
Andre yang mengemudikan mobilnya, dengan perlahan ,karna situasi jalanan yang hujan.
tak lama beberapa menit kemudian, mereka tiba di salah satu restoran yang ada di sana.
Rania dan Andre memasuki restoran tersebut, dan mencari tempat yang sudah mereka pesan.
"sayang, mas ketoilet sebentar yah,nanti mas nyusul, disamakan tempat nya" Andre sambil menunjuk tempat yang di maksud.
"iya , jangan lama yah mas,," Rania pun kemudian berjalan menuju teman teman nya,
dan sampai di dalam Rania tak menyangka Robby dan Clara pun hadir bersama teman temannya.
"assalamu'alaikum,,," Rania mengucapkan salam kepada teman temannya.
"walaikum salam" jawab teman temannya.
dan Raniapun menyalami satu satu teman teman nya.
.
.
Clara yang sedari tadi diam saja, karna ia merasa malu kepada Rania, yang jelas jelas lebih di sukai oleh Andre di banding dia, dan juga Robby dengan perasaan bersalah nya ia hanya tersenyum melihat Rania, yang makin terlihat cantik baginya.
"hai Clara,apa kabar" Rania menyapa nya.
"baik" jawab nya ketus
"wah viska,, bentar lagi udah punya baby aja nih" Rania yang duduk di dekat viska mengelus perut viska
"iya RAN, sebentar lagi aku jadi momy.." viska yang di dampingi oleh suaminya pun terlihat sangat bahagia.
"kamu sendirian aja RAN," tanya Alvian yang sedang menggendong buah hatinya.
"berdua kok, bentar lagi juga dia nyusul"
.
Robby yang hendak pindah ke tempat duduk Rania, pun di hadang oleh Clara, yang membuat nya tidak jadi pergi ke dekat Rania.
"wah sama siapa nih,,"viska pun mencari tahu dengan siapa dia datang.
" sama calon," jawab Rania.
"wahh,,,, bentar lagi ngundang dong," Alvian langsung menyambar
"insya Allah, "
.
"bagai mana perusahaan mu Clara, lancar" secara yang mereka tau, ia adalah seorang putri CEO PT Chevron Group .
"baik, sangat baik kok" Clara berbohong pada teman temannya, menjawab dengan gugup.dan Clara tidak tahu yang membuat nya bangkrut adalah Rania .
"syukurlah,,, apa kalian masih pacaran rob,Clara" .
.
"ah, kami sudah lama tidak bersama." jawab Robby pada teman temannya.
jelas saja, Robby langsung memutuskan untuk putus dari Clara , setelah kejadian itu Robby dan Clara menjalin hubungan,namun hubungan itu tidak berlangsung lama hanya bertahan beberapa bulan setelah ia pulang ke Indonesia,mereka pun putus .
Andre yang belum juga datang membuat Rania khawatir, kenapa harus lama sekali.
"Al sini Dede nya biar aku gendong,kangen aku sama si Dede" Alvian pun memberikan anaknya kepada Rania,dan Raniapun menggendong nya.
"ayo kita pesan dulu makannya, semua udah Dateng kan,," viska memberi saran agar segera memesan makanan.
"ah, iya ayo pesan.. hari ini biar aku yang traktir kalian" Rania yang Sedang bahagia pun mentraktir semua teman temannya
"apa gak papa,ini banyak loh RAN," viska mengkhawatirkan Rania kehabisan uang secara mereka makan di restoran yang agak bonafit .
"gak masalah, aku serius, kalian boleh makan apapun yang kalian suka"
tak lama setelahnya, Andre pun datang ke tempat mereka berkumpul, dan sontak saja membuat wanita wanita yang ada di ruang itu terpesona melihat ke tampanannya.
"selamat sore, perkenalkan nama saya Andre tunangan dari Rania"
"wah beneran,, " viska sangat terkejut melihat siapa calon suami Rania.
"wah,RAN diem diem punya calon ganteng,,,gak cerita cerita" seru Alvian
.
"selamat ya,RAN" Robby pun mengucapkan dengan berat.
