my love secretary

my love secretary
rindu



beberapa jam dalam perjalanannya, rania dan Andre menikmati pemandangan yang mereka lewati, dan sampailah mereka di rumah bunda.


merekapun turun dari mobilnya, dan bunda yang sedang ada di teras rumahnya melihat anak kesayangannya pulang sangat bahagia,


"raniaa" bundanya pun memeluk Rania dengan erat, melepaskan rindunya yang sudah hampir tiga bulan tak bertemu.


.


"nak Andre" bundanya memeluk Andre juga.


"ayo masuk dulu, kalian pasti cape ."


.


merekapun masuk,dan duduk di ruang tamu.


mereka meminum minuman yang di sediakan bunda, dan makan malam bersama.


bunda sudah menyiapkan satu kamar untuk Andre, setelah menerima telpon dari Rania,yang mengabari mereka akan pulang .


"hallo,bunda" Rania menelpon bunda nya.


.


"iya sayang,"


.


"bunda,aku kangen bunda, "


.


"bunda juga sama kangen banget sama kamu,"


"aku mau pulang Bun, sama mas Andre, dia mau anterin aku,"


.


"benarkah, memang nya Andre tidak sibuk????"


.


"besok kan hari Sabtu Bun, jadi kita bisa nginep dulu di sana"


.


"ya sudah, kapan berangkat nya"


.


"sebentar lagi berangkat Bun, sedang menunggu pak Ridwan sebentar."


.


"baik lah bunda tunggu yah, kedatangan kamu"


.


"iya Bun, ya sudah aku tutup dulu yah bun, sampai jumpa" ..


Rania menutup telponnya.


*******


setelah makan malam ,Rania merasa tidak nyaman dengan badan nya. Rania mengantarkan pak Ridwan dan andre ke kamarnya masing-masing.


"ini kamar pak Ridwan,silahkan istirahat yah pak" Rania mempersilahkan pak Ridwan untuk tidur di kamar yang biasa ia tempati jika berkunjung ke rumah Rania.


dan kemudian Rania mengantarkan Andre,ke kamarnya. .


"mas,ini kamarnya, kamu istirahat dulu yah,,


.


"iya sayang,, kamu gak mau tidur disini aja.."


.


"mulaii yahh.. ,, udah malam kamu istirahat dulu sana, aku balik ke kamar" dengusnya ,dan


Rania kembali ke kamarnya.


Andre yang masuk ke dalam kamarnya,segera membaringkan tubuhnya ,lelah dari perjalanan nya.


ia pun segera bangkit lagi, dan membuka lemari yang Rania bilang, dan segera pergi ke kamar mandi membersihkan tubuhnya yang sudah mulai tak nyaman, setelah beberapa menit dalam kamar mandi, Andre keluar memakai kaos dan celana pendek saja. lalu membaringkan dirinya kembali ke tempat tidur.


.


*****


Rania yang kembali ke kamar nya,sangat senang bisa menempati kembali kamarnya, yang sejak dari remaja ia tinggali, dengan barang barangnya yang masih tersusun rapi di tempatnya, lalu


Raniapun mengambil handuknya, dan memasuki kamar mandinya. menghidupkan air hangat untuk mandi, Raniapun membersihkan dirinya , seharian lelah di perjalanan, kemudian setelah ia selesai mandi ,iapun memakai piyama tidurnya.


dan tak lama mendengar suara ketukan pintu.


tookkk toookkk toookk..


.


"masuk aja, gak di kunci," Rania mempersilahkan masuk, dan Rania yang berada di depan cermin sedang menyisir rambutnya,


Andre masuk kedalam kamar Rania, melihat wanitanya hanya memakai piyama membuat Andre meneguk air liurnya, sebagai lelaki bohong saja jika ia tidak berhasrat, namun ia sadar, tidak boleh melakukan hal-hal yang tidak di bolehkan sebelum menikah.


.


"ada apa mas,, kamu gak istirahat"


"mas pinjem charger kamu , handphone mas lowbat"


"oh.. bentar aku ambilkan"


Rania pun mengambilkan charger untuk Andre,


"nih, charger nya"


Rania memberikannya kepada Andre, dan Andrepun mengambilnya,


"mas gak kamu kasih baterai"


.


"maksudnya" Rania mengerutkan keningnya tak mengerti arti dari perkataan nya


..


"nihh" Andre menunjuk pipi dan bibirnya.


.


Rania hanya diam melihat Andre sejenak,


tanpa izin Rania Andre sudah mencium bibir Rania, dan ******* nya perlahan, kemudian iapun mencium pipi Rania, dan Raniapun merangkulkan tangannya di leher pria itu.


dan perlahan melepaskan nya.


.


setelah adegan romantis itu, andrepun kembali ke kamarnya.