
Rey dan Olivya tidak jadi ke kantornya karna menunggu ayahnya siuman. Setelah beberapa saat Tuan Albert pun siuman, Olivya dan Rey merasa lega.
" Oliv kau disini? Ah ada nak Rey juga " Ucap Tuan Albert sembari duduk.
" Ayahh... Bagaimana kondisi ayah? Apa ada yang sakit? " Tanya Olivya merasa khawatir karena teringat pesan Dokter Robert.
" Tidak Oliv, Ayah hanya shock mengetahui kondisi perusahaan ini " Jawabnya dengan ekspresi sedih.
" Ini perusahaan yang aku bangun sendiri dari nol, Kenapa bisa jadi seperti ini? Ayah tidak rela jika perusahaan ini bangkrut Oliv " Imbuhnya membuat o
Olivya merasa sedih dengan kondisi ini.
" Maafkan Oliv ayah, Jika Oliv tidak menjadi model dan memilih mengurus perusahaan ini mungkin tidak akan jadi seperti ini. Oliv terpaksa ayah maafkan Oliv hiks.. hiks.. " Kata Olivya sembari menangis membuat Rey sakit melihat wanitanya bersedih.
" Maaf menyela Paman Albert, Saya akan menjadi investor di perusahaan ini supaya tidak bangkrut " Ucap Rey membuat Tuan Albert terkejut.
" Benarkah nak Rey? Apa tidak apa jika kau menjadi investor disini? Perusahaan ini benar benar membutuhkan dana yang besar nakk, Aku tidak ingin membebanimu " Ucap Tuan Albert, Beliau tidak tau jika Rey pemilik Williams Company yang sangat tersohor itu dia hanya tau jika Rey pengusaha biasa.
" Tentu tidak paman, Aku sama sekali tidak terbebani apalagi anda ayah wanita yang sangat kucintai jadi paman tidak perlu sungkan " Ucap Rey dengan tenang.
Olivya dan Ayahnya yang mendengar perkataan Rey menjadi terharu. Alex sudah menyelidiki sebab dari krisisnya perusahaan Tuan Albert dan segera memberi tahu Rey.
Tokk..Tokk..Tokk..
" Masuklah... " Ucap Olivya, Terlihat Alex memasuki ruangan.
" Permisi tuan, Saya sudah menyelidiki penyebabnya. "
" Katakanlah alex " Ucap Rey.
" Dari informasi yang saya dapat keuangan perusahaan ini dialihkan ke rekening pribadi Nyonya Helena. Bahkan manager keuangan disini ikut ambil bagian dari konspirasi tersebut tuan dan memanipulasi laporan keuangan 2 tahun belakangan ini untuk pengeluaran yang tidak jelas " Jelas Alex membuat semua orang yang ada diruangan itu terkejut.
" Bagaimana bisa manager keuangan ikut andil dalam hal ini? Bukannya selama dia bekerja di sini dia orang yang jujur dan bertanggung jawab? " Ucap Tuan Albert heran.
" Maaf tuan, Setelah anda jatuh koma Nyonya Helena mengurus perusahaan ini seenaknya sendiri tuan. Saya sempat menegurnya tetapi beberapa hari setelahnya beliau memecat saya dengan alasan perintah dari Tuan Albert dan saya mau tidak mau harus pergi dari sini. Setelah memecat saya kudengar Nyonya Helena memecat karyawan tanpa alasan yang jelas termasuk manager keuangan yang dulu dan diganti dengan orang baru tuan " Ucap Leo pada tuannya membuat Albert sangat marah.
" Apa? Jadi ini semua rencana Helena sedari awal dan sengaja memecat orang kepercayaanku? Benar benar wanita tidak tau diri !!! " Ucapnya menahan amarah.
" Paman, Biarkan aku yang mengurus semua ini dan aku akan menjebloskan manager itu ke penjara karna penggelapan dana perusahaan " Ucap Rey dengan tenang.
" Baiklah nak Rey, maaf aku merepotkanmu "
" Tidak apa paman kau tenang saja, Untuk kondisi keuangan perusahaan ini aku akan segera memberi dana untuk menstabilkan perusahaan ini agar tidak bangkrut "
" Terimakasih kau sudah membantuku nak Rey, Tetapi sebenarnya kau pengusaha dari mana hingga mau memberi suntikan dana yang sangat besar untuk perusahaan Paman? " Tanya Ayah Olivya penasaran Rey pun hanya tersenyum.
" Ayah... Rey pemilik dari Williams Company " Ucap Olivya.
" Apa? Benarkah nak Rey? Kau raja bisnis yang tersohor itu? Pemilik dari Williams Company? "
" Benar Paman " Jawab Rey sembari tersenyum hangat.
" Astaga maafkan aku, Aku tidak tau jika anda pemilik dari Williams Company " Ucapan Tuan Albert berubah menjadi canggung.
