my love secretary

my love secretary
Rangga dan santi



hari pertam berpuasa Rania menyibukan diri untuk pergi kekantor,hanya untuk melihat berkas yang penting untuk di tandatangani, dan kembali selepas Ashar, ia menyiapkan bukaan untuk orang rumahnya,membantu mama dan asisten rumah tangga nya.


"masak apa kita untuk buka nanti Bu.."salah satu ART bertanya pada mamanya.


"hemmm,masak apa ya..., kita masak rumahan aja lah, "


"okeee..." Rania langsung menyambar menyetujui mama nya.


"kamu mau bikin apa kak,,"


"mau buat es buah, sama gorengannya,mama masak lauk nasinya yah "


"siapp."


Rania dan mama Mira sangat kompak, walaupun hanya sekedar ibu tiri, ia selalu memperlakukan Rania sebagaimana anak nya sendiri, begitu pula Rania yang memperlakukan mama dan adik nya seperti adik kandungnya sendiri,apa lagi pada kevin ,ia selalu menuruti apa yang di pinta sang adik.


setelah mereka menyiapkan semua untuk berbuka, Rania dan keluarganya berkumpul di ruang makan sambil menantikan azan magrib,


saat menunggu berbuka yang beberapa saat lagi, Rania memainkan ponselnya, dan mengirimi pesan pada calon suaminya.


"sedang apa..???"


tak lama balasan pun masuk pada ponsel Rania,


"lagi nunggu buka sayang,,, "


"hmmzz, sama dong....."


"ia, Alhamdulillah sedang kumpul dengan mas Rey"


"kapan datang, kok gak bilang-bilang"


"kemarin, kamu pulang dari sini kata mama mas Rey datang"


"wah .. kebetulan , aku jadi gak ketemu mas Reyhan sama mba Mira,,,


"iya,,, mas Rey datang bawa kabar gembira, mau punya Rey junior loh"


..


"wah,,mama Amalia pasti senang banget mau dapet cucu"


"iyalah,, bentar lagi juga kita bikin yah"


"idiihh nikah dulu bang,,, baru bikin"


"hahahaha, iya lah sayang,, kan sebentar lagi kita menikah,,,"


Andre terbahak melihat jawaban Rania,,,


"iya iya ... selamat berbuka yah,,, " mendengar suara adzan Maghrib berkumandang.


"iya sayang, selamat berbuka juga"


Rania yang mengambil air putih di depan nya meminum nya, setelah membaca doa berbuka ,


dan memakan takjil dan meminum es buah yang ia buat, setelah itu ia kekamar nya melaksanakan sholat magrib.


****


sepulang tarawih bersama,Rania berbaring sambil memainkan ponselnya, melihat beberapa pesan masuk .


"bagaimana puasa hari ini, lancarkan"


Rangga yang mengirimkan pesan pada Rania,


"Alhamdulillah,lancar... besok aku gak kekantor kak,"


"baik bos,, "


"eeeeeh kakak mulai deh,,,"


.


"siaap pak Rangga"


rania membalasnya sambil tersenyum.


sedangkan ia membuka chat yang lain nya,


dari Santi


"hoii Bu bos, lagi apa .. " .


.


"baru pulang tarawih, kamu lagi apa???"


"aku lagi tiduran juga, sama Bu baru pulang tarawih"


"besok kekantor gak"


.


"iyalah kekantor, masih sibuk nih"


"semangat yah,, besok juga aku ada fiting baju. dan briefing buat pemotretan"


"wah udah mau prewed aja,,aku kapan"


"ayo dong cari ,,, jodohnya"


"gimana mau Nemu,,, sibuk terus kerja"


"nanti juga bakalan dapet, nih contoh nya aku,,, jodohnya orang yang tiap hari di ikutin"


"iya iya iya... doain yah.. biar cepat nyusul.."


"aku selalu doain kamu.. biar cepetan dapet jodohnya"


"sebenarnya sih ada orang yang aku suka, tapi gimana yah, orang itu sekarang tambah jauh susah di jangkau nya"


"siapa..."


"orang nya udah kamu ambil ke kantor mu,,"


"wah...kak Rangga"


Rania kaget bukan main atas pengakuan Santi pada Rania.


"hmmm"


"kamu kenapa gak bilang dari dulu sih, kalo tau aku sering ajak kamu ketemu kak Rangga"


"yah, sekarang juga seringg sih ketemu,,"


"what... berarti udah ada kemajuan dong..."


"yah sedikit, tapi aku minder aja "


"kalo cinta GK usah minder kali, gimana kalo kita buka bersama , aku ajakin deh kak Rangga, "


"good ide..., kapan"


"nanti aku kabarin lagi yah.., Minggu ini aku gak bisa, "


"ya udah, nanti kabari aku aja yah,,"


"oke..." Rania menutup chatting nya


Rangga dan Santi memang sudah dekat semenjak isu hubungan Rania dan Andre semakin menyebar luas, ,


dan mereka pun sering bertemu saat masih berada di satu kantor.


dan hubungan mereka pun semakin ada kemajuan,namun hal itu harus berakhir setelah Rangga pindah kantor dan diangkat menjadi direktur , membuat Santi memundurkan niatnya melanjutkan hubungan nya, dan berhenti mengharap