New Adventure

New Adventure
Kemunculan Baswegai



Setelah berhasil merebut arsip dan peti, Sero beserta Tuan Mazo, dan Tuan Aumus, kembali menuju Kerajaan Holes.


Tuan Mazo berkata kalau peti yang dipegang Sero telah disegel dengan segel jiwa. Terdapat banyak macam jenis segel didunia ini dan segel jiwa adalah salah satu segel yang cukup sulit dibuka. Jika ingin membukanya kau harus memasukkan jiwamu dan menyalurkan kesadaran kedalam segel itu, tidak semua orang bisa membuka segel itu kecuali beberapa orang yang tepat atau orang pilihan sang segel yang dapat diizinkan membuka segelnya. Terdapat juga cara mudah membuka segel jiwa tanpa melakukan langkah tadi, yaitu dengan memberikan nyawa atau tumbal untuk menghancurkan segel tersebut, kemungkinan itulah cara yang akan digunakan Red satanist Reunion untuk membuka peti itu.


Beberapa waktu kemudian mereka sampai dihutan, hari sudah malam dan mereka menunda perjalanan untuk istirahat, kemudian melanjutkannya esok hari.


"Malam ini kita istirahat disini." Ucap Aumus.


"Bukankah disini banyak monster." Ucap Sero.


"Tenang saja aku yang akan berjaga, jadi kalian istirahat saja." Ucap Aumus.


Tuan Mazo menyalakan sihir api ditongkatnya kemudian membuat api unggun agar tidak kedinginan saat tidur.


Setelah melakukan perjalanan yang cukup jauh disertai dengan pertarungan, semua itu terasa cukup melelahkan. Tuan Aumus berjaga agar tidak ada monster yang mendekat.


*****


Berjam-jam kemudian saat fajar tiba.....


WIIIIIiiiiiii.......


Tuan Aumus terkejut mendengar suara tersebut lalu berdiri dan melihat kearah suara tersebut berada. Suara itu terdengar cukup keras sampai membangunkan Tuan Mazo yang sedang tertidur, sedangkan Sero masih tertidur pulas.


"Suara apa tadi?" Ucap Mazo.


"Entahlah." Ucap Aumus.


Mazo merasakan energi sihir yang begitu besar dari arah suara itu berasal. Mereka melihat dan memantau ke arah suara itu, karena dikhawatirkan kalau itu adalah suara dari monster kuat.


Tak lama kemudian suara itu terdengar lagi.


WIIIiiiiii...!


Suaranya semakin mendekat.


BLOPPP.......


Tiba tiba muncul sebuah bola besar bercahaya merah yang mendekat dari arah suara.


"SERANGAN!!" Teriak Mazo.


Seketika Aumus langsung menggendong Sero yang masih tertidur dan mengambil Arsip dan peti, Kemudian berlari menjauh bersama Mazo.


Serangan tiba tiba muncul dari sumber suara, sebelum serangan sampai mereka berlari secepat mungkin demi menyelamatkan diri.


Sero seketika langsung terbangun dan kebingungan sambil bertanya tanya.


"Ada apa?" Tanya Sero.


"Ada musuh." Jawab Aumus.


DUARRRR.......


Sebuah ledakan sangat besar terjadi dibelakang mereka, sayangnya mereka belum cukup jauh dari ledakan tersebut sehingga membuat mereka terkena gelombang ledakan dan terlempar cukup jauh.


"AARRGGG." Teriak semua orang.


DRAAKKK....


Mereka terbanting ketanah cukup keras.


"Kalian tidak apa-apa!?" Ucap Aumus.


"Kami baik-baik saja." Ucap Mazo sambil berdiri.


"Sebenarnya ada apa ini!?" Ucap Sero kebingungan.


Keadaan Sero masih setengah sadar sehingga dia terlihat linglung.


"Ada musuh!" Ucap Aumus.


Ledakan besar tadi membuat pepohonan disekitar terbakar.


Terlihat kalau terdapat sesosok bayangan besar bersayap yang terbang dilangit diarah timur sedang mendekat. Kemungkinan itu adalah Monster yang menyerang mereka. Wujudnya belum sepenuhnya terlihat karena masih terhalang kabut.


"Cepat! kita harus menjauh." Teriak Aumus.


Mereka berlari menjauh dari monster terbang itu, hingga akhirnya hari mulai terang dan wujud monster tersebut mulai terlihat jelas.



Ternyata itu adalah monster dengan wujud paus putih terbang.


"Tidak mungkin!, kenapa dia bisa ada disini!?" Ucap Mazo.


"Monster apa itu?" Tanya Sero.


"Itu adalah binatang Sihir yang bernama Baswegai, dalam bahasa Armas kuno artinya paus putih, dia adalah salah satu Bos hewan sihir terkuat." Jawab Mazo.


Tuan Mazo berkata, kalau Baswegai telah disegel dibawah tanah sejak 110 tahun lalu, kemungkinan Red Satanist Reunion lah yang telah melepas segel monster itu.


Mereka kembali berlari sebelum Baswegai menyerang lagi.


BLOPPP......!


"Awas!!" Teriak Aumus.


DUAAAARRR......


Serangan kali ini berhasil dihindari, mereka terus berlari dan berpikir bagaimana caranya supaya bisa lolos dari kejaran Baswegai.


"Apa yang harus kita lakukan?" Ucap Sero.


"Aku akan menyerangnya, kalian teruslah berlari!" Ucap Mazo.


"Apa kau bisa!?" Ucap Aumus.


