my love secretary

my love secretary
hadiah



sudah dua Minggu Rania hanya berdiam diri di rumah, merasa bosan dan suntuk, pagi itu Rania pun pergi ke dapur untuk memasak, dan menyiapkan untuk makan siang untuk keluarga nya, setelah makanan siap ,Rania pun memasukan makanan yang ia buat ke dalam tempat makan. dan menyusun nya.ia hendak pergi menemui calon mertuanya .


"mah, aku mau pergi ke rumah mama Amelia dulu yah,"


"wah pantes anak mama sudah masak pagi pagi, mau bawain calon mertua toh.." ledek ibu tirinya,


.


"ah mamah, bisa banget kan kalo godain anak nya"


Rania dan mama nya pun tertawa,,,


.


"nih kunci mobil nya, " mama nya memberikan kunci mobil baru.


.


"ini punya siapa mah,"Rania memang tak tahu jika ia di belikan mobil baru oleh ayah nya.


.


"ini mobil baru kamu sayang,,, dari ayah mu,,"


.


"tapikan mobil Rania masih bagus,,"


.


"sudahlah terima saja ,,, biar mobilmu di simpan di sini,. di pakai adikmu, "


.


"kenapa Kevin gak di beliin juga sih mah"


.


"Kevin masih kecil sayang, dia belum dewasa, biar saja dia pakai mobil kamu, mobil kamu juga bagus,, nanti kalau sudah kuliah baru di beliin mobil yang baru" jelas mama nya.


.


"ya udah aku terima mobil nya yah mah,, makasih banget udah beliin aku mobil baru"


"mending kamu siap siap dulu sana, nanti keburu makan siang"


.


"siaapp madam" Rania tersenyum lalu pergi kekamar nya.


setelah ia mengganti pakaian dan merias dirinya, walau hanya make up sederhana, dan hanya tipis tipis tapi tak mengurangi kecantikan nya, jika pun iya menjadi miss world pasti akan terpilih menjadi juara, selain cantik, ia juga pintar dan berwawasan luas.


setelah ia siap,tak lama ponselnya berdering, siapa lagi yang menelpon nya kalau bukan sang kekasih pujaan hatinya.


"hallo" menjawab telponnya


"sayang,kamu ada di rumah gak..???


.


"baru mau berangkat ke rumah mas, emang kenapa...???


.


"serius..???? Andre terlihat senang sekali mendengar calon istrinya akan datang ke rumahnya.


"iya mas, emang kenapa,, kamu masih di kantor"


.


"mas gak ke kantor sayang,, mas tadi nya mau kerumah kamu"


"eehh,,, ku kira kamu ke kantor mas, makanya akau mau ke rumah mu liat mama, "


"emang nya kamu gak kangen apa sama mas,,, "


dengan nada merajuk...


.


"kangen sih, tapi kamu kan kemarin Marin kamu lagi sibuk di temenin asisten pribadi yang baru"


.


"hmmmss,,, sepertinya ada bau bau cemburu nih"


.


"gak lah, ngapain cemburu,," padahal dalam hati nya kesal,


.


"sayang,, kamu jangan marah dulu.asisten pribadi aku itu orang yang kamu kenal,,"


"siapa????


"nanti juga kamu tahu,,ya udah kamu cepetan kesini nya yah, mas udah kangen.."


"yeeee,,, ya udah aku tutup dulu yah telponnya"


.


"iya ,hati hati yah bawa mobil nya. "


Andre pun menutup telponnya.


Rania pun turun dari kamarnya, dan mengambil tempat makan yang sudah di isi dengan rendang, untuk di bawa ke kediaman Wijaya, menemui calon mertuanya.tapi ia tak tau mana mobilnya.


Rania pun keluar dan melihat bagasi yang berbaris beberapa mobil mewah, termasuk mobil nya.. Rania pun menekan tombol di kunci mobil nya untuk mencari mobilnya,dan ia pun kaget, ayah nya membelikan mobil mewah merk Porsche,



ia pun mengendarai mobil barunya, dan pergi kekediaman Wijaya.


setelah memasuki gerbang rumah Andre, Andre melihat mobil itu masuk ke pekarangan rumah nya.


