
Satu hari lagi menjelang hari kebahagiaan abangku,kini Aku sedang menatap jendela besar yang Ada dikamarku.
Memainkan kakiku dan tersenyum ketika mengingat kejadian lucu ketika aku,bang Keenan Dan bang kenzi sewaktu kecil.
"Bang,kei kangen,apa abang kangen juga sama Keira?"ucapku merebahkan tubuhku.
"Bang andai abang masih disini,abang pasti jadi tentara ke3 dikehidupan Keira,abang..Keira yakin abang bahagia disana,abang jangan sedih ya kalo liat Keira sedih"ucapku bermonolog sendiri.
"Keira.."ucap bang Keenan masuk kedalam kamarku tanpa mengetuk terlebih dahulu.
Dengan cepat Aku menghapus jejak air Mata yang sedaritadi mengalir bebas dipipi mulusku.
"Kamu kenapa?"ucap bang Keenan mendekatiku.
Aku Hanya menggelengkan kepalaku Dan pergi berhambur didekapan abangku.
"Bang...abang nanti kalo udah nikah sama Mbak putri abang jangan lupain Keira,Keira gak mau kehilangan 2 abang Keira"ucap Keira.
"Ya enggak Lah kei,abang tetep jadi abang kamu,kamu tetep jadi adik abang"ucap bang Keenan mendekap wajahku.
"Abang mau liat desuh-desuh abang Latihan pedpor,kamu mau ikut?"ucap bang keenan.
"Mauu,mau banget"ucapku mendadak antusias.
"Abang tunggu dibawah,jangan lama!"ucap abangku meninggalkan Kamar.
Rey POV
H-1 menuju pernikahan kasuh terbaikku.
Aku diminta menjadi Salah Satu anggota pedang pora diacara pernikahan desuhku.
Sore ini aku diwajibkan hadir disalah Satu hotel ternama didaerah Jakarta timur.
Saat aku memasuki ballroom Aku menabrak seorang perempuan menggunakan jeans navy dan sweater kuning dipadukan dengan jilbab berwarna navy dan menggunakan masker.
"Aduh maaf mbak,Saya jalannya gak lihat lihat!"ucapku meraih ponselnya yang jatuh.
"Iya gak papa,permisi"ucap perempuan Itu mengambil handphonenya dari tanganku.
Sepertinya aku mengenali perempuan Itu,tapi siapa Dan dimana?batinku.
"Eh ngelamun aja,Ayo masuk tinggal kamu doang loh!"ucap salah satu kasuhku.
Beberapa jam setelah Latihan pedpor ini aku duduk disebelah tiang yang menjulang tinggi.
"Hey pasti cape ya?"ucap kasuh terbaikku Lalu ia mengasongkan sebuah minuman botol.
"Yaa gitulah"ucapku seperti keabangku sendiri.
"Keira pulang ke Jakarta kemarin,Ada niatan buat nemuin dia?"ucap Keenan lalu meneguk minuman tersebut.
"Kalo belum berani ya niatan buat ngelamar dia?"ucap kasuhku menggodaku.
"Kalo Itu Saya tunggu Naik pangkat ndan"ucapku diiringi tawa khas.
"Aku tunggu loh abis Naik pangkat,soalnya kemarin Ada yang mau ngeduluin kamu,untungnya adekku gak mau"ucap Keenan lalu berdiri.
"Siap,ndan!!!"ucapku lantang Dan tegas.
"Saya pulang duluan ya!"tambah kasuhku kemudian pergi dari hadapanku.
Malam ini Aku sedang merebahkan tubuhku dikasur yang Gaya gravitasi nya sungguh kuat.
"Kei Aku kangen"monologku sembari melihat foto profil WhatsApp keira.
"Weyy online euy!"sambarku ketika melihat last seen nya berubh mnjadi online.
"Gue vidcall ah,ah enggak..enggak..gua chat?"monologku.
"Ah nggak nggak.."ucapku.
Kemudian ponselku bergetar menampilkan chat dari kasuhku.
Bang Keenan kasuh
Reyy,ni adek aku nyeritain waktu diballroom dia katanya ditabrak sama cowok tapi lupa katanya kayak kenal tapi dimana gituloh.
^^^Rey Savian Dananjaya^^^
^^^Iya ndan,tadi juga aku nabrak cewek gak sengaja,dia tu pakai sweater kuning,Aku gak bisa tau mukanya soalnya dipakai masker.^^^
Bang keenan kasuh
Itu keira!terus gimana kelanjutannya?
^^^Rey Savian Dananjaya^^^
^^^Aku minta maaf terus dia kayak mau pulang gitu.^^^
Bang Keenan kasuh
Oh gtu!yaudah iya.
Aku kemudian pergi ke chat room milik Keira melihat foto profil Dan masih nyaman dengan kata "Online yang terletak dibawah fotonya.
"Maaf ya gue pernah ngomongin lo yng enggak-enggak,gue Tau gue salah,lo tau?gue nyesel!"ucapku kemudian tersenyum.
TETAP LIKE,KOMEN YA GUYS❤️