MY LETTU

MY LETTU
TIGA PULUH DUA



Dua hari tepatnya keira dinyatakan koma setelah mengalami kecelakaan yang mengakibatkan tubuhnya terbaring lemah diatas ranjang Rumah sakit dengan beberapa selang seperti dibagian tangan,hidung,perban dibagian kepala Dan alat oksimetri yang melekat dijari telunjuknya.


"Nakk..Ayo bangun,jangan tidur terus"ucap mama Keira mengelus lembut rambut Keira yang Tak tertutup hijab.


"Assalamualaikum tante"ucap Robi membuka pintu ruangan VIP tersebut.


"Waalaikumsalam,eh nak Robi Ayo masuk"ucap mama Keira ramah.


"Yaudah mama tinggal dulu ya,kamu jagain kei dulu,mama ke Kantin sebentar"Lanjut mama Keira.


Robi Hanya mengangguk Dan ia duduk  menggantikan mama Keira.


"Kei Ayo bangun,Aku gak tau kamu kok bisa gini,kamu bilang kamu lagi sibuk tapi kok..."ucap robi Tak bisa menahan air matanya.


"Kei bangun ya kasihan aku!"ucap Robi menangis lagi.


"Kasihan?"ucap seorang lelaki bertubuh kekar dengan seorang wanita muda yang berada disampingnya.


"Kamu bilang apa?kasihan aku?"ucap lelaki itu lagi.


"Eh abang,duduk dulu bang"ucap Robi berdiri dan mencoba menyalami abangnya Keira.


Namun sebelum Robi berhasil meraih tangan keenan,terlebih dahulu ia menepis tangan Robi.


"Kamu bilang kasihan aku hah?kamu ini cowok macam apa?"ucap Keenan Naik pitam.


"Bang maksudnya apa ya?"ucap Robi kikuk.


"Keluar kamu dari ruangan ini jangan pernah nunjukin muka lo dihadapan wajah adik gue,ngerti!"ucap keenan mengepalkan tangannya.


"Maaa...yahh..bang...re..rey...reyy..rey"lirih keira.


"Keira kakak ada disini Ayo bangun,abangmu Ada disini Ayo bangun kei"ucap istri keenan.


"Re...rey jangan pergi..."lirih Keira lagi.


"Kei ini abang buka mata kamu ya"ucap Keenan menghampiri Keira Dan memasa bodohi Robi.


Keira kemudian membuka matanya yang sudah meneteskan airmatanya.


"Reyy...Keira kangen"ucap Keira ingin memeluk tubuh kakaknya.


"Heyy..ini abang kamu"ucap bng Keenan memeluk tubuh Keira.


"Abang...bang Keenan"ucap Keira memeluk tubuh kekar Keenan dengan erat.


"Tidurin dulu ya abang panggil dokter sama mama bentar"ucap bang Keenan,Lalu menyuruh istrinya menjaga adiknya tersebut.


Beberapa menit kemudian dokter,ibunda Keira,Ayah Keira Dan bang Keenan datang.


Dokter pun memeriksa keadaan Keira.


"Jadi gimana Anak Saya Pak?"ucap Ayah Keira cemas.


"Alhamdulillah Anak bapak berangsur membaik,namun Saya sarankan jangan ada pikiran Karena Ananda Keira mempunyai riwayat penyakit depresi."ucap dokter Itu tersenyum.


"Iyaa dok iya terimakasih"ucap mama Keira.


"Mama"ucap Keira tersenyum.


"Ayah gak kerja?abang?kak putri?"ucap Keira lagi.


Kemudian mereka menggelengkan kepalanya serentak.


"Roo..Robi?kamu gak kerja?"ucap Keira tersenyum.


"Mau berangkat kok"ucap robi tersenyum manis dihadapan Keira Dan keluarganya.


"Yaudah Sana"ucap Keira Lalu Robi pamit dan meninggalkan keluarga tersebut.


"Mama sama Ayah pulang kerumah dulu ya,kamu disini sama kak putri sama abang gak papa kan?"ucap mama.


"Iya ma gak papa kok"ucapku Lalu mama Dan Ayah pergi kerumah.


"Kei mau apa?kakak suapin ya?"ucap kak putri duduk disebelah rnjang Keira.


"Enggak kak,kei maunya abang taruna"ucap Keira kemudian tertawa pelan.


"Keira mau taruna katanya mas,kasih deh kasihan"ucap kak putri.


"Dia kan udah punya taruna yang dibicarain dia tadi."ucap bang Keenan tertawa.


"Siapaaa"sambar Keira.


"Siapa ya namanya aduh kakak lupa"ucap kak putri kemudian tertawa.


"Katanya Rey...reyy jangan pergi"celotehan bang Keenan menirukan suara perempuan.


"Apa?ih nggak banget"ucap Keira memutarkan bola matanya.


"Ohh jadi pacar kamu Itu namanya Rey,kei?"polos kak putri.


"Malah calon persitnya"tembal bang Keenan.


Aku hanya tersenyum geli melihat kedua pengantin baru ini.


.


.


.


.


.


Next!


like...like...likee


Comment ya🙏


Stay healthy and free of the corona viruses 🙏


Semoga Tuhan YME selalu menjaga Kita dari marabahaya..aamiin🙏