"mobil siapa itu,aku belum pernah melihat nya??


ia pun penasaran siapa yang turun dari mobil mewah itu, dan melihat nya dari balkon rumah nya,


.


Rania pun turun dari mobilnya,dan mengambil tas dan bawaan nya. iapun berada di pintu rumah Andre dan memencet bell rumah.


Andre yang berada di lantai atas pun segera turun untuk melihat kekasihnya.


"assalamu'alaikum,," Rania memberikan salam pada mama Amelia yang saat itu membukakan pintu.


"walaikum salam"


Rania pun mencium tangan calon mertuanya itu dan masuk ke dalam.


"mah, ini aku bawain rendang, tadi pagi aku masak buat bawain mamah"


"wahh repot repot sekali , tapi mama terimakasih , kebetulan mama sudah kangen masakan kamu, mama sebeng banget akhirnya makan masakan kamu lagi"


"nanti aku sering sering masakin mama deh"


Rania pun tersenyum melihat calon mertuanya nya sangat menyukai masakan nya,


Andre yang baru turun pun langsung menemui Rania,dan memberikan tangannya agar ia cium juga seperti sudah sah menjadi suami saja.


"apa nih,," Rania tersenyum pura-pura tak tahu.


"Salim lah,, sama calon suami"


"idiihh" Rania pun mencium tangan nya juga, karna iapun merasa wajarlah untuk latihan sebagai istri,


mama Amelia melihat kelakuan anaknya ini membuat nya tersenyum dan menggelengkan kepalanya,


"sudah sudah bawa Rania nya duduk dulu, biar mama panggil bibi suru buatin minum" mama Amelia pun pergi ke dapur membawa pemberian calon menantunya dan menyuruh pembantunya membuat kan minum dan membawakan nya ,


mama Amelia pun langsung memindahkan rendang itu ke tempat lain, dan mengambil satu potong untuk mencicipi nya,


"wah benar-benar enak, beruntung sekali punya calon mantu yang pintar masak dan perhatian seperti dia.


****


Rania dan Andre di ruang tamu, melepas rasa rindunya, Andre yang memeluk Rania dan Rania pun bersandar di dada bidangnya.


Rania melepaskan pelukan Andre karna mendengar seseorang datang,


"ini non, minum nya, silahkan di minum"


"iya ,bi terimakasih"


lalu pembantu nya pun pergi meninggalkan mereka berdua,


"mas kangen banget sama kamu," Andre kembali memeluk Rania,


.


"aku juga sama mas,bayangin aja aku gak ada kegiatan lain, di rumah saja gak ada kegiatan"


.


"besok besok kamu main dong ke kantor mas,,oh iya mas tadi lihat kamu bawa mobil siapa??


"mobil aku lah,," Rania hanya menjawab biasa saja


.


"waww putri pak Wiratmaja sekarang bawa nya mobil mewah yah"


.


.


"itu hadiah dari ayah, aku tidak pernah minta di beliin mobil baru, tapi tadi pagi mama kasih aku kunci mobil, katanya itu mobil aku" jelasnya


.


",,lalu mobil mu di kemanakan" ..


.


"Kevin yang pakai, kata mama kalau kuliah baru di beliin mobil baru, jadi pakai mobilku dulu saja "


"oh begitu, " Andre telah paham .


***


waktu sudah pas untuk makan siang, sedangkan mama Amelia yang sudah mencicipi rendang buatan calon menantunya itu, segera memanggil Rania dan Andre agar makan siang bersama.


.


"andre, Rania ayo kita makan siang bersama"


.


"iya ma," Andre dan Rania pun bangkit dari tempat duduk nya dan segera menuju meja makan.


Rania mengambilkan nasi dan lauk nya ke piring Andre,dan memberikan kepada nya, mama Amelia pun sangat bahagia mempunyai calon menantu seperti Rania, sudah baik, rajin dan plus sangat cantik.


merekapun menyantap makan siang nya bersama, dan mama Amelia yang sedari tadi tak sabar memakan rendang buatan Raniapun, samapai sampai nambah makan sampai tiga kali, Rania pun sangat senang melihat calon mertuanya menyukai dan bahkan sangat menyukai nya,.