
Pagi itu Olivya tidak ada pemotretan sehingga dia bisa menemani ayahnya keluar dari rumah sakit. Rey pun ikut serta membantu Tuan Albert dan mengantarnya ke kediamannya.
" Nona Oliv, Tuan Albert sudah boleh pulang dan tolong jaga kesehatannya jika ada sesuatu yang terjadi jangan sungkan untuk menghubungi saya " Ucap Dokter Robert.
" Baiklah Dok, Kalau begitu saya akan mengurus administarasinya terlebih dahulu "
" Semuanya sudah di lunasi Nona Oliv "
" Tapi saya belum membayarnya dok "
" Tapi biaya administrasinya sudah di lunasi atas nama Tuan Rey Valdo Williams nona "
" Rey? Ah baiklah dok kalau begitu saya permisi dulu " Ucap Olivya seraya meninggalkan ruangan Dokter Robert dan kembali ke ruang perawatan Ayahnya.
Olivya melihat Rey sedang berbincang dengan ayahnya, Seketika olivya tersenyum melihat kedekatan dua pria yang sangat berarti di hidupnya.
" Rey apa kau yang membayar biaya administrasinya? " Tanya Olivya mengejutkan Rey dan Ayahnya.
" Iya sayang "
" Tapi itu sangat banyak Rey aku masih punya tabungan, Aku akan menggantinya ya? "
" Tidak usah sayang simpan saja uangmu toh ini untuk calon Ayah mertuaku " Ucap Rey membuat Olivya tersipu malu.
" Terimakasih Nak Rey, Kau baik sekali " Ucap ayah o
Oliv.
" Sama sama Paman " Ucap Rey tersenyum.
Mereka pun segera pulang menggunakan mobil Rey, Alex membantu Rey memapah Tuan Albert karena kondisinya masih lemah jadi Tuan Albert sementara ini menggunakan kursi roda.
" Oliv kenapa Mamamu dan Elina tidak kesini? Apa mereka tidak tau kalau ayah mau pulang " Tanya Tuan Albert membuat Olivya gugup.
" Emm... Mungkin mereka sibuk Ayah sudah jangan di pikirkan " Jawab Olivya sekenanya.
***
Dikamar 104 Elina mulai terbangun dan merasakan sakit di sekujur tubuhnya bahkan banyak tanda kissmark di lehernya dan sekitar dadanya.
" Argh mengapa sakit sekali "
" Kau sudah bangun? "
" Akhhhh anda sudah bangun tuan " Ucap Elina seraya menarik selimutnya untuk menutupi tubuhnya.
" Kau cukup membuatku puas, Besok datanglah ke kantorku aku akan mengkontrakmu dan mengenalkanmu pada publik " Ucap Tuan Jacob seraya meninggalkan Elina sendirian.
" Dasar tua bangka !!! Jika aku tidak mau terkenal dengan cara cepat mana sudi aku ditiduri olehmu !!! "
Elina pun segera mandi dan berkemas ia pun segera pulang ke rumahnya.
***
Rey dan Olivya lebih sampai terlebih dahulu mereka pun segera turun dan membawa Tuan Albert masuk.
" Tuann nonaa anda sudah kembali? " Ucap supir pribadi keluarga Louis.
" Sudah pak, Apa mama ada dirumah? " Jawab Olivya sementara Tuan Albert hanya tersenyum dan mengangguk.
" Ada Non, Nyonya ada di dalam "
" Baiklah kami masuk dulu ya pak "
" Silahkan Nona, Tuan "
Nyonya Helena sedang duduk di ruang tamu dia pun terkejut melihat kedatangan suaminya dan anak tirinya.
" Sayang kau sudah kembali? " Ucap Nyonya Helena.
" Seperti yang kau lihat " Jawab Tuan Albert dengan dingin.
" Oliv antar ayah ke kamar ayah ingin istirahat, Nak Rey paman masuk dulu ya? Kau duduklah dulu "
" Baik paman istirahatlah "
Olivya mengantar ayahnya ke kamar sementara itu Nyonya Helena penasaran dengan pria tampan yang pulang bersama suaminya dan Olivya.
" Maa Elin pulanggg... " Ucap Elina sembari masuk ke rumahnya dan melihat Rey yang sedang duduk di ruang tamu.
