my love secretary

my love secretary
kembali



setelah mereka menghabiskan waktu bersama berlibur, mereka pun kembali ke rumah Rania, setelah sampai di rumah, , dan Rania masuk kedalam kamar nya terlebih dahulu dan Andre mengekori Rania dari belakang, Rania yang mengambil beberapa baju nya, meletakan baju nya di atas ranjang nya, Andre duduk di tepian ranjang,,,


"kamu masih capek gak," tanya Andre dengan lirih


"sedikit mas, aku mandi mau mandi dulu di kamar bunda . " Rania beranjak hendak pergi keluar kamar nya Andre menarik pinggang nya hingga jatuh ke atas badan Andre


"sebentar aja" sambil memeluk Rania yang ada di atas badan nya


"mas, " suara Rania dengan nada rendah


"kamu diem jangan gerak gerak terus, nanti yang di bawah sana tegang" kata Andre menggoda yang membuat wajah wanita cantik itu memerah bagai kan tomat


Andre membaringkan Rania di samping nya, dan mengelus pucuk rambut Rania,


"mas bahagia bisa menghabiskan waktu mas sama kamu, "


"aku juga bahagia mas,bisa bareng kamu begini, aku harap hubungan kita bisa lancar sampai nanti " Rania berharap atas hubungan nya


"mas juga berharap,kamu selalu di sisi mas,dalam keadaan apapun"


"apa yang membuat mas jatuh cinta padaku, " tanya Rania memastikan perasaan nya, mendengar pengakuan Andre


"hmmmsss, mungkin karna kamu cantik" Andre tersenyum


"berarti kalo aku gak cantik mas gak akan cinta lagi sama aku" dengus Rania


"tidak sayang, mas akan selalu mencintaimu dan menyayangi mu sampai kapan pun" jawab Andre dengan tulus,


"janji, kamu gak akan berpaling dari ku" Rania meyakinkan hati nya


"iya sayang, mas janji,mas gak akan buat kamu sedih dan mas akan berusaha membahagiakan kamu," jawaban Andre membuat Rania yakin atas keputusan nya menerima lamaran nya,


"ya sudah aku mau mandi dulu, aku mau beres beres bajuku" Rania yang sedari tadi dalam pelukan Andre dan bangun beranjak pergi ke kamar bunda nya, dan Andre pun mandi di kamar Rania .


setelah Rania mandi, dan andrenpun keluar dari kamar Rania, bunda nya pun pulang dari butik,


"bunda baru pulang" tanya Rania


"iya sayang, bunda baru liat Setok dan pemasaran semua toko,dan butik, toko mu Alhamdulillah lancar " Jawab bunda nya dan duduk di sofa ruang tamu


"Alhamdulillah, bunda rania besok mau kembali lagi ke Jakarta, "Rania memberi tahu ibu nya.


"kok cepet banget libur nya,bunda aja masih kangen sama kamu" jawab bundanya yang seakan tidak rela


"aku juga masih kangen bunda, tapi gimana lagi, kan aku juga harus kerja, harus bertanggung jawab atas hidup aku"


jawab Rania


"kamu juga udah punya usaha di sini kenapa kamu pengen kerja"


"usahaku biarlah Bund,untuk tabungan ku nanti sekarang aku ingin mengerjakan pekerjaan yang aku suka" jawab Rania dengan lembut


"baik lah nak, semoga kamu selalu di berikan kesehatan dan kemudahan" bunda mendoakan Rania


"amiin, semoga bunda juga selalu sehat dan panjang umur" Rania memeluk bunda nya dengan erat dan bunda pun mencium pucuk kepala anak semata wayangnya ..


"bunda istirahat dulu saja sana, bunda kan cape"


"ya udah bunda ke kamar dulu ya sayang" bunda pun beranjak menuju ke kamar nya,


*****


Rania pun kembali ke kamar nya membereskan koper nya, dan Andre hanya berbaring ke damping sambil memperhatikan kekasih nya itu,


"belum, kamu beresin yah" Andre tersenyum dengan enteng ia menyuruh Rania


"diih, ini rumah ku loh mas aku bukan sekertaris mu," rutuk Rania ,sambil menutup koper nya dan menaruh nya.


"kamu bukan sekertaris mas, tapi kamu calon istri mas sayang," Andre pun mecubit ujung hidung Rania yang mancung itu dengan gemas


sedangkan kan Rania yang bahagia saat Andre mengatakan ia calon istri nya membuat jantung nya lompat lompat hingga wajah nya memblushing


"ya sudah aku beresin, baju mu kamu taro di mana, tas mu gak udah di bawa ribet, saruin aja baju nya, gak banyak kan" Rania menyarankan nya pada Andre,


"ya sudah gimana kamu aja, bajunya mas taro di lemari kamu,di pinggir "


jawab Andre dengan merasa bahagia berasa sudah menjadi suami nya saja


Rania memasukan baju baju Andre kedalam koper nya, dan menaruh nya kembali,


"mas kamu besok berangkat jam berapa,"


"mas bareng kamu aja biar mas yang bawa mobil nya"


"bik Yani gimana, mobil mu cukup 2orang, "


"bik Yani sama pak Ridwan aja"jawab nya santai, karna memang ia hanya ingin berdua dengan Rania .


"ya udah gimana kamu aja mas , kamu kasih tau pak Ridwan "


"iya sayang,"


"aku ke kamar bunda dulu ya, aku udah ngantuk"


"tidur di sini aja"


"yeee, kamu mau nya ..." Rania meninggalkan Andre di kamar nya. dan melangkah kembali ke kamar bunda Nya


..


*****


pagi pagi sekali Rania sudahbangun, membantu membuat sarapan dan membangun kan Andre,


setelah mereka sarapan pun Rania dan Andre berpamitan


"bunda,kita pamit dulu ya bund, bunda jaga kesehatan ya, aku akan sering telpon bunda" Rania memeluk bunda nya seakan tak ingin meninggalkan bunda nya


"iya sayang,,,,, bunda akan selalu mendoakan kamu, di mana pun kamu berada,semoga kamu sukses dan kamu selalu di beri keselamatan "


"amiin terimakasih bunda,"rania mencium pipi ibu nya dan memeluk nya lagi sebelum melepaskan nya


"Andre pamit ya bunda,bunda sehat sehat, Rania biar Andre yang jaga di sana"


Andre mencium tangan bunda nya dan mereka pun kemudian masuk ke dalam mobil pergi meninggalkan gerbang rumah Rania


Rania yang duduk bersama Andre, tak tersa ia mengeluarkan air mata, berat hati meninggalkan bunda nya,


***ayo dong dukung author dengan cara like and vote, biar author nya semangat buat nulis nya,


jangan lupa kalian tinggalkan jejak komen dan like nya ya...


author berterima kasih pada kalian yang udah selalu mengikuti kisah Andre dan Rania ini .. maaf atas banyak nya kekurangan dalam menulis author masih tahap belajar ❤️❤️❤️❤️😀😀***