MY LETTU

MY LETTU
ENAM BELAS



Keenan POV


Hari itu Hari yang sangat melelahkan bagiku untung saja Aku mendapatkan jatah pesiar 1 minggu,setelah sampai di mess Aku segera mengambil ponselku,baru Saja aku mengambilnya suara deringan ponselku sudah terdengar,mama rupanya yang menelponku.


Aku mengangkatnya,dan Aku sedikit tersentak mendengar kabar bahwa Keira dilarikan kerumah sakit,dengan cepat Aku membawa beberapa Baju,Dan Aku segera memesan tiket pesawat yang terbang hari itu pula.


Setelah sampai dirumah sakit aku membuka pintu UGD,Aku melihat adik kecilku terbaring lemas diatas kasur Rumah Sakit,tangannya yang diinfus Dan beberapa perban melingkar jari jemari mungilnya.


Setelah keira tidur Aku mencoba menanyakan penyakit yang diderita Keira,mama mengucapkan Keira mengidap penyakit depresi moderat.


Dua Hari Pula Keira dirawat dirumah sakit,setelah siangnya Keira bisa pulang.


Setelah sampai dirumah Aku menemani Keira,saat aku merebut handphone keira Aku sempat membuka galerinya Aku melihat cukup banyak foto lelaki yang disimpannya,Aku mengklik Salah Satu foto itu dan ternyata.....


_______


"Selamat sore kasuh!"ucap tegas seorang lelaki yang menggunakan kaos berwarna putih Dan celana trening selutut.


"Sore juga desuh"ucapku sangat santai.


"Jangan formal gitu dong bicaranya,sini duduk!"ucapku dengan santai.


"Baik terimakasih kasuh!"ucap lelaki Itu dengan nada formalnya.


Kemudian dia duduk disebelahku,tidak Ada perbincangan apapun antara kasuh Dan desuh Kali ini,kemudian Aku menseluncurkan jari jemariku untuk melihat beberapa postingan di ig,kemudian aku menemukan foto Keira yang menggunakan Baju kebesarannya Itu.


"Cantik ya!"ucapku menunjukan foto adik manisku ya keira,aku me-like fotonya yang sewaktu Itu ia menjuarai lomba taekwondo.


Seketika desuhku melihat handphoneku "siap i..iya kasuh!"ucapnya tegang.


"Loh kok tegang gitu santai aja!"ucapku sangat santai.


Seketika handphoneku berbunyi vidcall dari Keira ternyata Aku tersenyum kemudian mengangkatnya.


"Haii adek manis"ucapku sembari memanyunkan bibirku.


"Eits Itu bibirnya mau dipoles pake tanganku?"ucap Keira.


"Kan tangan kamu lagi sakit gimana sih?"ucapku menekankan kata sakit.


"Oh ya Aku lupa bang,eh abang udah pulang Dinas toh?"ucap adekku.


"Udah kei,ni abang lagi joging terus ketemu desuh lagi,ganteng loh desuhnya"tuturku sembari menaik turunkan alis.


"Izin kasuh!Saya pulang terlebih dahulu!"ucap desuhku.


"Nggak bakal kenalan dulu ini sama adek Saya?"ucapku menatapnya.


"Siap kapan kapan kasuh,Mari kasuh!"ucap desuh tersebut.


"ya silahkan!"ucapku kemudian desuh tersebut pergi dihadapanku.


"Abangku ternyata punya kasuh yaa,tuh desuhnya mau maunya punya kasuh kayak abang si"ucap Keira tertawa terbahak bahak.


"Ya abangkan baik kei ih,yaudah abang tutup dulu ya,salam buat mama sama Ayah,jaga mama sama Ayah kalo Ada apa apa Langsung kabarin abang ya kei,jaga kesehatan,jangan sedih mulu, assalamualaikum!"ucapku sangat panjang lebar.


"Siap ndan,abang juga ya jaga kesehatannya"ucap Keira kemudian mematikan handphonenya.


...🌼🌼🌼...


"Selamat siang kasuh!"ucap lelaki kemarin yang Aku temui saat joging.


"Ya Ada apa?"ucapku dengan nada datarku.


"Siap tidak kasuh!"ucap lelaki berpostur tubuh tegap dengan potongan rambut cepak abri.


___


"Nunggu lama ya?"ucapku setelah menemui desuhku yang sedang duduk dibangku lapangan joging tersebut.


"Siap tidak"ucap desuhku masih dengan nada formalnya.


"Sudah Saya bilang ini Bukan sedang dinas jadi tidak usah pakai nada formal gitu,paham?"ucapku duduk dibangku yang ia duduki tadi


"Siap paham"ucap dia,kemudian tanganku menepuk bangku disebelahku,desuhku kemudian duduk bersebelahan denganku.


"Nama lengkap kamu siapa?"ucap keenan.


"Rey savian dananjaya"ucap lelaki Itu seadanya.


"Kamu pasti mengenal adikku Bukan?"ucapku to the point,dia Hanya menunduk Dan kedua tangannya dikepalkan,Aku bisa menangkap gerak geriknya seperti Ada rasa penyesalan,Rasa takut,Dan Rasa rindu.


"Jawab pertanyaan Saya tadi!"ucapku dengan sedikit formal.


Seketika badan Rey tegap pandangannya lurus kedepan,namun Aku bisa menangkap matanya yang memerah.


"Tentara jangan menangis"ucapku dengan nada tidak formalku Dan menepuk pundaknya.


"Benar kamu mengenal adikku?"sambungku untuk kedua kalinya.


"Siap ke..kenal"ucap Rey sedikit terbata Bata.


"Kenal dimana kamu?"tambahku penuh keingin tahuan.


"Waktu masih SMK dia adik kelas Saya."tutur desuhku sembari menunduk.


"Kenapa kamu dari tadi nunduk?"tuturku melihat tingkah lakunya yang aneh.


"Siap Salah."ucapnya dengan Mata yang Kian memerah.


"Kamu membenci adikku atau kamu menyesal?"ucapku yang mudah membaca mimik wajahnya.


"Saya menyesal kasuh!"ucap desuhku Aku melihat matanya dari samping sepertinya sudah berkaca kaca.


"Waktu Saya mengunjungi adik saya,Saya membuka ponselnya kemudian Saya menemui foto kamu,Bukan Satu Dua namun banyak"ucapku menatap rey kemudian mengalihkan tatapanku.


Rey Hanya bisa diam tidak berkutik sedikitpun.


"Dan waktu saya datang kesana Keira sedang sakit,apa kamu mengetahuinya?"ucapku melihatnya dengan serius.


"Siap,tidak kasuh!"ucap Rey menunduk.


"Apa kamu tidak menanyakan kabarnya?"ucapku tetap menatapnya.


"Saya sudah coba,namun Keira memblok semua sosmedku."ucapnya penuh penyesalan.


"Saya tahu kamu menyesal telah menyakiti Keira,cobalah meminta maaf kepadanya bagaimanapun caranya."ucapku memegang tangan desuhku.


"Terimakasih pencerahannya kasuh,apa kasuh mengetahui ceritanya?"ucap desuhku.


"Saya bisa membaca pikiranmu,yasudah Saya pulang duluan ya!"ucapku sembari melenggang pergi dari hadapannya.


.


.


Komen ya πŸ™ πŸ€—


Jangan lupaa likeeee πŸ™