" Elin kau sudah pulang? Bagaimana apa semua berjalan dengan lancar? "
" Mama juga tidak tau dia datang bersama ayahmu dan Oliv "
" Apa? Ayah sudah pulang? "
" Iyaa mama juga baru tau sudahlah ayo kita ke kamarmu. "
Mereka pun hendak naik ke kamar atas tetapi langkahnya terhenti melihat Olivya menghampiri Rey.
" Rey kau mau minum apa? Akan kubuatkan "
" Tidak usah sayang aku ada meeting mendadak, Aku pergi dulu ya? Jaga diri baik baik " Ucap Rey seraya mencium kening Olivya.
" Apa kau akan lama Rey? Aku masih ingin bersamamu tau " Ucap Olivya seraya merucutkan bibirnya membuat Rey gemas.
" Tidak akan sayang nanti akan kuhubungi ya? jangan membuat ekspresi seperti ituu aku jadi gemas apa kau ingin aku menciumu lagi? " Goda Rey membuat Olivya malu dan memukul dadanya.
" Kau ini selalu saja menggodaku huh, Baiklah hati hati Rey jangan lupa hubungi aku ya "
" Tentu sayang aku pergi dulu ya katakan pada ayahmu aku akan pulang dan tidak usah antar aku kembalilah temani ayahmu "
" Baiklah kau hati hati " Ucap Olivya sembari memeluk Rey.
Rey pun pergi dan menuju kantornya, Sementara itu Olivya hendak masuk ke kamar ayahnya lagi tetapi di hentikan oleh Elina dan Nyonya Helena.
" Olivv kemari cepat " Ucap Nyonya Helena membuat Olivya berdecak kesal.
" Ada apa ma? " Tanya Olivya dengan malas.
" Kenapa kau tidak memberi tahu jika ayahmu akan pulang ! "
" Untuk apa memberi tahu mama? Bukannya mama tidak peduli dengan kondisi ayah? "
" Wah kau jadi semakin kurang ajar ya ! "
" Tentu mama tahu apa yang membuatku menjadi begini kan? " Ucap Olivya hendak pergi.
" Tunggu Oliv ! Siapa pria tadi? " Tanya Elina membuat Olivya menyunggingkan senyum licik.
" Dia kekasihku " Ucap Olivya berlalu pergi.
Nyonya Helena terkejut dengan perubahan sikap Ilivya, Terakhir bertemu dia belum seperti ini. Elina pun tak kalah terkejutnya dia tidak menyangka Olivya mempunyai kekasih yang sangat tampan membuat Elina iri dan ingin merebutnya.
" Maa kok Oliv jadi lebih berani seperti itu ya? Bukannya dulu dia sangat lemah " Ucap Elina heran.
" Mama juga tidak tau, kita harus waspada sekarang ! jangan sampai ayah tirimu tahu mama menjebak Olivya di hotel waktu itu "
" Lalu apa yang akan kau lakukan ma? Mereka sudah kembali ke sini "
" Sudahlah nanti mama akan pikirkan itu, untuk sementara ini kita harus berpura pura baik di depan ayahmu "
" Baiklah ma " Ucap Elina dengan malas.
" Ma siapa ya laki laki itu dia sangat tampan aku sangat ingin merebutnya dari Olivya ! " Imbuhnya.
" Entahlah nanti mama akan menyuruh seseorang untuk menyelidiki identitas pria itu "
" Baiklah ma kau harus menyelidikinya " Ucap Elina tersenyum licik.
" Itu gampang, Lalu bagaimana dengan Tuan Jacob? Apa dia mau membuatmu jadi Artist? "
" Dia mau ma, Katanya dia cukup puas denganku jadi besok aku di minta untuk datang ke kantornya "
" Benarkah? Itu bagus sayang "
" Huh sebenarnya aku jijik dengannya ma bahkan aku harus memakai obat perangsang agar bisa berhubungan dengannya "
" Huh itu sudah jadi pilihanmu kan? "
" Ya memang ini pilihanku dan aku tidak menyesalinya karena aku bisa menjadi terkenal bahkan melebihi Olivya, Aku akan merebut semua milik Olivya bahkan kekasihnya harus ku dapatkan ! "
" Ya sudahlah terserah kamu Elin, Pergilah istirahat pasti kau lelah "
" Tentu saja badanku juga sakit semua, Aku istirahat dulu ya ma "
" Pergilahh "
" Aku harus mulai berhati hati dengan olivya sekarang , aku juga harus segera menyelidiki kekasihnya " Gumam Nyonya Helena.