
setelah mereka sampai di Jakarta, Andre mengantarkan Rania terlebih dahulu lalu ia kembali ke kediaman Wijaya,
dan saat ia masuk kedalam rumah nya mata nya terkejut melihat siapa yang ada di ruang tamu nya .
"ndree" memanggil nama Andre saat ia melihat Andre, bukan mama nya yang memanggilnya melainkan Sintia mantan pacar Andre
"mau apa kamu ke sini, " dengan nada kesal
"aku kangen sama kamu ndree," Sintia pun hendak memeluk Andre dan Andre dengan caper menghindari pelukan nya,
"kamu lebih baik pulang aku cape" ucap Andre dengan nada sedikit di tekankan
"aku gak mau,aku mau ngobrol sama kamu, aku sengaja tinggu kamu,karna kemarin aku kesini kamu pergi,dan Tante bilang hari ini kamu pulang" jelas Sintia
"GK ada lagi yang perlu kita obrolin, sekarangkamu lebih baik pulang" usir Andre
"ndre aku minta maaf sama kamu, aku memang salah tolong beri aku kesempatan ndree" Sintia meminta maaf dan kemudian ia menangis,
"aku sudah maafin kamu, aku sudah ikhlas, dan aku harap kamu bisa mendapatkan lelaki yang lebih baik dari pada aku, " Andre yang hanya bisa memendam kesalnya pada Sintia mencoba memaafkan Sintia,
"jadi kamu mau kan balik lagi sama aku..."
"maaf Sintia, aku udah punya kekasih, jadi aku harap kamu lupain aku,aku sudah sangat sayang pada nya " Andre pun menjelaskan dirinya yang sudah mempunyai kekasih
"kami bohong, kamu ngomong begini agar aku bisa nyerah kan sama kamu" Sintia tak terima, ia merasa Andre hanya berpura-pura hanya untuk mengindari nya.
"aku gak bohong, aku sudah mempunyai wanita yang aku sayang dan aku cintai, dan aku akan segera melamar nya" ucap Andre pada Sintia untuk meyakinkan agar dia mengerti bahwa ia sudah tidak mencintai nya lagi
"gak gak percaya, aku akan merebut hati mu kembali ndree,kamu gak bisa tinggalin aku aku sangat mencintai kamu ndre "
"baik lah aku pulang, tapi aku akan tetap berusaha menemui mu " Sintia meninggalkan Andre , meninggalkan Andre, keluar dari rumah Wijaya
Andre merasa kesal dan frustasi ,mendesak rambut nya hingga acak-acakan,
mama Amelia melihat anak nya, terlihat sangat sedih, ia pun mendekat kepada anak nya. yang duduk di kursi,
"ada apa ndre,kamu ada masalah," mama nya pun mengelus pangkal rambut Andre
"mam, "Andre memeluk ibu nya dengan lembut
"ndre mama tanya pada mu ,apa kamu kamu masih mencintai Sintia" tanya mama nya yang mengkhawatirkan anak nya akan terluka lagi
"tidak mah, Andre hanya mencintai Rania,Andre sangat bersungguh-sungguh mencintai nya,"
"bagus kalo begitu, mama khawatir kamu akan terjerat cinta kembali pada Sintia, mama hanya ingin kamu bahagia bersama orang yang kamu cinta"
"gak akan mam, aku akan terus menjaga dan menyayangi Rania, mencintai dia dengan segenap hati ku mam" Andre meyakinkan orang tua nya bahw ia sangat bersungguh-sungguh mencintai Rania
"aku akan segera melamar nya mam,aku telah meminta restu kepada ibunya,dan ibu nya pun setuju Rania menikah dengan Andre ,"
"jadi kapan kamu akan melamar resmi Rania,"ibu nya yang tidak sabar melihat Andre menikah
"aku rasa sebulan lagi, aku akan membawa mama dan Kaka, menemui orang tua nya. mama mau kan lamarkan Rania untuk ku"Andre mengutarakan keinginannya pada mama nya
"tentu saja ,mama akan mendukung apa pun yaang kamu lakukan,mama sangat menyukainya Rania, mama rasa kamu cocok dengan Andre "
"terimakasih mam, aku sayang mama, aku kembali dulu ke kamar " Andre pun menggenggam tangan ibu nya