my love secretary

my love secretary
persiapan



beberapa hari lalu bunda dan keluarga nya datang kekediaman Rania,mereka bersiap siap mempersiapkan acara pertunangan Rania dan andre.


sedangkan Rania dan Andre masih di sibukkan dengan pekerjaan nya sampai sore hari,Rania dan Andre memang memilih hari libur untuk acara pertunangan mereka, hanya di hadiri keluarga Andre dan Rania , dan mengundang teman terdekat nya.


"san,besok sore kamu kerumah ya." Rania memberi tahukan Santi di kantor


"ada apa emang,Ran...???


"aku mau tunangan sama pak Andre" jawab Rania pelan


"waahhh gak nyangka,ya.. selamat ya Ran, pokok nya aku pasti datang kok" Santi yang tak menyangka akan secepat itu Rania menerima lamaran Andre pun merasa bahagia melihat sahabatnya bahagia.


"ah.. aku jadi malu, terimakasih ya.selalu mendukung aku dalam keadaan apapun" Rania memeluk sahabat baik nya itu.


"itulah guna nya Sabahat,kamu jangan pernah bilang terima kasih ,,aku pasti akan selalu ada buat kamu"


"aku bersyukur punya sahabat seperti kamu, semoga kita akan begini terus yah sampai tua nanti"


"amiin,semoga tidak ada yang berubah di antara kita"


***


sedangkan di rumah Andre , Reyhan dan Mira istri nya sudah sibuk mempersiapkan hantaran pertunangan. sedangkan mama Andre yang danagt bahagia akhirnya Rania akan menjadi menantu nya juga, gadis yang mama Amelia suka.


"mam,apa Andre sudah membeli cincin pertunangan nya" Mira bertanya pada mama Amelia


"seperti nya belum, Andre begitu sibuk dengan pekerjaan kantor nya, dan Rania pun pasti lebih sibuk karna menghandle kerjaan Andre


" jawab mama Amelia yang belum tahu bahwa Andre sudah menyiapkan nya jauh jauh hari.


"coba kamu telpon adik mu Rey" perintah nya


"baik mam, aku telpon dulu Andre"


drrtttt drtttt... drrtttt....


ponsel Andre bergetar ketika ia sedang melakukan rapat . iapun melihat Reyhan menelpon nya dan meminta izin mengangkat telpon nya sebentar.


....


"hallo kak,ada apa " andre menjawab telpon nya


.


"ndre kamu sudah memory cincin untuk pertunangan belum,,, semua nya sudah siap tinggal cincin nya saja ndre, kalo belum kamu cepat cari sekarang"


.


"tenang kak, aku sudah mempersiapkan nya, aku sudah membeli nya dan sudah ada di rumah,aku sudah membeli nya beberapa bulan lalu" Andre memang sudah mempersiapkan sebelum ia menyatakan cinta nya pada Rania, ia melihat cincin permata yang terbuat dari berlian itu saat di Thailand, merasa itu cocok untuk Rania sengaja ia membeli nya,,,


.


.


"syukur lah jika semua nya sudah siap" Reyhan pun merasa lega


.


"sudah ya ka,aku sedang rapat, gak enak tinggalin lama lama"


.


"oh baiklah ndre maaf aku mengganggu mu"


.


"iya kak, tidak apa-apa"


Andre menutup telponnya dan kembali masuk ke ruang rapat.


****"


"kamu kenapa" Andre melihat rania yang merasa tak nyaman


"gak papa,aku gak biasa aja,aku merasa jadi pusat perhatian" Rania tersenyum canggung


"gak papa sayang, sebentar lagi juga kamu terbiasa,karna sebentar lagi kamu yang akan jadi istri bos di kantor ini" goda Andre sambil mengacak rambut Rania


"iihhh...kusut tau" merapikan rambutnya yang acak-acakan di usili Andre.


.


"mas, terimakasih yah, dalam beberapa bulan ini aku sangat bahagia kerja bareng mas,"


.


"oh berarti dulu kamu gak bahagia" goda Andre


.


"bukan seperti itu, dulu kamu terlihat bos yang menyebalkan, suka nyuruh seenaknya ,,, kadang aku pulang harus nungguin kamu gimana gak menyebalkan coba" dengus Rania yang mengingat setahun kebelakang..


.


"masa sih, mas begitu... mas minta maaf ya sayang... kalau dulu mas begitu.. " sesal Andre


.


.


.


"yah.. itukan dulu mas,sekarang aku bahagia kok..aku menikmati pekerjaan ku, jadi aku gak akan ngeluh tentang pekerjaan aku" jawab Rania tulus .


.


.


"terimakasih ya sayang,mas sayang kamu" Andre memegang tangan Rania dan mengecup kening kekasihnya itu.


..


.


"mass,,ayo masuk mobil... malu banyak yang lihat"Rania yang merasa tak nyaman saat di parkiran Andre mencium nya


.


"kali di dalem mobil gak papa emang, lebih dsari itu..."..Andre tersenyum menggoda Rania.


.


"iiihhh mas, apaan sih kamu,,, kalau gitu aku bawa mobil sendiri aja "Rania cemberut


.


.


"mas bercanda sayang, gak usah serius gitu..mas gak akan ngapa-ngapain kamu sebelum kamu halal , mas juga takut lah,,, mas juga masih punya rasa takut sama Allah"


.


" syukur lah kalau begitu ,,, Alhamdulillah kamu calon suami yang baik" Rania pun tersenyum dan mencium tangan Andre yang menggenggam nya


.


"ayo mas kita pulang, udah malem"


"ayo,,"Andre pun menaiki mobilnya dan duduk di kursi pengemudi,dan melakukan mobilnya membelah jalan ibukota,,, mengantarkan Rania pulang kerumahnya..