian secara perlahan membuka tudungnya.
Setelah wajahnya terlihat jelas, semua orang terkaget-kaget.
Ternyata ia adalah Tuan Snyzel Kofri sang Viards kedua yang telah lama menghilang.
Spontan sang putri langsung memeluk Tuan Snyzel kemudian menangis bahagia. Suasana kebahagian memenuhi seisi ruang tahta dan senyuman hadir dimana-mana.
Raja pun ikut merasa senang.
Lalu raja menyuruh semua orang untuk tenang dan menyuruh putrinya untuk kembali duduk disampingnya.
Kemudian beliau ditanya oleh raja, untuk menjelaskan kemana saja ia selama bertahun-tahun ini. Lalu beliau menjawab dengan jujur bahwa ia kabur lalu berkeliling ke seluruh daratan di Aldeo.
Lantas jawaban tersebut membuat orang-orang terkejut, dan membuat raja marah.
Tuan Snyzel ditanya kembali oleh raja apa tujuan dan alasan ia kabur.
Beliau menjawab, kalau tujuan beliau kabur ialah untuk langsung menghadapi semua bahaya secara langsung, agar ia menjadi kuat dengan lebih cepat, ia sudah banyak belajar melalui buku perpustakaan sehingga ia sudah punya bekal ilmu yang cukup lengkap, dan hal jauh lebih efektif namun beresiko ketimbang hanya latihan, kemudian beliau menjelaskan kalau ternyata sebenarnya waktu didunia asalnya Tuan Snyzel Kofri adalah pangeran dari kerajaan Britania raya.
Mendengar penjelasan beliau semua orang disana terkejut.
Raja bertanya pada beliau, apakah sekarang dia sudah mempunyai kekuatan yang memumpuni.
Beliau menjawab, ya.
Kemudian beliau ditantang raja untuk melawan 20.000 prajurit elite kerajaan sendirian. Lalu beliau menyanggupi tantangan raja.
Tuan Snyzel dibawa menuju koloseum untuk melawan 20.000 prajurit elite kerajaan yang akan datang dari gerbang secara berkelompok.
pertarungan Tuan Snyzel ditonton oleh ribuan orang yang datang dari berbagai daerah.
Pertarungan pun dimulai.
Kelompok pertama datang dengan jumlah 100 orang.
Hanya dalam beberapa detik semua prajurit itu langsung terkapar.
Tak ada sorakan, hanya ada teriakan kesakitan para prajurit. Semua penonton kagum pada kehebatan Tuan Snyzel.
Singkat cerita, Tuan Snyzel berhasil mengalahkan semua prajurit dalam waktu singkat yaitu 4 jam.
*****
Keesokan harinya, beliau berkelana untuk membantu semua orang yang dalam kesusahan.
Saat dalam perjalanan, beliau bertemu dengan banyak orang yang kemudian menjadi pengikutnya. Lalu 4 tahun kemudian muncullah bencana yang pernah diramalkan tersebut.
Tuan Snyzel beserta pengikutnya dan seluruh pasukan didunia bersiap siaga dengan kedatangan miliaran iblis dan binatang sihir.
Perang terjadi begitu dasyat dan menggentarkan seluruh dunia.
Singkat cerita, perang berakhir dalam 5 tahun dan berhasil dimenangkan berkat kepemimpinan Tuan Snyzel.
Dunia kembali aman dan damai.
Tuan Snyzel Kofri sebagai Viards kedua diberi penghargaan dan gelar kehormatan oleh para raja dari seluruh kerajaan yang ada diAldeo atas jasanya menyelamatkan dunia.
Akhirnya Tuan Snyzel menikah dengan putri Hana lalu hidup bahagia selamanya.
***SELESAI***
"Wah, keren sekali ceritanya." Ucap Marlin.
"Baiklah, sekarang aku paham apa yang kini harus aku lakukan."
BERSAMBUNG....