
Rania dan mamanya sedang memasak, tradisi menyambut bulan ramadhan,begitu antusias menyambut nya, tak lupa juga memasakan untuk calon mertuanya.
setelah selesai memasak, Raniapun pergi kekediaman Wijaya, , membawakan makanan untuk calon mertuanya .
sesampainya di rumah Andre,Rania memencet bell di depan pintu rumah.
seseorang wanita paruh baya membukakan pintunya.
"assalamu'alaikum," Rania mgucapkan salam pada ART yang membukakan pintu.
"walaikum salam,eh mba Rania,,, silahkan masuk" wanita itu mempersilahkan nya masuk.
dan Raniapun masuk kedalam rumah.
"eh,,Rania .. sini duduk dulu..sama mama"
Raniapun mencium tangan calon mertuanya itu,
dan duduk di ruang tamu.
"mah, ini aku bawain makanan, "
"terimakasih,sudah repot-repot.. tapi mamah juga kangen masakan kamu, udah seminggu gak main kesini"
"ia mah, Minggu kemarin aku abis kerumah bunda,"
"ia mamah juga tau, kan bungsu mamah juga ikut"
mamah Amalia,sambil tersenyum pada Rania.
Raniapun tersipu malu ..
andre yang tidak mengetahui Rania datang kerumah nya hanya asik di dalam kamarnya,dengan komputer nya.
bukan berkerja,tapi ia sedang bermain game, melepaskan stres yang ia lalui saat lelah bekerja.
"itu Andre juga belum keluar kamar, dari pagi turun juga cuma makan sarapan aja"
"emangnya mas Andre gak kerja,"
"dia hari ini libur,,, memangnya Andre gak kasih tau"
"aku belum buka hp dari pagi, habis selesai masak aku kesini" Rania menjelaskan nya dan tersenyum .dan langsung mengecek handphone nya , ternyata banyak pesan di dalamnya.
"sayang, kamu udah bangun"
"sayang, kamu lagi apa???
"kamu lagi sibuk yah"
"sayang"
"sayang"
"mas gak kekantor nih, ketemu yuk... kangen"
"sayang"
"yang"
"hmmzzz"
begitulah rentetan pesan yang Andre kirim, dan Rania merasa ada yang mulai marah.
karna pesan pesan nya tidak ada yang di balas.
"ya udah, kamu liat dulu sana, biar mamah bawa rantang nya kedapur."
"ia mah,"
Raniapun naik ke atas, dan menelpon Andre..
"hallo,," Andre menjawab telponnya.
"hallo"
"mas, kamu di mana..???
"mas di rumah sayang, kamu kemana aja gak bales pesan mas "
"aku habis masak mas, buat antar antar."
"pantesan mas di cuekin, ternyata lagi kencan sama hobinya"
"ya udah buka dulu pintu kamarnya, kenapa di kunci segala sih" Rania yang sudah di depan pintu kamar Andre , membuat Andre terkejut..
"emangnya kamu di mana"
.
"di depan kamar kamu,dari tadi"
Andre bergegas membuka kunci pintu kamarnya.
"hallooo" Rania melambaikan tangannya dan tersenyum setelah Andre membukakan pintunya .
"aaahhhh,,, kamu kenapa gak kabari mas dulu, kalo tau mas jemput"
"gak usah mas, aku udah di sini,,,aku juga baru liat hp,,,eh ada yang kirim pesan banyak banget"
"ayo masuk "
"mas panggil bibi dulu biar bawain minum"
"gak usah mas, mama udah ke dapur nyuru bibi"
"oh, ya udah.. "
"kamu lagi apa sih,, di kamar gak keluar luar,, "
"kata siapa???
"kata mamah, dari pagi makan sarapan langsung ke kamar lagi"
"aaaah, mamah suka ngadu aja sih"
"kamu lagi sibuk mas," Raniapun melihat komputer yang menyala itu,tapi malah melihat Andre yang sedang main game..
"kamu lagi main game,,, "
"iya..." Andre tersenyum ..
"ya udah , lanjutan"
"gak kok, mas udah mainnya."
"gak papa mas, aku duduk di dulu...,"
"kamu marah sama mas,"
"ngapain sih aku marah sama hal sepele kaya gitu mas, mas juga butuh hiburan.. gak papa main game asal inget waktu inget kerjaan"
"aahhh,,, siaaaap Bu bos, terimakasih kamu sangat pengertian sama mas,,,"
"santai aja mas,, aku juga suka main game.. apa lagi aku nonton drama Asia,,,.. kadang sampe begadang"
"jangan gitu dong sayang,, gak harus Sampai begadang,,, kamu harus jaga kesehatan juga.."
"itu kan sesekali mas, gak tiap malam, aku juga tau aturan, makanya aku gak ngelarang kamu main game..,karna setiap orang punya hobi dan kesenangan masing masing sayang"
"mas beruntung banget Ya ALLAH,punya calon istri kaya kamu, cantik,baik, pengertian, penyayang,pinter masak,hebat..." Andre sangat bahagia memiliki Rania,dan memberikan dua jempol nya pada Rania.
Rania hanya tersenyum, melihat kelakuan calon suaminya. tak lama seseorang mengetuk mengantarkan minuman dan cemilan.
"masuk aja, gak di kunci kok"
Rania memberi tahu agar prt nya masuk.
"terimakasih,mba pintunya GK usah di tutup mba" untuk menghindari fitnah dari siapapun, agar tidak beranggapa yang negatif padanya.
"baik, mbak Rania " wanita itu mengerti dan segera meninggalkan kamar Andre.
"mas,, siap siap sana,,,, anterin aku pulang"
. melihat Andre masih memakai baju santai dan memakai celana pendek.
"mas udah ganteng kali begini juga" .
"yey,, pede banget".
"iyalah,,, kalo gak ganteng kamu gak bakal jatuh cinta kan sama mas"
"mas ,,, ihh narsis deh"
Andre tanpa mengganti bajunya mengantarkan rania pulang, dengan penampilan nya yang sangat biasa namun terlihat sangat keren.
setelah berpamitan pada mamah Amelia,dan membawa rantang yang telah di salin kembali oleh calon mertuanya.raniapun di antarkan pulang oleh Andre, agar ia tak tertinggal sholat tarawih pertama nya.