My Woman

My Woman
Menyadari perasaan



Bekas tamparan di pipi Olivya sudah mereda, Rey dan Alex pun sudah pergi karna urusan dikantor belum usai membuat Olivya merasa sedih dengan perginya Rey. Begitupun sebaliknya Rey ingin berlama lama dengan Olivya tetapi ada urusan yang lebih penting jadi mau tidak mau Rey harus pergi.


" Ada apa denganku? Mengapa aku merasa sedih saat tuan rey pergi ya? Jantungku juga berdetak kencang saat di dekatnya. Memang dia pria yang baik dan perhatian tidak ku sangka yang mempermalukan clarisa di pesta pria yang sama, tetapi mengapa dia sangat baik dan lembut padaku ya? Ahh mungkin dia hanya merasa kasihan padaku. Sudahlah oliv sadar diri kamu itu bukan siapa siapa " Gumam Olivya sambil menepuk dahinya.


Di satu sisi Rey sedang gelisah, Entah mengapa setelah meninggalkan apartemen Olivya dia menjadi gelisah. Alex yang sedari tadi memperhatikan sikap tuannya pun menjadi heran. Setelah selesai rapat Rey kembali keruangannya.


" Tuann saya sudah mendapat informasi tentang kejadian tadi siang " Ucap Alex, Membuat lamunan Rey seketika buyar.


" Katakan " Rey mulai fokus mendengarkan, Baru kali ini dia begitu antusias menyangkut seorang wanita.


" Tadi siang Nyonya Helena dan Putrinya berkunjung ke rumah sakit, Kebetulan Nona Olivya sedang disana menjaga ayahnya. Yang kudengar dari perawat yang melihat kejadian itu Nyonya Helena menarik keluar Nona Olivya ke luar rumah sakit dan menamparnya, Nyonya Helena mengatakan ibunya dan Nona Olivya pembawa sial baginya dan mengancam Nona Olivya agar menyusul ibunya. Bahkan dia mengancam Nona Olivya untuk tidak kembali pada ayahnya dan menyuruhnya pergi. Dia berkata akan membuat Tuan Albert koma kembali jika Nona Olivya tidak pergi. " Ucapnya membuat Rey seketika mengeryit heran dan merasa marah.


" Sebenarnya apa dendam ibu tirinya pada Olivya? "


" Dari informasi yang ku dapat dulu Nyonya Helena dan mendiang Nyonya Adeline bersahabat tuan, Nyonya Helena sudah lama mengejar Tuan Albert tetapi Tuan Albert tidak pernah meresponnya karna sikap Nyonya Helena yang sombong dan suka foya foya sama sekali bukan tipe Tuan Albert. Berbeda dengan Nyonya Adeline yang baik hati dan sederhana membuat Tuan Albert jatuh cinta dan memilih untuk menikahinya. " Jelas Alex, Membuat Rey mengangguk paham.


" Jadi dendam masa lalu ya, Tapi bagaimana dia bisa menikah dengan Ayah Olivya? " Rey menjadi lebih penasaran.


" Itu karena beberapa hari setelah meninggalnya Nyonya Adeline, Nyonya Helena membujuk Tuan Albert untuk menikahinya dengan alasan demi Nona Olivya yang masih membutuhkan kasih sayang seorang ibu. Tuan albert menolak keras tetapi rayuan Nyonya Helena dengan membawa nama Nona Olivya membuat Tuan Albert luluh karna setelah istrinya meninggal beliau sempat mengabaikan Nona Olivya. Beberapa bulan selanjutnya Tuan Albert menikah dengan Nyonya Helena tapi setelah menikah, Tuan Albert bersikap dingin padanya dan Elina putrinya. Bahkan Nyonya Helena tidak pernah disentuh oleh Tuan Albert sampai sekarang. "


" Oh jadi itu yang membuatnya dendam dan menyakiti Olivya, Lalu bagaimana hasil penyelidikanmu tentang kecelakaan Tuan Albert dan mendiang istrinya? "


" Sepertinya ini berhubungan dengan Nyonya Helena Tuan, Nyonya Adeline kecelakaan setelah bertemu dengan Nyonya Helena di restoran saat perjalanan pulang tiba tiba saja dia diikuti mobil asing yang menyudutkannya. Sehingga Nyonya Adeline hilang kendali dan jatuh ke jurang jasadnya ditemukan setelah 2 hari pencarian dan untuk kecelakaan Tuan Albert remnya blong dan ada bukti yang mengarah pada Nyonya Helena, Mungkin dia ingin menguasaai harta keluarga Louis Tuan " Ucapan Alex membuat Rey tersenyum licik.


