
FLAS BACK
tiga tahun sudah berlalu, kenangan itu masih
teringat jelas di ingatan nya, waktu memergoki kekasihnya Robby tengah bermesraan didalam apartemen nya, Rania yang merasa di khianati dan kecewa pun marah tak bisa terbendung lagi, selama dua tahun berpacaran, tak menyangka ia akan di khianati dengan teman baik nya sendiri.
lalu iapun pergi tanpa sepatah kata ,dan ia pun memutuskan hubungan nya,selama tiga tahun berlalu Rania pun tak ada kabar tentang ia berkencan selain beberapa bulan ini dengan Andre.
Clara adalah teman nya dari ia masuk ke universitas xx di Singapore, ia dan Rania begitu dekat hingga tak ada rahasia lagi di antara dia, namun sayang nya, setelah ia merayakan hari kelulusan nya, di mana ia memergoki Clara dan Robby melakukan hal yang sangat menjijikkan ,di depan mata nya ia melihat wanita dan pria yang ia cintai dalam keadaan telanjang hanya tertutup selimut, membuat hati Rania remuk, tak jauh beda dengan cerita Andre yang memergoki Sintia ,Rania pun langsung memesan penerbangan di hari itu, tanpa pamit pada siapapun.
.
setibanya ia di tanah air, ia pun memutuskan untuk langsung mencari pekerjaan, dan merantau ke Jakarta, Rania memang tidak pernah membuka jati diri nya sebagai anak pengusaha terbesar di Indonesia, ia selalu menutupi nya,karna ia hanya ingin mencari laki laki yang mencintai nya apa adanya dia,bukan karna latar belakang keluarga nya.
flasback of
.
******
"Santi kamu ke ruangan saya sebentar yah" Andre memanggil Santi kekantor nya,
"ada apa pak" Santi pun berdiri di depan meja nya.
"kamu duduk dulu, saya ingin menanyakan suatu hal pada mu"
"baik pak, ada yang bisa saya bantu"
"san, saya ingin bertanya kepada mu, kamu tahu masalah apa Rania dan Clara " Andre menanyakan nya karena penasaran nya,karna kejadian semalam, sampai membuat Rania menangis,dengan hanya ia melihat wajah Clara.
.
"eehh eeuu pak,. " Santi gugup akan menceritakan nya pada Andre , karna ia tahu itu luka lama Rania yang membuat nya tidak pernah mencari laki laki lagi selain bertemu dengan Andre.
"kamu ceritakan saja apa yang kamu tahu, kamu kan sahabat nya dari kuliah dulu pasti kamu tahu sesuatu tentang mereka"
"baik pak, saya akan menceritakan nya, tapi saya mohon jangan beritahu Rania"
.
"oke,,, saya akan merahasiakan nya"
.
.
Santi menceritakan apa yang ia terjadi saat itu, yang membuat Rania sangat terpukul dan kecewa, dan membuat wanita canti itu merasakan takut akan jatuh cinta kembali, , dengan panjang lebar Santi menceritakan , akhirnya Andre mengerti dengan kelakuan Rania tadi malam.
"trimakasih kamu sudah menceritakan nya,kepada saya,kamu boleh kembali"
"baik pak, saya permisi"
.
****
.
"ada masalah apa,???? tanya Rania penasaran.
.
"gak papa masalah pekerjaan RAN," santi berbohong pada Rania, yang membuat nya tak enak hati kepada sahabat nya itu. telah menceritakan masa lalu nya pada Andre .
.
"oh kirain ada apaan "
Rania lalu berfokus kembali ke layar monitor nya.
.
triiing triiinggg tring "suara ponsel Rania berbunyi"
"hallo, " Rania mengangkat telpon dari laki laki di ujung sana,
"sayang, kamu bisa ikut ayah nanti malam menghadiri pertemuan bisnis ayah" ya ayah Rania pak Rudianto Wiratmaja yang menelpon putri satu satu nya itu.
"baik ayah, akan aku usahakan, aku akan pulang cepat" Rania pun menyetujui ajakan ayahnya.
."ya sudah kalo gitu , ayah akan menyiapkan pakaian untuk mu, kamu pulang saja ke rumah ayah "
"iya ayah, terimakasih" Rania pun menutup telponnya ..
dan segera masuk ke kantor Andre,,
"tokk toookkk toookk" Rania mengetuk pintu
.
"masuk"
.
