
setelah pulang dari rumah Rania, Andre yang berbaring di ranjang nya ,,,,tidak bisa memejamkan mata nya,, ia terus terbayang wajah cantik kekasih nya, Andre pun melihat lihat akun media sosial kekasihnya, beberapa kali dan hasil ia pun mengirim chat pada Rania.
tring...
"sudah tidur" pesan Andre pada Rania,
Rania pun mendengar suara ponsel berbunyi dan meraih nya,
"baru mau" Rania balas singkat
.
"mas gak bisa tidur,kangen kamu"
.
"kan baru aja ketemu mas"
.
"masih kangen sayang, mas gak bisa jauh dari kamu"
.
.
"sabar maass, besok juga kita ketemu,aku tidur dulu ya sayang,,, kamu juga tidur besok kita ada meeting sayang,,," Rania mengingat kan Andre dan mengakhiri chat nya.
di satu sisi lain pun Andre yang sedang mencoba tidur akhirnya pun ia bisa memejamkan matanya.
.
hasi musyawarah kedua keluarga saat lamaran, mereka memutuskan pernikahan Andre dan Rania tiga bulan lagi, tepat nya setelah idul Fitri dua Minggu, dan mereka menyepakati konsep pernikahan mereka secara internasional, tidak memakai adat agar adil. karna kedua keluarga berbeda adat keluarga Andre orang Jawa dan keluarga Rania orang Sunda jadi mereka memutuskan untuk menggunakan internasional wedding .
walaupun acara lamaran baru selesai, Andre dan rania tak memiliki waktu untuk libur, karna ada rapat penting pemegang saham .. Andre juga tak boleh absen dari agenda rapat ini.
*******"
Rania yang sudah bangun pagi-pagi pun segera mandi,dan sarapan, ia meraih ponselnya mengirimkan pesan pada Andre.
"sayang.. kamu udah bangun.." Rania mengirimkan pesannya..
"sudah sayang, baru mau mandi.. mau temenin aku mandi" Andre membalas dengan menggoda nya.
.
"idiiih, masih pagi mas,udh godain anak orang"
.
"godain calon istri boleh kali." Andre dengan semangat nya membalas pesan Rania.
"udah ah,kamu mandi dulu sana lalu sarapan ,,, aku pergi ke kantor duluan yah bawa mobil sendiri,kamu gak udah jemput" Rania memberi tahu Andre agar ia tak menjemput nya.
"iya sayang,,, kok gak mau di jemput"
.
"iya mas, aku duluan ke kantor karna mau nyiapin beberapa berkas untuk meeting nanti" jawab Rania menjelaskan pada Andre
"ya udah, hati hati sayang jangan ngebut ya ."
.
"iya mas sayang" Rania pun segera berangkat ke kantor nya,
..
.
..
****
Rania yang berada di parkiran melihat seseorang yang membuat nya risih, dan juga membuat hati nya tak tenang, siapa lagi wanita yang selalu membuat gaduh kantor,,,
Raniapun segera menelpon Rangga,, sebelum ia memberi tahu Andre.
"ayo dong angkat" Rania yang merasa cemas akan ke onaran apa lagi yang akan Sintia lakukan.
"halo,,, ada apa Rania" jawab Rangga yang berada di ujung telpon nya.
"aahh,,, halo kak, aku melihat Sintia ada di kantor "
.
"Apa Andre tahu Sintia ada di sana.????
.
"mungkin mas Andre gak tau, "
.
"ya udah aku telpon dia dulu, kalo sampe ketemu Sintia pasti kalian akan terlambat rapat,"
.
"ya udah, aku ke dalam dulu mau ambil berkas yang ada di meja aku buat rapat nanti,,, "
.
"lebih baik jangan,, suru aja Santi anterin ke lobby, biar kamu langsung berangkat aja kalau Andre sudah datang" jelas Rangga agar mereka tak saling bertemu,karna Rangga khawatir bukan Andre yang akan ia temui,melainkan Rania, ia tahu sifat Sintia yang pendendam ..ia pasti akan mencari Rania dan meluapkan kekesalan nya.
.
.
"baik lah, aku kasih tau Santi dulu, terimakasih " Rania menutup telponnya. dan segera menghubungi Santi.
***
"hallo san, bisa minta tolong"
.
.
"kamu tolong bawain dokumen yang aku susun di laci sebelah kiri ya, tolong bawain aku ada di lobby"
"baik lah, aku bawain kamu tunggu ya" Santi mengerti karna ia baru saja melihat Sintia masuk kedalam ruanagan..
"apa pak Andre sudah datang" tanya Sintia yang tiba di depan tempat
"maaf Bu, pak Andre belum datang mungkin sebentar lagi datang, ibu mau menunggu" Santi menjawab dan menawarkan Sintia menunggu.
"apa sekertaris nya juga belum datang"Sintia malah menanyakan Rania.
"Bu Rania sedang di perjalanan, mungkin juga akan segera sampai, maaf ibu ada perlu dengan Bu Rania"
.
