My Woman

My Woman
Usaha elina



Pagi harinya Olivya di sibukkan dengan beberapa pemotretan dia pun tidak lupa untuk pamit pada ayahnya. Tuan Albert kondisinya makin membaik dan esok sudah diperbolehkan untuk pulang.


" Oliv kenapa kau terlihat cemas? " Tanya Riska sembari fokus menyetir.


" Kak besok ayah sudah boleh pulang, Aku bingung bagaimana kalau ayah tahu aku sudah tidak tinggal di rumah itu "


" Benar juga ya, Lalu kamu akan melakukan apa Oliv? Apa kau akan memberi tahu ayahmu tentang insiden itu? "


" Kurasa belum saatnya kak dan mungkin untuk sementara aku akan kembali ke rumah itu demi ayah "


" Huftt baiklah, Eh bagaimana makan malam tadi malam? "


" Emm berjalan baik kak " Ucap Olivya tersipu malu membuat Riska curiga.


" Apa kau sudah menjalin hubungan dengan tuan Rey? " Tanya Riska sembari tersenyum.


" Ahh bagaimana kau tau kak? " Ucap Olivya terkejut.


" Wah wah aku hanya menebaknya tapi ternyata benar yaa, Kau harus ceritakan padaku nanti " Goda Riska.


" Huh dasar kau curang kak aku jadi keceplosan " Ucap Olivya cemberut membuat Riska tertawa.


" Tapi jangan sampai ada yang tau dulu ya kak aku tidak mau ada rumor yang tidak tidak kalau mereka tahu aku kekasih Rey " Pinta Olivya membuat Riska heran.


" Memang kenapa? Tuan Rey tidak mau mengakuimu Oliv? "


" Tidak begituuu.. Aku hanya tidak ingin ada rumor bahwa aku di kontrak oleh Williams Company karena aku kekasih dari pemilik perusahaan itu "


" Ahh baiklahh "


***


Olivya dan Riska sudah sampai di kantor Rey karena mereka sudah dikontrak oleh Rey jadi mereka sudah jarang ke Maxime Management. Olivya segera dirias Silvia untuk melakukan pemotretan di ruang makeup pun ada Stefi yang baru selesai di rias.


" Ehemm... Ada wanita penggoda ternyata " Sindir Stefi sembari melirik ke arah Olivya.


Olivya dan Silvia mendengarnya tetapi mereka mengabaikannya.


" Wah tebal muka juga yah... Entah apa yang membuat Tuan Rey mengajaknya makan malam huhh " Imbuhnya.


Olivya yang jengah dengan celotehan Stefi pun menanggapinya.


" Apa yang dimaksud Nona adalah Saya? "


" Siapa lagi kalau bukan kau dasar wanita penggoda ! "


" Nona Stefi tolong jaga ucapan anda dan siapa yang menggoda siapa. Apa maksud anda saya menggoda Tuan Rey? " Ucap Olivya berusaha tenang.


" Tentu saja kau pasti menggoda Tuan Rey kan? Mana mungkin Tuan Rey mengajakmu makan malam tanpa ada alasan apa apa huhhh " Oceh Stefi membuat Olivya kesal.


" Apa kau cemburu Nona? Sepertinya anda marah sekali dengan Saya, Bukankah kau lihat sendiri jika Tuan Rey yang mengajakku terlebih dahulu? Jadi bukan saya yang menggodanya dan mungkin anda kurang cantik sehingga Tuan Rey lebih memilihku. Sabar ya Nona? " Ucap Olivya tersenyum licik sembari menepuk bahu Stefi dan meninggalkannya.


" Dasar wanita jal*ng !!! " Teriak Stefi.


" Nona nona... Tidak ada habis habisnya ya anda mencari masalah dengan model lain haiss " Ucap Silvia berlalu meninggalkan Stefi membuatnya semakin kesal.


Olivya segera melakukan pemotretan tanpa memikirkan ucapan Stefi, Sementara itu Rey sedang sibuk dengan proyek terbarunya.


" Alex apa pemotretan Olivya sudah selesai? " Tanya Rey.


" Belum tuan, Sepertinya sebentar lagi akan selesai "


" Baiklah kau sampaikan padanya aku menunggunya di ruanganku. Katakan aku ingin pulang bersama "


" Baik tuan " Ucap Alex seraya pergi ke ruangan pemotretan Olivya.


Alex yang melihat Olivya sedang istirahat pun segera menghampirinya.


" Nona Olivya, Tuan Rey meminta anda untuk ke ruangannya setelah selesai pemotretan. Beliau ingin mengajak anda pulang bersama " Ucap Alex dengan sopan.


" Ah benarkah? Baiklah nanti aku akan kesana " Ucap Olivya merasa senang.


Alex hanya mengangguk dan meninggalkan Olivya dan Riska membuat Riska terheran.


" Orang itu tidak bisa senyum ya? Sikapnya benar benar dingin " Oceh Riska membuat Olivya heran.


" Maksud kakak Tuan Alex? " Tanya Olivya.