"Aku hanya akan menahannya, sementara itu kalian pergilah sejauh mungkin." Ucap Mazo.


"Baiklah." Ucap Aumus.


Tuan Aumus, dan Sero pergi menjauh, sementara Mazo berhenti dan menatap Baswegai. Mazo menunggu hingga Aumus dan Sero cukup jauh darinya sebelum menyerang.


WIIIiiiiii.......!!


Baswegai semakin mendekat dan berniat memakan Mazo.


"GOLD-PRICK." Ucap Mazo.


Seketika tanah disekitar Mazo bercahaya emas, kemudian muncul logam emas runcing besar yang sangat panjang membentang ke arah Baswegai yang sedang menuju Mazo.


Baswegai mencoba menghindar dengan terbang ke atas langit, namun tetap saja Baswegai menerima luka dibagian perutnya karena tertusuk dengan logam emas Mazo.


WIIIiiiiii.....!!!


BLOPPP.....


"ASPIDA.!" Teriak Mazo.


Mazo mengeluarkan sihir tameng.


Tameng sihir mazo terdiri dari puluhan segi enam yang berwarna hijau, membentang dengan tinggi dan panjang 10 meter.


DUAARRR........


Serangan Baswegai mengenai tameng sihir Mazo, Mazo berusaha menahan ledakan besar dengan sihirnya, namun sayang tameng sihir Mazo belum cukup kuat untuk menahan serangan ledakan dari Baswegai, hingga membuat tameng sihir Mazo pecah dan membuat Mazo terkena ledakan dan terlempar.


"AARRGGHHH." Teriak Mazo.


*****


"Seperti itu suara ledakan Baswegai, semoga Mazo baik baik saja." Ucap Aumus.


"Iya." Ucap sero.


Aumus dan Sero menuju sebuah bukit untuk mengawasi dan melihat pertarungan Mazo melawan Baswegai dan akan menunggu Mazo disana. Hanya Baswegai yang terlihat, sedangkan Mazo tidak, karena terhalangi pepohonan.


*****


Mazo mengambil tongkatnya kemudian berdiri.


Menatap Baswegai yang sedang terbang tak karuan.


"Actirakum...."


Tubuh dan tongkat Mazo mengeluarkan aura biru.


Mazo mengayunkan tongkatnya dan membentuk sebuah lingkaran, dan terbentuklah sebuah lingkaran cahaya biru.


Ia mengarahkan cahaya tersebut ke arah Baswegai.


Mazo memegang kedua tongkatnya, lalu memukul bagian tengah lingkaran dengan ujung tongkatnya sambil berkata...


"aktines....!"


CIUUU......


BOOOMMMMM.........


Tembakan sihir cahaya biru dilepaskan, dan mengenai kepala Baswegai.


WIIIiiiiii......!!!


Tembakan sihir Mazo sangat besar dan dasyat hingga membuat pohon dan tanaman sekitarnya seolah tertiup angin badai. Cahaya dari tembakannya benar benar terlihat begitu besar dan terang.


*****


"Apa itu!?" Ucap Sero.


"Sepertinya itu adalah sihir Mazo." Ucap Aumus.


"Hebat.!" Ucap Sero.


*****


"AARRGGG." Teriak Mazo sambil memegang tongkatnya.


WIIIiiiiii.....!!!


Terlihat kalau Baswegai kesakitan karena sihir Mazo.


"ENYAHLAH KAUU.!" Teriak Mazo.


WIIIiiiiii.....!!


Mazo terus menembaknya dengan sihirnya, dan membuat Baswegai terdorong.


*****


"Tidak kusangka dia memiliki jumlah Mana(energi sihir) yang begitu besar." Ucap Aumus.


Sero hanya terpana melihat kekuatan sebesar itu.


*****


DUAARRRR....


Tembakan sihir Mazo diakhiri dengan ledakan besar pada wajah Baswegai, sehingga membuat salah satu bola mata Baswegai hancur.


WIIIiiiiii.......!!!!


Karena kesakitan, akhirnya Baswegai pergi kabur meninggalkan Mazo kearah maskas sekte.


Mazo sangat kelelahan dan hampir pingsan karena kehabisan mana sihir.


Kemudian Tuan Aumus dan Sero datang menjemput Mazo.


"Mazo, kau baik baik saja!?" Ucap Aumus.


"Aku hanya kehabisan mana." Ucap Mazo.


"Mana?, Ohh mungkin ini bisa membantu." Ucap Sero.


Sero mengeluarkan botol Mana potion dari kantungnya dan memberikannya pada Tuan Mazo.


"Ini dia." Ucap Sero.


"Terima kasih." Ucap Mazo.


"Dari mana kau mendapatkannya?" Tanya Aumus.


"Aku membelinya ditoko dikota." Jawab Sero.


Usai meminum Mana potion, Kelelahan Mazo langsung hilang seketika dan mananya mulai terisi kembali.


"Kita harus segera melaporkan hal ini pada kerajaan, ayo cepat kita kembali." Ucap Aumus.


"Baiklah." Ucap Mazo.


Mereka pun melanjutkan perjalanan kembali menuju kerajaan Holes.


Kemunculan Baswegai adalah merupakan sebuah petaka, Baswegai bisa saja berkeliaran ke suatu pemukiman sehingga bisa menimbulkan korban jiwa. Tuan Mazo bilang kalau akhir akhir ini Red Satanist Reunion menjadi lebih aktif.


Apakah Baswegai harus dibunuh? apakah ada cara membunuhnya? petaka apa saja yang bisa terjadi jika Baswegai berkeliaran?


BERSAMBUNG.....