
Olivya bergegas menghampiri Riska yang sedang mengobrol dengan manager model lainnya.
" Kakkkkk... Aku sudah tau siapa yang menolongku waktu itu " Ucap Olivya dengan terburu buru membuat Riska bingung.
" Heii tenanglah Oliv, Siapa yang kau maksud? Apakah pria itu disini? " Tanya riska penasaran.
" Iya kak, Pria itu ada disini sewaktu aku tampil tadi aku melihatnya bahkan dia menatapku sepertinya dia juga mengingatku karna tadi dia tersenyum! " Jelas Olivya.
" Wah benarkah? Lalu dimana pria itu? Coba tunjukan padaku, Kita harus berterimakasih atas bantuannya " Riska dengan penuh semangat melihat ke semua tamu undangan untuk mencari pria yang dimaksud Olivya.
" Pria itu duduk di kursi tamu VVIP kak, Apa orang itu tamu penting ya? Itu yang sedang duduk mengenakan jas berwarna abu abu " Tutur olivya sembari menunjuk keberadaan Rey membuat Riska terkejut karna dia mengenal betul siapa Rey bahkan dia meminta bekerja sama dengan Olivya modelnya.
" Hei kau tidak bercanda kan? Itu kan Tuan Rey pemilik Williams Company perusahaan yang menginginkan kamu menjadi model brand fashion terbarunya ! " Riska melongo karna terjekut dengan kebetulan ini.
" Hah benarkah? Kenapa bisa kebetulan begini kak? Lalu bagaimana caraku berterimakasih dengannya dan mengembalikan jasnya yang saat itu kupinjam? "
Olivya terkejut akan kenyataan itu siapa sangka penolongnya bahkan akan menjalin kerja sama dengannya.
" Tenanglah Oliv, Jika ada waktu pasti kau bisa mengembalikan jasnya dan mengucapkan terimakasih dengan benar " Ucap Riska menenangkan Olivya sembari menepuk bahu Olivya.
Disatu sisi Clarisa sudah mendekati Rey dengan tidak tau malu bahkan dia langsung duduk disamping Rey.
" Hai Tuan Rey, Apa kau sendiri saja? " Ucap Clarisa sembari membusungkan dadanya untuk menggoda Rey.
" Seperti yang kau lihat Nona " Jawab Rey dingin dan memberikan tatapan jijik kepada Clarisa.
" Bolehkah saya menemani anda Tuan? " Clarisa semakin mendekatkan dirinya pada Rey.
" Silahkan saja Nona toh ini bukan acaraku sendiri untuk mengusir seseorang dari tempat duduk ini " Ucap Rey dengan tenang tetapi tidak merubah ekspresi dinginnya, Sementara itu alex tetap mengawasi gerak gerik clarisa yang sedang menggoda tuannya.
" Ahh anda baik sekali Tuan, Perkenalkan namaku Clarisa. Apa kau ada waktu setelah acara ini? " Ucap Clarisa penuh semangat karna tidak ada penolakan dari Rey.
" Tidakk, Ada apa nona clarisa? Apa yang kau inginkan? " Rey mulai jengah dengan tingkah Clarisa.
" Emm tuann jika ada waktu mari kita pergi makan malam bersama, Saya ingin mengenal anda lebih jauh bolehkah? " Pinta Clarisa dengan nada yang manja.
" Ohh makan malam? Dimana? " Rey tersenyum licik.
" Di hotel saja tuan aku tau tempat yang nyaman makanannya pun cukup enak dannn.. " Clarisa tersenyum menggoda melihat Rey tidak menolak ajakannya, Tetapi kata kata Clarisa terpotong oleh Rey.
" Dan apa Nona Clarisa? " Dahi Rey mengeryit.
" Dan kita bisa menghabiskan malam berdua di salah satu kamar hotel itu, Bagaimana tuan? " Ucap Clarisa berbisik dengan berani mulai menyentuh tangan Rey.
" Apa maksudmu Nona? " Rey berusaha tenang menjawab pertanyaan Clarisa.
" Aihh tentu kau paham maksud saya Tuan, Lihatlah tubuhku sangat seksi bukan? Wajahku juga cantik bukan? Aku jamin kau akan sangat puas dan ketagihan, Aku rela tidak tidur semalaman untuk melayanimu " Bisik clarisa dengan menempelkan dadanya di lengan Rey, Membuat Rey marah seketika berdiri menggebrak meja membuat mata para tamu tertuju padanya.
