
Rania dan keluarganya sudah bersiap menyambut kedatangan keluarga Andre , dan tak lama kemudian terdengar suara klakson mobil yang berdatangan.
.
.
Rania yang sudah di rias cantik dengan di balut kebaya berwarna silver dan rambut nya yang di ikat sanggul sangat pas dan cocok di kenakan Rania. santi pun sampai pangling melihat nya. .dan Andre pun memakai batik berwarna hitam abu abu..yang senada dengan kebaya Rania.
,
"selamat datang,Bu kerumah kami ,,,mari masuk " bunda menyambut kedatangan calon besan nya. dan membawa nya ke ruang tamu.
"terimakasih bu," mama Amelia pun duduk mengapit putra nya ..
Andre datang bersama Kaka dan Tante nya, dari ayah dan ibu nya danntak lupa sahabat nya pun ikut menyaksikan pertunangan nya siapa lagi kalau bukan Rangga,
mereka menghadiri pertunang Andre. Rania pun belum terun dari kamar nya.
.
"bik tolong bawakan minum untuk keluarga nak Andre,dan tolong panggilkan rania"perintah bunda pada bik Yani dan nur
.
"baik Bun" mereka pun membawakan jamuan nya pada tamu..
.
.
Rania pun menuruni anak tangga, melihat Rania yang cantik bagai bidadari, Andre pun tak mengedipkan matanya sama sekali,Andre Terpesona dengan kecantikan calon istri nya itu,.
"ndre, jangan di liatin terus.. copot nanti mata mu" goda Rangga yang membuat Andre tersipu dan wajah nya pun merona ..
mama Amelia dan keluarga nya tertawa mendengar celetukan Rangga.
.
.
rania pun duduk di samping bunda nya,dan ayah Rania, duduk di kursi samping andre. dan membuka acara lamaran .
",perkenalkan saya Rudiyanto Wiratmaja ayah Rania, " ayah Rania memperkenalkan diri nya.
"saya Amelia mewakili keluarga dari Andre , datang bertamu bermaksud ingin melamar Rania sebagai istri nya ,
"saya menerima kedatangan Bu Amelia dan keluarga,dan lamaran nak Andre biar anak saya yang menjawab nya"
"sayang, apakah kamu bersedia menjadi istri nak Andre, dalam keadaan susah maupun senang kamu mau menerima nak Andre apa adanya"
.
Rania menganggukkan kepala nya, dan tersenyum,
"aku bersedia, aku menerima lamaran mu mas, aku akan menerima mu dalam keadaan apapun"
Andre dan keluarga nya merasa senang atas kelancaran lamaran nya, dan sangat meras bahagia.
.
.
setelah acara selesai, mereka pun mengobro ngalor ngidul dengan keluarga Rania, dan memang keluarga Andre sedikit banyak tahu tentang Rania, tapi baru tau kalau Rania adalah anak Rudianto Wiratmaja yang merupakan pengusaha batu bara terbesar se-Indonesia
.
.
di tengah mereka berbincang bincang Andre dan Rania pun pergi kehalaman belakang rumah nya yang di hias seperti taman,
.
.
"kamu cantik sekali" puji Andre yang sedari tadi terus memandangi calon istri nya.
.
.
"ah kamu bisa aja mas, emang biasa nya aku gak cantik" kilah nya
"kamu selalu cantik sayang, tapi hari ini kmu lebih cantik,bikin mas gak mau pulang,,,, "
"mas mas,,, tiap hari kan kita ketemu"
"sabar mas, sebentar lagi juga kita akan menikah"
"tapi kamu gak boleh lagi jadi sekertaris mas,"
"loh kenapa memangnya "
"takut nya mas gak bakal bisa kerja kalo liat kamu di dekat mas terus,
"teruss aku harus apa"
"terserah kamu, kamu mau melakukan apa yang kamu suka, kecuali jangan cari yang lain selain mas" tegas nya
"kalau gitu sebelum menikah, aku akan berhenti kerja, " Rania menurut pada Andre.. karna memang sebenarnya ia hanya ingin melayani dan mengurus suami nya saja setelah menikah, dan mungkin hanya mengurus beberapa bisnis yang ia jalani
"sungguh" Andre sedikit ragu
"ia mas, karna setelah menikah aku hanya ingin mengurus suami ku dan anak anak ku nanti, mungkin hanya beberapa bisnisku yang aku pantau,"
"baik lah, mas izinkan,, terimakasih sayang.. kamu selalu mengerti mas,mas sayang kamu" Andre memeluk Rania yang ada dihadapannya.
"aku juga sayang kamu mas, aku cinta sama kamu" Rania membalas pelukan Andre,dan pertama nya iya mengungkapkan isi hati nya pada Andre.
"mas gak gabung sama Bu Amelia,mereka sedang asik loh ngobrol"
"aku ingin di sini saja sama kamu,"
"yeyy mas"
"mas mau cofee,bikinin yah .. " pinta Andre manja
"di bikinin bibik aja yah" Rania malas
"ya udah gak usah deh" Rajuk Andre,,, karna hanya ingin Rania yang membuatkan nya karna merasa buatan nya paling pas
"ya udah ya udah,,, ada yang ngambek nanti" Rania berdiri dan melangkah ke dalam dapur Andre pun mengikuti nya dari belakang...
Rania membuatkan coffe untuk Andre,dan baru selesai ia meletakkan nya di meja makan,
"nih mas,coffee nya..."
Andre pun meneguk coffee buata Rania, baru beberapa tegukan Reyhan datang di belakang nya,,
"heiii heeiiii... jangan berduaan aja dong,,,nanti ada setan lewat loh.." Reyhan duduk di sebelah Rania bukan di sebelah Andre..
"eh pak rey mau coffee " Rania gugup melihat calon Kaka iparnya itu
"kamu jangan panggil pak Rania, kamu itu sekarang adiku panggil aku Kaka atau mas," pinta Reyhan.
"wehh baik ka, " Rania canggung.
"Kaka mau coffee juga" Rania menawarkan..
"tidak usah lain kali saja, Kaka mau ajak Andre kita sudah mau pulang,,"
"ohh... ya udah aku juga kedepan dulu.." Rania pun menghampiri keluarga Andre di depan
"kamu ini ndree, sabar dong sebentar anak orang gak kamu apa apain kan" ledek Reyhan
"apaan sih kak,,, gak lah ,"kilah nya
"ya udah ayo kedepan, kita udah mau pulang nungguin kamu"
"iaya iyaaa... ayo" Andre pun bangun dari duduknya dan pergi menghampiri keluarga nya.
.
Andre dan keluarga nya pun meninggalkan rumah Rania,dan kembali kerumahnya, walau hati nya tak rela berjauhan dengan Rania, ia harus sabar demi hari yang lebih baik
.
*******
.
sebelumnya Rania dan Andre pergi menemui ayah nya, dan meminta restu pada ayah nya.ayah nya yang sudah mempunyai istri baru pun senang dan bahagia melihat anak nya berkunjung ke rumahnya, karna walaupun ayah dan bunda nya bercerai kedua orang tua nya berkomunikasi dengan baik, dan ibu tiri Rania pun juga sangat baik kepada nya.rania mempunyai satu adik laki laki berusia 17 tahun dari ibu tiri nya, namun ia pun menyayangi adik nya, seperti adik kandung nya
Rania pun beruntung,ayah yang sangat menyayangi nya, dan selalu mendukung apa pun keputusan Rania dan ke inginkan nya.
Reyhan Arkana Malik Wijaya