"iya saya ada perlu sama dia.,, sqya akan membuat perhitungan sama dia, berani beraninya dia menggoda Andre bos nya sendiri,dia itu tidak pantas dekat dengan Andre"
Sintia pun langsung masuk ke kantor Andre meninggalkan Santi, ..
.
tanpa izin ia langsung memasuki ruangan Andre, dan Santi memiliki kesempatan untuk segera mengantarkan dokumen yang Rania minta.
santipun melihat Rania, di lobby depan, dan segera menghampiri nya.
"heei ran.. ini dokumen nya" Santi menyodorkan beberapa tumpuk map ,
"terimakasih yah, "..
"santai aja ,, bener bener gila tuh cewe pagi pagi udah bikin hati panas, dia nyariin kamu"
.
"maka nya untung aku tadi liat dia, masuk ke kantor waktu di parkiran,aku pergi dulu yah, mas Andre udah datang tuh,,, aku mau langsung ke kantor pak Lukman" Rania pun menghampiri Andre dalam mobil nya. yang di supiri oleh pak Ridwan.
.
"mas,nih dokumen nya" Rania memberikan tumpukan map itu pada Andre .
"ya udah kamu naik dulu sayang,, "
Andre membukakan pintu untuk Rania,dan Rania pun segera masuk kedalam mobil.
.
"mas, apa baik kita menghindar dari Sintia"
"gak papa sayang, nanti mas akan urus masalah sama dia, untung Rangga tadi nelpon mas jadi mas tahu dia di sini,,, " Andre pun menghela nafas nya.. karna akan semakin menjadi jika ia menghindar terus menemui sintia,
"mas juga gak tau sama pikiran dia, padahal dia yang mengkhianati mas, kenapa dia juga selalu mengganggu kehidupan mas,, kamu jangan pernah terhasut sama dia yah" Andre yang khawatir akan hubungan nya jika Rania reagukan nya,karna ia sangat takut kehilangan gadis yang sangat ia cintai .
"iya mas,, aku sebisa mungkin gak terprovokasi sama dia" Rania mencoba tenang. walau dalam hati nya sangat takut Andre akan meninggalkan nya jika ia kembali lagi pada sintia. .
.
**"
Di dalam kantor Andre Sintia menunggu kedua nya datang, tapi bukan yang ia harapkan yang muncul melainkan sahabat Andre yang masuk kedalam kantor.
.
.
"kamu tidak puas menyakiti Andre" Rangga pun langsung menanyakan sesuatu yang membuat Sintia merasakan sangat bersalah mengingat hal itu tapi ia sangat cinta pada Andre.
Sintia adalah model cantik yang karirnya sangat cemerlang, di negara Amerika sana, namun ia memilih jalan pintas untuk mendapatkan apa yang ia inginkan, termasuk harus tidur dengan beberapa pria yang mau mensponsori nya,
.
.
"Rangga" Sintia bangun dari tempat duduk nya.
.
.
"iya ini aku, emang nya kenapa, kaget liat Andre gak datang" jawab Rangga ,bernada mengejek
.
."mau ngapain kamu ganggu kehidupan Andre lagi, apa kamu tau betapa hancur nya hidup Andre setelah melihat perbuatan mu dengan laki laki di tempat tidur mu, "
"Andre benar benar hancur,dia baru bisa bangkit setelah menyibukkan dirinya di kantor ini dan menemukan cinta nya, kenpa kamu ingin menghancurkan nya kembali" Rangga dengan kesal ia mengatakan apa yang ia tahu , dan membuat Sintia menitikan air mata nya.
.
"maafkan aku ,,, "Sintia dengan terisak menyadari perbuatannya dulu yang membuat Andre benci kepada nya,
"kamu Gak usah minta maaf sma aku, yang perlu maafkan kamu adalah Andre, dan Rania yang sudah kamu ganggu"
rangga meredam emosi nya, jika saja Sintia laki laki mungkin sudah habis ia pukuli ..
.
"baik lah aku tak akan ganggu mereka lagi, namun sebelum itu aku akan menemui nya kembali, agar aku bisa meminta maaf langsung pada Andre,aku sadar aku egois dengan perlakuan ku dulu, masih ingin memiliki Andre, aku benar-benar egois dan tak tahu malu"
.
"kalau begitu aku akan beritahu Andre, sudah lah kamu pulang, Andre Takan datang ke sini" Rangga sedikit kasihan pada Sintia .
.
"baik lah , terimakasih kamu sudah membuat aku sadar"
Sintia pun menyeka air mata nya, dan ia pun pergi meninggalkan kantor Andre,.dengan rasa penuh sesal ia mengejar cinta nya,yang jelas jelas dia tahu , tidak akan pernah sama seperti dulu.
INI ILUSTRASI NYA SINTIA ,baca terus yah novel nya jangan lupa vote sama like nya,, semangat buat kumpulin koin dan poin nya... ❤️❤️