"ia" Rania hanya menjawab singkat,
mereka pun makan bersama, setelah obrolan mereka yang ngalor ngidul.
sedangkan Rania .., , menggendong anak Alvian,karna melihat ibunya kerepotan.
"sini Al,dedenya biar aku gendong,kamu sama istri mu makan dulu, kasian istri mu repot"
dan Alfian pun memberikan anak nya pada Rania.
.
.
.
"ya udah nanti gantian , kasian istrimu"
Rania tersenyum melihat anak Alfian yang masih berusia 10 bulan itu.
sedangkan Andre melihat Rania dengan telaten menggendong anak temannya itu, membuat nya semakin yakin dengan pilihan nya.
"sayang sini kamu aku suapin" Andre yang melihat Rania belum makan pun menyuapkan makanan pada Rania.
"gak papa, kamu sambil makan biar aku yang suapin"
.
"mas, aku malu loh,,, " bisik nya kepada Andre .
Andre hanya tersenyum melihat tingkah Rania.
sedangkan Robby dan Clara terlihat tak senang melihat Rania dan Andre sangat romantis di hadapan nya.
tak lama kemudian Alfian sudah selesai menghabiskan makanan nya,dan mengambil kembali anaknya.
"makasih yah RAN, ngerepotin kamu"
.
"gak papa Al, aku juga suka sama bayi.." Rania mengembalikan anaknya Alfian
.
kemudian Raniapun makan makanannya, dan Andre sesekali mengelap pipi Rania yang terkena noda makanan ..
setelah mereka selesai makan, dan Raniapun pergi kekasir untuk membayar semua pesanan nya di ikuti oleh Andre di belakang nya .
"biar aku aja yang bayarin, " Andre memberikan kartu ATM nya ke kasir.
.
"loh mas, kan aku yang mau bayarin,biar aku aja mas"
.
"uang ku uang mu juga, jadi sama saja..,"
Andre mengelus ujung kepala Rania,
Rania hanya diam,dan menurut saja pada Andre.
dan Rania kembali kemeja mereka kembali.
"ran, terimakasih yah traktirannya, nanti undang undang kita yah" viska mengucapkan terimakasih nya pada Rania.
dan merekapun sama sama berterima kasih pada Rania,
sedangkan Clara pergi terlebih dahulu saat Rania pergi kekasir.
"aku pamit pulang duluan ya ,, lain kali kita kumpul lagi " Rania pamit pada teman temannya.
.
"ia RAN, kita juga udah mau pulang, kasian nih bocil udah ngantuk" Alfian pun ikut berberes
"ya udah ayo bareng ,," kata Rania.
merekapun keluar bersama, sedangkan Rania yang gemas melihat anak Alfian menggendong nya sampai parkiran,
"nih, dedenya Al, masih pengen gendong tapi kamu harus pulang, sudah malam.."
"lain kali kita ketemu lagi yah,,nanti Tante beliin mainan" Rania yang masih ingin bersama bayi itu mengembalikan kembali kepada orang tuanya,dan masuk kedalam mobil .
"kami duluan yah RAN,," Alfian melambaikan tangan nya dari dalam mobil
"ia hati hati" hari ini Rania sangat bahagia bisa berkumpul dengan teman temannya, sedangkan Andre yang sedari tadi mendampingi nya terlihat bahagia melihat Rania sangat senang.
"lucu yah mas , anak nya Alfian "
"ia sayang, nanti kita buat yang seperti itu"
.
Rania mengerutkan dahinya, mendengar perkataan Andre seperti itu.dan Andre memeluk Rania .
"sayang,, mas seneng lihat kamu bahagia mas gak akan melarang apa yang kamu sukai, asal itu di batas wajar."
"terimakasih yah mas, kamu sangat pengertian sama aku, aku bersyukur Allah mempertemukan aku sama kamu."
"ayo pulang, besok kita kan harus balik ke Jakarta."
"ia sayang, " Rania melepaskan pelukan Andre dan masuk kedalam mobilnya.
setelah perjalanan nya beberapa menit kemudian ia sampai di rumah, mereka pun masuk ke kamarnya masing-masing.
untuk membersihkan diri.dan Rania pun tak keluar lagi dari kamarnya. ia langsung tertidur setelah ia mandi.