" Baiklah kau cari bukti sebanyak banyaknya, Aku ingin membuatnya menderita " Ucap Rey dengan raut muka serius, Membuat Alex semakin yakin jika tuannya sudah jatuh cinta.


" Baik tuan, Tapi bolehkah saya bertanya tuan? " Tanya Alex karna dia sangat penasaran.


" Katakan "


" Apa anda sudah jatuh cinta pada Nona Olivya tuan? " Ucapnya membuat Rey seketika bingung.


" Jatuh cinta? Memang apa yang membuatmu berpikir seperti itu? " Tanya Rey mengeryit heran pada Alex.


" Setelah bertemu Nona Olivya anda meminta saya untuk menyelidiki kehidupan pribadinya, Bahkan kecelakaan yang menimpa kedua orang tuanya. Sekarang anda pun ingin membuat pelajaran pada ibu tirinya dan di apartemen tadi anda sangat perhatian dengannya " Tukas Alex membuat Rey tersenyum.


" Entahlah saat aku menolongnya melihatnya menangis hatiku merasa perih, Saat melihatnya entah mengapa aku menjadi senang seketika amarahku mereda dan jika aku jauh darinya aku merasa gelisah " Ucap Rey sembari tersenyum tipis.


" Itu artinya anda jatuh cinta pada Nona Olivya tuan " Ucap Alex tersenyum, Membuat Rey salah tingkah.


" Benarkah? Apa aku bisa mendapatkannya? Bagaimana menurutmu Alex? "


" Tentu tuan, berusahalah " Alex tersenyum, Seketika Rey pun tersenyum.


" Permisi tuan saya mau menjawab telfon dulu " Pamit Alex dan di balas anggukan Rey.


" Halo.. " Sapa Alex.


" Halo Tuan Alex, Terimakasih sudah menjawab telfon saya " Ucap perempuan di sebrang sana.


" Siapa kau? Ada perlu apa? " Ucap Alex dengan dingin.


" Ah saya Aiden manager dari model cantik Clarisa, Bolehkah anda menyampaikan pada Tuan Rey jika kami ingin bertemu? Kami ingin meminta maaf atas kejadian di jamuan kemarin malam tuan. "


" Oh jadi kau manager dari wanita itu, Akan kusampaikan pada Tuan rey " Ucap Alex sembari mematikan panggilan itu, Membuat Aiden kesal dengan tingkah laku asisten itu.


Tokk...Tokk...Tokk


" Tuan tadi manager dari Nona Clarisa menelfonku, Mereka ingin bertemu dengan anda katanya ingin meminta maaf atas kejadian di jamuan kemarin malam " Ucap Alex membuat raut muka Rey berubah masam.


" Apa lagi yang di inginkan wanita itu, Pasti dia ingin menjebakku karna tidak berhasil menggodaku. Baiklah akan kuikuti permainan mereka, Bilang padanya untuk mengatur tempatnya untuk malam ini Alex " Ucap rey tersenyum licik.


" Baik tuan " Alex langsung mengirim pesan pada Aiden untuk mengatur tempat pertemuan nanti malam, Aiden dan clarisa merasa senang karna Rey menyetujuinya.


" Benarkan Clarisa? Apa kubilang? Kau pasti akan mendapatkannya dia hanya jual mahal kemarin haha " Ucap Aiden dengan bangga.


" Haha terimakasih Aiden, Aku tidak sabar untuk menjebaknya sudah kuduga dia tertarik padaku mana ada laki laki yang tidak tergiur dengan tubuhku " Ucap Clarisa dengan percaya diri.


" Ingat kali ini kau harus bisa tidur dengannya aku, Campurkan obat ini pada minumannya " Aiden tersenyum licik memberikan bubuk perangsang pada Clarisa. Ini pertama kalinya mereka memakai cara seperti ini karna baru kali ini Clarisa ditolak mentah mentah.


" Tentu saja akan kubuat dia tidak bisa lari dariku dan namaku akan kembali terkenal bahkan lebih terkenal dari sebelumnya hahaha "


" Kau bersiaplah aku sudah menyiapkan makan malam di Hotel Luxury, Berdandan lah yang cantik dan seksi kita harus berhasil malam ini " Aiden dan Clarisa tersenyum licik.


####


**Hi readers !!! 😊😊😊


Terimakasih yang sudah membaca novel pertamaku yaa maaf jika ada penulisan yang salah dan kata yang tidak berkenan, Saya hanya seorang pemula 😁😁😁


Kalau suka jangan lupa like, vote dan komen yaa πŸ˜‰ biar yang baca makin banyak biar aku tambah semangat bikinnya πŸ€—πŸ€—


Mohon dukungannya ya !!! terimakasihhhπŸ˜™πŸ˜™πŸ˜™**