MY LETTU

MY LETTU
TIGA BELAS



Hari minggu yang sepi,ya aku dirumah sendiri.


Ayah Dan mama?Ayah sedang bertugas sedangkan mama sedang Ada kegiatan ibu persit,ya maklumlah kedua orang tuaku sama sama mengabdi kepada negeri.


"Beteeeeeeee bangett"teriakku kemudian mendaratkan tubuhku dengan kasar ke kasurku,bruuugh..


Kok jadi Kangen sama kak rey ya,batinku secara tiba tiba.


"Ihh ngomong apa sih gue ngaco bener."sambarku sembari mengusap mukaku dengan kasar.


"Kira Kira kamu disana lagi apa ya hm,ih kok aku jadi kayak gini sii,jangan gini Keira plis jangan ginii"ucapku sembari memukul kecil kepalaku.


Aku kemudian memegang kalung emas dengan liontin bergambar Jessie dalam kartun toys story.


Flashback on


"Kak lucu ya!!"ucap Keira sembari melihat kalung berliontin jessie Salah Satu tokoh kartun dalam film toys story.


"Kamu mau?"ucap kak Rey melihat kalung Itu dan hendak menggambilnya,dengan secepat kilat aku menggangguk.


"Tapikan ini Bukan emas asli gimana?"ucap kak Rey menyimpan kalung itu.


"Ya gak papa dong kak,Aku suka liontinnya"ucap keira memohon.


"yaudah ambil Kita beli!"ucap kak Rey membawa Dua kalung.


"Loh kok belinya dua sih kak?"ucap Keira bingung.


"Buat kamu Satu buat Aku Satu,itung itung couplean deh"cekikikan kak Rey pelan,keira Hanya tersenyum sembari menggangguk.


"Sini Aku pakein!"ucap kak Rey polos,sesaat kemudian tawa Keira sedikit pecah.kak Rey Hanya menaikan alisnya sebelah menandakan Ada apa?


"Aku kan pake jilbab kak jadinya susah,sini yang kak Rey aja aku pakein"ucap Keira mengambil kalung dari kak Rey sembari keluar dari toko aksesoris tersebut.


"Masuk dulu aja ntar pasanginnya dimobil,disini panas kei,takut bidadari aku meleleh"ucap kak Rey sedikit tertawa,pipi Keira memanas Dan ya pipi Keira blushing,oh tidak kenapa harus sekarang sih.


"Tuh kan udah mau meleleh"ucap kak Rey sembari menyubit pipi Keira.


"Ih diem apa"ucap keira memasuki Mobil milik kak Rey.


"Jadi masangin gak?"ucap kak Rey menaik turunkan alisnya.


"Yaudah sini"ucap Keira sembari memasangkan kalung berliontin Andy dalam film toys story.


Flashback off


Aku hanya tersenyum sembari memegang kalung yang dibelikan kak Rey Satu tahun yang lalu,kak apa kakak masih pake kalung itu,batinku seketika.


"Assalamualaikum cantikk,gimana kabar kamu"ucap kak Aldi disebrang Sana sungguh sangat menjijikan nadanya.


"Waalaikumsalam kak, alhamdulillah baik,kakak gimana?"ucapku sedikit tersenyum.


"Kok aku aja sih yang ditanya kabarnya,Rey gak ditanya nih kabarnya gimana?"ucap kak Aldi


"Gak,gak guna aku nanya kabarnya dia,emangnya dia siapanya aku"sambarku sedikit tegas.


"Kamu capersitku keiraaa!!!"ucap seseorang sedikit berteriak sepertinya dia sedikit jauh dengan kak Aldi.


"Tuh denger sendiri kan!"ucap kak Aldi diiringi tawanya.


"Kak rey.."ucapku melongo Dan cukup sedikit kencang.


"Eh Rey lo ditanyain nih sama si Keira,mungkin dia kangen sama lu"teriak kak Aldi dengan ketawa khasnya,Aku Hanya mematung memegang handphoneku,gimana ini,apa aku harus matiin telponnya?tapi Aku Kangen sama kak Rey tapi,tapii,lamunan ku hancur ketika mendengar suara dari sebrang sana,ya suara yang pernah membuat hatiku berdetak Dua Kali lebih cepat dari biasanya,suara dari seseorang yang pernah memberikan Rasa nyaman kepadaku namun dihancurkan oleh dia,suara seseorang yang pernah membuatku kecewa sampai saat ini,dan suaranya yang begitu aku rindukan.


"Eh Aku ngomong kok gak Ada jawabannya sih?ni orang kemana?"ucap kak Rey dari jauh sana,Aku hanya menjawab dengn deheman pelan.


"Keiii...lo masih Marah ya sama aku,Aku tau kok kamu pasti kecewa"


"Hmm"


"Kei Aku sadar Aku Salah tapi gk gini juga,maafin Aku kei,Aku tau Aku gak pantes buat kamu maafin,Aku minta maaf.."


"Buku harian Aku Ada di kamu?"ucapku dengan nada yang super duper datar.


"Waktu yang diCafe itu buku kamu jatuh ya terus Aku ambil deh."lagi lgi Aku Hanya membalasnya dengan deheman.


"Kei..maafin aku,aku gak bermaksud kayak gitu aku Tau aku ini Salah,maafin aku kei"seketika mataku memanas air mata yang sedari tadi Aku bendung dengan tembok yang kokoh mulai rapuh Dan hancur begitu saja,Aku menangis.


"Kei,liat muka Aku,kamu jangan nangis,Aku tau itu sakit banget,tapi kasih Aku kesempa....(terpotong)"


Aku mematikan vidcall dengan sebelah pihak,hatiku kembali sesak,mataku semakin memanas.


Keadaanku sekarang sedang kacau,hatinya sedang terluka kembali,tak terasa namun Aku masih sadar aku mengambil vas bunga yang berada diatas nakas kecil disamping tempat tidurku,Aku melemparkannya kearah kaca rias Dan seketika Pranggg.


Kaca Itu yang semulanya bagus tanpa Ada retak sedikitpun kini hancur berkeping keping,aku berteriak entahlah sekarang keadaanku seperti orang yang sedng memasukan setan.


.


.


.


LIKE KOMEN GUYSSS❤️🙏