" Jaga sikap anda Nona Clarisa !!! Aku bukan pria yang sudi tidur denganmu, Aku tidak suka wanita bekas siapapun ! Apalagi wanita yang rela menjajakan tubuhnya demi uang dan popularitas semata ! " Bentak Rey membuat Clarisa malu dan menundukan kepalanya, Para tamu pun terkejut mendengar perkataan Rey dan mereka mulai bergosip tentang Clarisa.
" Alex !!! Bawa pergi wanita ini dari hadapanku aku sudah muak dengannya !!! " Seketika alex membawa clarisa untuk pergi, Sementara rey duduk kembali dan dihampiri oleh Tuan Maxime.
" Huh ternyata benar ya selama ini dia menggoda banyak pria untuk popularitasnya haha menjijikan " Ucap salah satu model disitu.
" Dia pikir tubuhnya dan wajahnya mampu untuk menggoda Tuan Rey haha sungguh menjijikan ! " Sahut yang lain.
Clarisa hanya menunduk dan tangannya mengepal dengan penghinaan ini Aiden pun segera menghampirinya dan pergi dari acara itu, Sementara Tuan Maxime memohon maaf kepada Rey atas kejadian ini.
" Tuan rey maaf atas kejadian ini saya tidak menyangka Nona Clarisa berani mengganggu anda, tolong maafkan saya tuan " Ucap Tuan Maxime gugup.
" Sudahlah, Untuk kali ini kumaafkan aku harap tidak ada kejadian seperti ini lagi Tuan Max " Ucap Rey dingin.
" Ba..baaikk tuan saya akan mengurusnya, Saya permisi dulu " Pamit Tuan Max untuk menemui Clarisa dan managernya.
" Tuan, Apa anda masih mau di sini atau ingin pulang? " Tanya alex yang sudah kembali.
" Kita kembali saja "
" Baik tuan "
Ketika Rey dan Alex menuju pintu keluar tiba tiba ada seorang wanita yang menabrak bahu Rey, Wanita itu adalah Olivya. Olivya pun langsung meminta maaf tapi dia terkejut karna yang ditabrak olehnya pria yang menolongnya.
" Ahh maafkan saya tuan tadi saya buru buru maaf tuan " Ucap Olivya sambil menatap Rey.
" Astaga ternyata anda tuan, Anda yang menolong saya waktu itu kan? " Tanya olivya dengan gugup takut salah mengenali orang, Membuat Rey tersenyum tipis seketika mood Rey menjadi baik membuat Alex yang melihatnya menggeleng heran.
" Ahh ternyata kau Nona, Kau juga ada disini? Oh iya siapa namamu waktu itu kita tidak sempat berkenalan " Ucap Rey basa basi pura pura belum tau nama Olivya.
" Ah maaf perkenalkan nama saya Olivya tuan, Saya disini karna ada undangan " Olivya menjulurkan tangannya dan disambut baik oleh Rey.
" Namaku Rey, Oh begitu lalu kenapa kau terburu buru? "
" Astaga aku lupa, Maaf tuan saya buru buru kerumah sakit karna ayah saya sudah sadar. Saya permisi dulu tuan " Pamit Olivya tapi ditahan oleh Rey.
" Tunggu nona, Bolehkah saya mengantarmu? Atau kau akan pergi dengan mobil sendiri? " Tawar Rey sengaja untuk bersama Olivya lebih lama.
" Tidak tuan saya akan mencari taxi "
" Kalau begitu mari kuantarkan, Bolehkan? "
" Baiklah jika tidak merepotkan anda tuan " Ucap Olivya canggung.
" Tentu tidak, Ayo ikutlah " Rey berjalan terlebih dahulu Olivya pun menyusulnya.
Dimobil Olivya canggung karna merepotkan Rey lagi, Bahkan dia baru teringat tentang jasnya.
" Maaf tuan rey, Jas anda waktu itu terbawa olehku Saya ingin mengembalikannya " Ucap Olivya dengan sopan.
" Oh jas itu ya, Tidak perlu nona Olivya simpan saja "
" Ah maafkan saya jika menyinggung anda atau anda ingin saya mengganti yang baru? " Ucapan Olivya seketika membuat Rey tertawa dan Olivya pun menjadi sangat canggung.
" Baru kali ini aku melihat tuan rey tertawa seperti ini dengan wanita yang baru dikenalnya, benar benar ajaib " Batin Alex melihat tuannya bersikap seperti itu.