" Ya siapa lagii Olivv,, Dia sama saja dengan Tuan Rey tetapi Tuan Rey lebih mudah tersenyum daripada asistennya itu. Orang itu benar benar menjengkelkan "


" Memang ada apa dengannya kak? Sepertinya kakak pernah dibuat kesal olehnya " Tanya Olivya penasaran.


" Huhh aku sudah sering dibuat kesal dengannya, Kau tau? Waktu dia menelfonku tengah malam tentang kontrak kerjasama kita dia langsung menutup telfonnya tanpa membiarkanku selesai berbicara ! "


" Wah benarkah? Haha kak jangan terlalu membencinya nanti kau bisa jatuh cinta dengannya " Goda Olivya membuat Riska kesal.


" Itu tidak mungkin Oliv !!! "


***


*Hotel mutiara*


" Maa dimana sih tua bangka itu " Ucap Elina dengan kesal.


" Katanya kita harus menemuinya di kamar 104 " Ucap Nyonya Helena sembari menekan tombol lift.


Mereka pun naik ke lantai 5 dan mencari kamar tersebut.


Tokk...Tokk...Tokk..


Ceklekk...


" Masuklah " Ucap pria seumuran dengan Ayah Olivya.


" Duduklah.. " Imbuhnya.


" Halo tuan apa kabar? " Sapa Nyonya Helena sembari menjabat tangan pria itu.


" Yah baik... tidak usah basa basi lagi jadi ini anakmu yang ingin menjadi artis? " Tanya Tuan Jacob.


" Benarr perkenalkan ini Elina anakku tuan, Ayo Elin sapa Tuan Jacob "


" Haa...halo Tuan Jacob nama saya Elina " Ucap Elina gugup.


" Halo Nona Elina, Senang bertemu denganmu " Ucap Tuan Jacob menyeringai.


" Baiklah jadi kau ingin ku jadikan artis tanpa harus bersusah payah kan? Kau tau kan apa syaratnya? " Imbuhnya.


" Tau tuan "


" Apa kau setuju? "


" Iya saya setuju asalkan saya bisa jadi artis terkenal "


" Tentu saja akan kubuat kau terkenal "


" Nyonya Helena sepertinya anda harus meninggalkan kami berdua "


" Baiklah tuan, Elin mama pulang ya? " Ucap Nyonya Helena.


" Iya ma "


Nyonya Helena pun segera meninggalkan kamar itu, Elina sedikit gugup karena baru pertama kali melakukan dengan pria yang sudah berumur.


" Jika malam ini kau membuatku puas besok kau sudah bisa menandatangani kontrak denganku " Ucap Tuan Jacob seraya meminum anggurnya.


" Baiklah tuan tetapi saya gugup "


" Kau sudah pernah melakukannya kan kenapa harus gugup? "


" Ta..tapi itu dengan kekasihku tuan "


" Huh baiklah minumlah obat ini dan kau akan liar malam ini " Ucap Tuan Jacob menyodorkan bubuk perangsang pada Elina.


" Baik tuan " Elina pun segera meminumnya dan beberapa saat obat itu mulai bereaksi membuat Tuan Jacob tersenyum licik.


" Baiklah ayo kita mulai "


Tuan Jacob segera membaringkan tubuh Elina di ranjang dan mulai melampiaskan hasratnya pada seorang gadis yang pantas menjadi anaknya.


Karena Elina terpengaruh obat itu dia menjadi sangat liar dan membuat Tuan Jacob merasa puas.


***


Rey dan Olivya menemui Tuan Albert dan memperkenalkan Rey sebagai kekasihnya. Tuan Albert merasa senang melihat putrinya bahagia apalagi dengan pria sebaik Rey.


" Rey,,,Besok ayah akan keluar dari rumah sakit "


" Benarkah? Itu bagus sayang tapi kenapa wajahmu sedih? " Tanya Rey heran.


" Aku bingung Rey, Ayah belum tau jika aku sudah tidak tinggal di rumah itu jadi mau tidak mau aku harus kembali ke rumah itu untuk menjaga ayah "


" Baiklah jika itu keputusanmu aku akan mendukungnya, Aku juga akan menjagamu dari ibu tiri dan saudara tirimu tenang saja sayang " Ucap Rey sembari memeluk Olivya.


" Terimakasih sayang aku bahagia bisa menjadi kekasihmu " Ucap Olivya sembari mengeratkan pelukannya.


###


**Haiiii readersss !!!


Maaf ya kalau updatenya lambat atau cuma 1 bab 2 bab, sebenarnya saya sedang stuck ide 😅😅😅 tetapi saya tetap berusaha membuat cerita yang menarik dan berusaha untuk update.


Saya juga hobi membaca novel,komik bahkan thread horror 😁 tetapi akhir akhir ini saya lebih fokus membuat novel bahkan thread horror yang udah up banyak belum aku baca sama sekali 😭 ini semua demi para readerss jadi saya fokus membuat novel ini jadi mohon dukungannya yaa agar saya lebih semangat lagiiii 🤗🤗🤗


Jangan lupa untuk like, komen, vote, dan kasih rating bintang 5 ya hehe supaya banyak yang baca novel ini 🤗🤗🤗


Terimakasih readersss 😚😚😚**