" Pamann, Jangan seperti itu jangan lihat aku sebagai pembisnis yang tersohor . Lihat aku sebagai kekasih putri paman saja, Jangan sungkan Paman "
" Baiklah, Sekali lagi aku berterimakasih padamu nak Rey " Ucap Tuan Albert tersenyum.
Rey pun segera meminta Alex untuk mengurus suntikan dana untuk perusahaan Tuan Albert seketika kondisi menjadi stabil kembali. Tuan Albert sangat bersyukur usaha yang dibangun dari nol olehnya tidak jadi bangkrut, Bahkan Leo pun segera di pekerjakan kembali dan orang orang kepercayaan Tuan Albert yang dipecat di hubungi lagi untuk bekerja kembali.
Sementara itu karyawan yang tidak jujur yang di rekrut Helena segera di pecat. Melihat kondisi yang sudah stabil Rey dan Olivya pamit untuk kembali ke kantor karena ada sedikit pekerjaan dan Olivya pun harus melakukan syuting iklan untuk produk terbaru.
***
" Reyy terimakasih kau telah membantu perusahaan ayah agar tidak bangkrut " Ucap Olivya sembari memeluk Rey di dalam mobil.
" Tentu sayang, Apapun untukmu dan keluargamu aku tidak akan membiarkan kalian menderita " Balasnya sembari mengecup kening kekasihnya.
" Em sayang? Lalu bagaimana dengan ibu tirimu? Apa yang akan ayahmu lakukan padanya? " Imbuhnya.
" Aku tidak tau rey, Katanya nanti ayah yang akan mengurusnya " Ucap Olivya yang dibalas anggukan Rey.
" Em Rey, Bolehkah aku tanya sesuatu? " Tanya olivya sembari mengadah menatap Rey.
" Tentu sayang, katakanlah "
" Dimana keluargamu Rey, Apa mereka berada di sini ? Aku terlalu sibuk merawat ayah sampai aku tidak pernah ke rumahmu "
" Mereka tidak ada di sini sayang, Mereka ada di London. Apa kau ingin ke rumahku? " Tanya Rey sembari mencubit hidung Olivya.
" Apa kau punya adik atau seorang kakak? Lalu kenapa kau tidak pernah kembali ke london apa kau tidak merindukan mereka? Tentu saja aku ingin ke rumahmu sayang " Oceh Olivya dengan manja.
" Aku anak tunggal sayang, Aku tidak kembali ke london karna mengurus bisnis disini dan aku juga lelah di tanya kapan menikah bahkan mama dan papa mengira aku tidak normal karena selalu menolak perjodohan "
" Berarti kau tidak ingin menikah Rey? " Ucap Olivya sedih.
" Hei tentu saja aku mau menikah tapi denganmu, Memang dulu aku tidak mau menikah dan selalu menolak perjodohan itu karena aku belum bertemu denganmu sayang "
" Benarkah Rey? "
" Tentu saja, Nanti akan ku perkenalkan kau pada mama dan papa. "
" Tapi Rey, Aku takut mereka tidak setuju denganku. Aku tidak sebanding denganmu Rey " Ucap Olivya menatap sendu kekasihnya.
" Hei sudah kubilang kau pantas bahkan sangat pantas sayang, Tenang saja papa dan mama orang baik pasti dia akan menerimamu. Jika mereka tidak mau menerimamu aku juga tidak peduli aku akan tetap menikahimu. " Ucap Rey dengan serius membuat Olivya terharu.
" Rey kau pria yang baik, aku sangat beruntung bertemu denganmu. Kau selalu menolongku sekarang kau juga menolong ayahku, Aku tidak tau harus berbuat apa untuk membalasmu Rey "
" Kau hanya perlu tersenyum dan jangan menangis lagi sayang, Itu sudah cukup bagiku " Ucap Rey seraya memeluk gadis pujaannya.
" Sungguh mereka tidak merasa kasihan padaku, mereka selalu bermesraan di hadapanku haiss sudah menjadi nasibku mempunyai atasan yang sedang jatuh cinta. Kapan ya aku bisa merasakannya? Sebenarnya bagaimana rasanya jatuh cinta? " Gumam Alex dalam hati dan seketika wajah Riska terlintas di pikirannya.
" Astaga kenapa aku tiba tiba memikirkan gadis galak itu, Tetapi dia cukup cantik walaupun dia sangat galak padaku " Alex pun menggeleng pelan dan tersenyum tipis.
###
**Hii readers !!! Jika sudah membaca jangan lupa klik tombol suka dan berkomentar yaπ
Jangan lupa vote dan kasih rate bintang 5 ya π
Dukungan dari kalian sangat penting bagi pemula seperti saya hehe π Boleh kasih saran dan masukanπ€ pokoknya dukung terus ya biar saya tambah semangat lagiiiii yeayyyy !!!! ππ**π