my love secretary

my love secretary
buka bersama



seminggu berlalu , Andre mengajak Rangga dan Santi buka bersama dengan Rania di rumah Rania .


sedangkan Rangga yang berbeda keyakinan, diam diam ia mempelajari cara berpuasa, dan belajar berpuasa, iapun ingin memperdalam lagi mengenal Islam, sebelum ia benar-benar mantap untuk masuk Islam.


mereka bertiga sampai di rumah Rania, sebenarnya Andre mengajak Bagas namun Bagas berhalangan hadir, karna orang tuanya akan datang.


Rania yang sudah menyiapkan bukaan di meja makan, sengaja membuat nya sendiri di bantu oleh kedua asisten rumah tangganya, saat ia selesai dan sudah pergi mandi, Andre d an teman nya pun datang .


"assalamu'alaikum mah,", Andre menyalami calon ibu mertua nya


"sore Tante" ranggapun menyalami.


begitupun dengan Santi,


"ayo masuk,, Rania masih di atas biar mama panggilkan"


"kalian anggap saja rumah sendiri'


mamanya pun pergi memanggil Rania,yang baru selesai membersihkan badannya dari bau dapur,


"kak, mereka sudah datang tuh, "


"iya mah,"


"cepetan turun,"


"iyaaa"


Raniapun turun,dan menghampiri mereka yang sedang asik ngobrol di ruang tamu.


"maaf yah,lama nunggu"


"gak kok,kita baru sampe" Santi menjawab.


"masih satu jam lagi, biar aku bantu buat bukaan yah Ran, "


"gak usah, aku udah masak,udah siap semuanya"


"yah.. aku ngapain dong,"


"bantuin bawa makanan ke meja belakang yuk, kalo di meja makan sempit" ..


"ayo"


"yang,, " Andre menarik tangan Rania.


"mas mau mandi dulu, baju mas kamu taro di mana.."


"ada di lemari sebelah kiri, yang Deket laci"


Rania meninggalkan Andre ,dan Rangga ikut bersama Rania dan Santi , membantu membawakan makanan ke meja belakang rumah nya, dekat kolam renang.


"wih ,, iri sama calon pengantin" Santi mulai menggoda.


"kamu kapan jadi pengantin" Rangga pun ikut menggodanya


.


"belum ada yang mau ngenalin sih, jodoh nya masih nyangkut"


mereka pun tertawa bersama mendengar Jawaban dari Santi.


"nanti juga datang sendiri san,, keep strong" Rania menepuk pundak Santi.


sedangkan Rangga tersenyum mendengar jawaban Santi,


Andre yang baru turun dari kamar Rania, setelah mandi,duduk merapat bersama mereka menunggu adzan yang kurang dari lima menit.


saat adzan berkumandang, mereka pun segera membatalkan puasanya dan makan sedikit takjil,dan menunaikan ibadah sholat magrib, berjamaah,,,


sedangkan Rangga,menunggu mereka di meja makan.


setelah selesai berbuka,Rangga dan Santi pamit pulang,sedangkan Andre ikut sholat tarawih bersama di mesjid dekat rumah Rania.


sepulang sholat,Andre pamit pulang pada Rania .


"mas pulang dulu yah sayang,,"


"iya mas,salam sama mama,,, belum bisa buka bersama mama,besok bunda akan datang kesini,"


"iya sayang, nanti mas sampaikan .."


cup,, Andre mencium kening Rania,dan Rania menyalami tangannya,lalu ia memasuki mobil.


Rania masuk kedalam rumahnya,dan naik kembali ke kamarnya,dan membawa sajadah yang baru saja dipakai Andre , karna ia belum masuk kedalam rumah sepulang dari mesjid.


Andre segera pulang,karna ia harus rapat melalui Vidio ,, dengan kliennya dari luar negri,jadi ia mengejar waktu dan secepat nya pulang kerumah,tanpa masuk dulu ke rumah Rania,karna ia tahu jika berlama-lama di dalam rumah Rania ia tak ingin cepat pulang kerumahnya,dan tak ingin berada jauh dari Rania, Andre harus mengerjakan tugasnya, sebelum mengambil cuti menikah,ia harus menyelesaikan masalah bisnisnya terlebih dahulu,agar tidak merepotkan bawahan nya ketika ia cuti.