"mas, jadwal mu hari ini tidak ada pertemuan lagi, aku minta izin pulang cepat yah"
"aku mau kerumah ayah dulu, ayah mau ajak ke acara pertemuan ," jelas Rania pada Andre
"mas anter kamu, tunggu sebentar mas selesaikan berkas ini dulu" sambil merapikan berkas yang tertumpuk di.meja nya. dan mengetik di laptop nya.
"kalo kamu sibuk gak usah mas, aku bawa mobil sendiri aja" Rania yang melihat pekerjaan Andre banyak sekali,
.
"gak kok sayang, mas sudah selesai, ayo " Andre pun mengambil jas nya, dan kunci mobil nya.
mereka berdua pun keluar bersamaan, dan membuat yang melihat nya iri, begitu mesra Andre yang selalu menggandeng tangan Rania pun begitu romantis, dan sesekali ia mencium tangan wanita nya itu di sela sela perjalanan nya menuju tempat parkir, dan mereka pun masuk kedala mobil dan pergi meninggalkan kantornya.
sesampai nya di rumah calon mertuanya Andre pun turun dan ikut masuk kedalam, rumah nya dan mencium tangannya.
"wah calon mantu juga datang, padahal nanti malam mau bertemu" ayah Rania menyambut Rania dan Andre dan mempersilahkan nya duduk.
sebenarnya Andre pun di telpon oleh ayah Rania, untuk menghadiri acara pertemuan yang ayah Rania sampaikan ,dan akan mengenalkan Rania pada seluruh koleganya bahwa ia adalah anak nya pak Rudianto,
"ia saya akan berangkat dengan om saja sekalian,"
"kamu jangan sungkan gitu, panggil saya ayah saja seperti Rania, sebentar lagi juga kalian menikah"
"ah baik ayah" Andrepun tersenyum .
"yah mama sama Kevin mana??? Rania menanyakan ibu tiri nya dan adik nya.
"mama mu di dapur dan Kevin paling di kamar, "
"ya udah aku ke dapur dulu yah, mas kamu mau coffee"
.
"boleh,, "
"ayah mau coffee juga" tanya Rania pada ayah nya .
"iya boleh, "
Rania pun melangkahkan kan kaki nya ke dapur melihat ibu tiri nya bersama pembantu sedang menata makanan, di meja makan,
"maaaah" Rania memanggil nya dengan manja, dan memang ibu tiri nya pun sangat sayang pada Rania walaupun bukan anak kandungnya.
"eehh kamu kapan datang,, sayang" ibu nya memeluk Rania dan menciumi pipi nya,
"aku baru datang mah, aku kesini sama mas Andre, "
"Andre juga datang kesini, bagus lah kalian sering sering yah main kesini,"
"iya mah, kalau ada waktu luang aku pasti sering sering main, aku mau buat coffee dulu buat ayah sama mas Andre"
"biar bibi aja yang bikin non" salah satu Pembantu nya menawarkan.
.
"tidak usah bik, biar aku saja yang bikinin"
Rania mengantarkan coffee yang baru saja di buat nya ia pun keluar dengan ibu nya. dan meletakkan nya di atas meja.
"apa kabar mah" Andre mencium tangan ibu tiri Rania ..
"Alhamdulillah baik," .
"sayang, kamu istirahat aja dulu di kamar, nanti kita akan berangkat sehabis isya"mama nya menyuruh nya istirahat di kamar Rania, yang memang ia sering tempati jika pulang ke rumah ayah nya.
"iya mah, aku naik dulu ya.."
Rania meninggalkan Andre dengan ayah nya dan ibunya pun pergi ke kamarnya juga .
***
setelah ngalor ngidul ia mengobrol dengan Andre, ia pun hendak ke kamarnya akan bersiap untuk berangkat ,
"ndre kamu kalau mau mandi di kamar Rania saja,biar Rania ambilkan baju untuk kamu"
"baik yah, " Andre pun melangkah menuju kamar Rania .
. setelah ia mandi dan bersiap-siap, mereka pun pergi ke acara pertemuan nya, mereka sekeluarga pun pergi bersama tak terkecuali adik Raniapun ikut bersama mereka
.
.
.
**hai readers yang Budiman ,author hargai masukan dari kalian, kalian nikmati saja alur nya, walau muncul tokoh pelakor di sini untuk menuntaskan masa lalu Rania,
.
.
. kumpulin terus poin dan coin nya,jangan lupa vote dan like nya**