my love secretary

my love secretary
pantai



pagi hari Andre bangun,lalu mandi. sedangkan Rania membantu bik Yani dan bik nur membuat sarapan, setelah membantu membuat sarapan Rania pun pergi ke kamar nya, ia memanggil Andre untuk sarapan,


tool tokk tokk, Rania mengetuk pintu kamar nya,


"mas, ayo sarapan dulu" Rania bicara dari balik pintu


Andre pun berjalan membuka pintu kamarnya,


"ia sayang, ayo"


"mas duluan aja, aku mau ambil baju aku mau mandi dulu"


"kamu sarapan aja dulu temani mas ,, nanti baru mandi " Andre meminta Rania menemani nya untuk sarapan karna ia merasa canggung jika hanya sendiri di keluarga Rania


"hmmss.... ya udah aku temani mas dulu, " Rania pun mengerti keadaan Andre ia pun menurut menemani Andre sarapan .


****


setelah sarapan Rania kembali ke kamarnya ia bergegas membersihkan diri nya karna memang sudah merasa tidak nyaman, setelah ia bangun pagi ia berolahraga dahulu di halaman belakang Rania, setelah berolahraga ia membantu membuat sarapan karna takut mengganggu Andre, ia tidak berani membangunkan nya , jadi ia menunggu Andre bangun mengambil baju nya dan mandi .


Andre yang selesai sarapan bersama bunda dan bibi nya, pun duduk bersama di ruang keluarga,


"nak Andre mau jalan jalan dulu kah di sini, di sini dekat kok ke tempat wisata" bunda menanyakan Andre dan memberi tahu Andre tempat wisata yang dekat dari sini


"boleh bunda, bunda mau pergi bersama"


Andre mengajak bunda Rania


"bunda gak bisa temani nak Andre, bunda mau ke butik ,, maaf ya nak "


bunda merasa tidak enak pada Andre tidak bisa ikut pergi jalan-jalan bersama Andre


"tidak apa-apa bunda, Andre ngerti kok, bunda sibuk"


Andre mengerti keadaan bunda Rania karna ia pun sama seorang pebisnis .


"walau bunda gak ikut, Tante nya Rania dan ponakan Rania bisa ikut kok,temani kalian" bunda menyarankan nya


"boleh boleh, tapi Rania belum tau Bun, aku susulin dulu Rania ya Bund"


"ia kamu kasih tau dulu dia, "


Andre pun berjalan menuju kamar Rania, sedangkan di dalam Rania sedang memakai baju .


Andre pun masuk ke dalam kamar Rania tanpa mengetuk pintu dahulu Al hasil Rania kaget bukan main


."aaaaaaahhhhh...." Rania berteriak kencang dan rania segera menutup mulut Rania.


"mas kamu ngapain masuk GK ketuk pintu dulu,sana keluar dulu " dengus Rania menahan malu muka nya sampai memerah


"iya iya maaf mas GK sengaja" sambil berjalan keluar Andre pun merasa malu dan memerah melihat Rania memakai handuk saja .


"Huh kenapa dia masuk sih, aku sampai jantungan kaget, untung masih pakai handuk, kalo gak aku bisa malu bangett bakalan gak berani keluar " Rania pun mengoceh di dalam kamarnya


tak lama kemudian Rania membuka pintu kamar nya dan melihat Andre masih berdiri di depan pintu kamar nya .


"kamu udah selesai" tanya Andre dengan muka memerah


"udah, sini masuk, aku mau keringkan rambut dulu" jawab Rania sambil cemberut


"Maas minta maaf ya, mas gak sengaja,"Andre menyesal tidak mengetuk pintunya terlebih dahulu.


"iya, mas janji gak bakal begitu lagi, sini mas bantuin keringin rambut " sambil mengambil hair dryer yang di pegang Rania


"eh mas, tadi emang nya mau ngapain langsung masuk ke kamar,"


"eh itu, tadi bunda bilang mas mau jalan-jalan dulu gak di sini,mas bilang boleh,tapi bunda GK bisa anter kata nya mau ke butik "


"ohh,.. ayo mas kita jalan ke pantai, dari sini Deket kok, aku juga udah lama gak jalan jalan"


"udah lama, gak inget bulan kemarin ke Thailand ! ke pantai" ledek Andre


"itu mah mampir doang, kita gak main kan" Rania memperjelas


"oke oke. ayo kita ke sana kamu siap siap dulu, " Andre meletakan hair dryer yang ia pegang untuk mengeringkan rambut Rania


"baik, aku siap siap dulu ya,mas tunggu di depan "


Rania pun berdandan cantik seperti biasa nya


dan keluar menghampiri mereka yang sudah berkumpul


"lama amat sih neng" kata bibi nya


"biasa atuh perawan mah dandan nya lama" kata Indra menyamber


"aiiihh ah bisa aja ayo berangkat" Rania sedikit tersenyum


mereka pun memasuki mobil Andre,dan menuju ke pantai. ..


***


tak lama kemudian ia sampai di tempat tujuan,


ia langsung memarkirkan mobil nya di tepi pantai dekat saung , mereka pun berlarian bermain di pantai.


"mas, sini kita ke dermaga situ yuk," Rania menunjuk demara di sebelah kanan nya dan mengajak Andre ke tengah dermaga


"ayo sayang" Andre mengikuti Rania sambil menggenggam tangan Rania



"sayang, apa kamu mau menikah sama mas,"tanya Andre serius sambil memegang tangan Rania dan mencium nya


"apa mas serius,gak becanda kan" Rania ragu takut Andre mengerjai nya


"serius sayang,, mas serius ingin kamu jadi istri mas, " jawab Andre bersungguh-sungguh,


"aku mau mas, aku bersedia menjadi istri mas, dalam susah maupun senang" jawab Rania tanpa ragu lagi


"terimakasih sayang, mas berjanji akan membuat mu bahagia terus,berada di sisi mas, " Andre ngecup kening Rania dan memeluk nya


Rania dan Andre manghabiskan wantu nya bersama, dan menepi ke salah satu saung, dan berkumpul dengan bibi dan keponakan nya,


"teh kita makan dulu ya sebelum pulang, bibi laper" kata bibi nya


"iya kalian makan dulu aja, pak Ridwan juga ayo makan bareng"


mereka memesan ikan bakar dan seafood, mereka makan bersama,seperti satu keluarga, mereka merasa sangat bahagia, dan terlebih lagi Andre dan Rania dua insan yang sedang mabuk cinta .