
...Selamat pagi dunia,Aku harap Hari ini aku bisa bahagia....
^^^~Azmi Rohadatul^^^
Aku membuang nafas kasar memasuki kelasku,aku duduk lalu menggambil novel dari tasku Aku membacanya,kemudian Aku menangis,Aku menyeka air mataku Dan menutup novelku,kemudian Aku mengeluarkan buku harian Dan menuliskan beberapa kata.
^^^Dear^^^
^^^Pergilah...^^^
^^^Pergilah sejauh yang kau mau,sejauh yang kau mampu,tapi ingat Aku disini menunggumu,ya menunggumu dengan perasaan yang sama.^^^
^^^8.20 Am^^^
Akupun menutup buku harian ku,Tak lama kemudian kak Aldi datang Dan duduk dibangku milik Zahra yang entah kemana.
"Hai kei,abis nangis ya?"ucap Aldi menghadapku.seketika Aku menggeleng Dan tersenyum.
"enggak kok kak"ucapku dengan nada ramah.
"gue Tau kok,lo suka sama rey!"ucap Aldi melihatku lalu membuang pandangannya
"aku gak suka kak"ucapku menekankan kata Gak suka,mengapa Aku pandai membohongi perasaanku seperti ini?.
"Pulang sekolah nonton yuk!"ucap kak Aldi melihatku.
"emm,ayo kak"ucapku antusias Dan gak terasa Aku tersenyum sangat senang "kamu cantik juga ya"ucap kak Aldi mencubit pipiku lalu pergi dari hadapanku.
______
"Assalamualaikum mamaaa"ucapku membuka pintu rumah dan menyalimi tangan mama dan tamu mama Itu.
"sini duduk kei"ucap mamaku,Aku Hanya menggangguk Dan menurutinya saja.
"kenalin ini temen Satu letting mama dulu"ucap mamaku dengan ramah. "hai tante Aku Keira"ucapku lalu menyalami tangan wanita tersebut.
"Wah cantik banget anakmu ini Vin"ucap tante Itu memujiku,ah rasanya malu sekali.
"yaudah sana ganti Baju dulu"ucap mamaku Aku Hanya menggangguk Dan menaiki Anak tangga yang meuju kamarku.
Sampai dikamar aku merebahkan tubuhku Lalu menatap langit langit Kamarku,rebahanku Kali ini terganggu oleh dentingan suara handphoneku.
"Assalamualaikum,hallo kak jadi nonton nya?"ucapku bangun lalu berdiri.
"........"
"Iya kak,oke aku siap siap dulu ya see you"ucapku lalu menyimpan hpku diatas nakas aku bergegas menuju Kamar Mandi menjalankan ritual sehabis pulang sekolah.
...πΌπΌπΌ...
"Keira kamu habis darimana?"suara yang sangat Aku kenali.
"kei abis nonton yah sama temen kei"ucapku lalu duduk disebelah ayahku.
"Kei,Ada yang mau Ayah bicarain sama kamu,nanti Ayah tunggu diruangan ayah sehabis makan malam"ucap ayahku sembari mengusap kepalaku Aku Hanya menggangguk.
Setelah makan malam Aku Langsung membereskan piring Dan niat mencucinya.
"Keira biarin ini sama mama aja,kamu udah ditunggu sama ayah diruangan kerjanya"ucap mamaku menggambil piring yang sedari tadinya berada ditanganku,Aku menggangguk Dan berjalan menuju ruangan kerja milik ayahku.
"Ada apa yah?"ucapku sembari duduk disofa panjang berwarna merah maroon tersebut.
"kamu harus ngertiin pekerjaan Ayah ya nak"ucap ayah ku menatapku,perasaanku berbeda Kali ini.
"maksud Ayah?apa Kita mau pindah lagi?"ucapku menatap ayahku,beliau hanya menggangguk kemudian tersenyum.
"tapi kenapa Kita harus pindah yah?Keira bisa jaga diri kok disini,Keira udah biasa kok dirumah sendiri,Keira gak mau pindah sekolah lagi"mataku sedari tadi sudah memburam.
"kamu harus ngertiin pekerjaan Ayah kei,besok Ayah akan mengurus Surat pindahmu,Kita akan pindah ke Kalimantan"ucap ayahku berdiri.
"kei gak terima!"ucapku tegas,namun Ayah memilih meninggalkanku.
Kali ini Aku benar benar tidak bisa menahan air Mata yang sudah kubendung dari tadi.
Aku berdiri kemudian pergi dari ruangan kerja Ayah,Aku berlari kecil menaiki Anak tangga sembari menyeka secara kasar,didalam Kamar Aku hanya diam sembari menangis,perasaan ku sudah Tak karuan,rasanya Aku sudah tidak sanggup lagi.
Aku membuka handphoneku Lalu menelpon abangku masih sama saja seperti kemarin Hanya suara operator yang terdengar,Aku coba sekali lagi yah untuk Kali ini keberuntungan berpihak kepadaku.
"Assalamualaikum kak"ucapku mengload speaker.
"Ada apa dek?kok kamu kayak habis nangis gitu si?kamu kenapa?siapa yang nyakitin kamu?"ucap kakak ku dipulau lain.
"Kakk aku gak mau ikut pindah sama mamah Ayah,aku pengen disini aja,kak Aku gak mau kak"kataku sembari menangis sejadi jadinya.
"Ini juga buat kebaikan kamu kei,kamu Itu Satu satunya bidadari Ayah,mama,abang,sama bang kenzi,kamu harus ngertiin Ayah sama mama ya kei"ucap kakakku seperti menguatkanku Dan memaksaku.
"Tapi kak aku udah bisa jaga diri Aku kok"ucapku membela diriku sendiri.
"Keiraa, jangan buat mama,Ayah Dan bang kenzi kecewa sama kamu dong"ucap abangku.
Aku semakin menangis ketika Aku mendengar nama kak kenzi tersebut kembali,rasanya tiga Anak panah telah melubangi hatiku.
"Iya deh kak"ucapku memelas.
"Gimana kabar mama sama ayah?"ucap abangku
"Alhamdulillah,baik baik aja"ucapku tersenyum.
.
.
.
Next!!!!
Jangan lupa Like Dan Komen π