my love secretary

my love secretary
pergi bersama



waktu pun cepat berlalu ,kini mereka sudah saling dekat , Andre pun yang mempunyai perjalan bisnis ke Thailand tentunya bersama Rania yang tidak akan absen ikut bersama nya,


"ran besok kita akan berangkat ke Thailand,siapkan bawaanmu saja, biar barangku aku yang kemas sendiri,,,"


" baik pak" Rania mengangguk


"hari ini kamu pulang duluan saja,biar kamu tidak terlalu cape nyiapin bawaan mu, kita di sana 5 hari" ucap Andre memberi tahu Rania


"terimakasih pak, kalo gitu saya pulang dulu "


"besok kamu tunggu saja di rumah, biar saya jemput kamu, berangkat bareng saya,"


"siaaap bos kuuhh.. "sambil melemparkan senyum pada bos nya..


Setibanya di rumah Rania pun langsung pergi ke kamar nya,lalu ia membersihkan diri,


setelah ia merasa segar ia pun mengeluarkan koper dan baju baju miliknya yang akan di masukan kedalam koper,


*


ponsel nyapun berdering


tiiing " suara pesan masuk dari ponsel Rania.


"kamu sedang apa sekarang, apa barangmu sudah siap"


"aku sedang memikirkan mu, sudah semua nya, "


"serius kamu memikirkan ku," goda Andre.


"Hmmmmzzzz" hubungan mereka yang sekarang jauh lebih dekat pun membuat Rania lebih santai membalas pesan pesan yang di kirim andre


"aku juga sedang memikirkan mu, kamu tidur dulu sana, besok kesiangan lagi,,,,,, "


"siappp pak bos,selamat malam"


Rania mengakhiri pesan nya, dan beberapa menit kemudian iapun memejamkan matanya,


pagi pagi sekali pun Rania bangun, dan bersiap membersihkan diri dan setelah mandi ia mengenakan baju dres putih selutut . memoles wajah nya dengan riasan tipis ,, tapi tidak mengurangi kecantikan Rania,yang bahkan tidak memakai riasan pun ia terbilang wanita cantik.


setelah makan ia pun berbicara kepada bik Yani pembantu Rania yang sudah tinggal sejak Rania SMA dulu,, bik Yani ikut pindah dengan Rania dan mengurusi keperluan nya di sini.


"bikk,, aku mau pergi , perjalanan bisnis ke Thailand, bibik hati hati di rumah, kalo ada apa-apa telpon aku ya.." jelas Rania


"ia neng, bibi akan hati hati " balas bik Yani


tak lama pun kemudian terdengar suara mobil Andre di luar,


"assalamu'alaikum" salam Andre


"walaikum salam" jawab Rania


"eh sudah sampai, mau langsung berangkat."


"ia langsung aja, takut nya terkena macet kita ketinggalan pesawat "


"baiklah bapak masuk aja dulu, aku ambil koper dulu"


"iya.." Andre pun berjalan menuju ruang tamu, dan langsung duduk di kursi nya.


bik Yani keluar dari dapur menawarkan minum


"mau minum apa Pak, biar bibik bikinin"


"trimakasih bik,kopi saja tidak terlalu manis" pinta Andre


tidak berapa lama kemudian kopi datang, dan Rania pun turun dari lantai atas membawa koper nya"


Andre dengan sigap naik ke anak tangga melewati satu persatu,


"sini aku aja yang bawa"


Rania hanya tersenyum melihat perlakuan khusus untuknya


setelah meneguk kopi nya sampai habis mereka pun berjalan keluar menuju mobil Andre,,


setelah berpamitan pada bik Yani Rania dan andrepun berangkat berjalan menuju bandara