
^^^Bukan lagi tentang sabar melainkan tentang sadar,dan seberapa berartinya kamu dikehidupannya.^^^
^^^~Azmi Rohadatul ^^^
Hari Demi Hari telah Aku lewati tanpa kak Rey,aku sering mengunjungi baby shalsa Dan kak putri juga abang kesayanganku.
Namun Aku selalu tidak melihat keberadaan kak Rey.
Diam-diam Aku selalu melihat last seen nya namun setelah 2 minggu kejadian Itu last seen Dan foto profil WhatsApp kak Rey menghilang,hilang tanpa jejak.
Chat terakhirku Hanya diread.
Positif thinking,benar dia sudah tidak lagi menginginkanmu dikehidupannya lagi.
Mengapa?Ada apa?
Itulah yang selalu muncul dalam pikirannku.
Haruskah aku bersabar?selalu memotivasi diriku agar selalu bersabar.
Aku pikir sekarang Aku harus memotivasi diriku agar bisa sadar Bukan sabar.
Aku mengusap wajahku dengan kasar,melihat kembali kelayar ponsel chat dariku berakhir menjadi ceklis dua Biru.
Last seen nya tidak pernah terlihat begitupula foto profilnya.
Ya mungkin dia melupakanku dengan Cara seperti ini,memblokir sosmednya.
"Kenapa sih bengong mulu?"ucap sherly membuyarkan lamunanku.
"Enggak"ucapku mematikan ponselku.
"Ada apa?"ucapnya lagi.
"Udah Dua minggu gak Ada kabar!"ucapku masih dengan keadaan melamun.
"Udah mungkin yang dibilangnya benar kei,lupain aja dia,udah gak usah diinget Inget lagi,masih banyak cowok yang lain kok,lebih segalanya dari dia"ucap sherly mencoba menyemangati diriku.
"Nggak,Aku Sayang dia tapi ketika Aku udah bisa deket,Aku malah gini,yaa dengan takdir Aku terpisah dengan Rey"ucapku menarik nafas dengan kasar.
"Jangan sedih sedih dong,udah Ayo kerja jangan mikirin dia!!"ucap sherly.
Aku mengangguk Lalu melanjutkan pekerjaanku.
_________
"Cilukk....baaaa"ucapku mengajak baby shalsa tertawa.
"Ih kak diem mulu gak ketawa-ketawa"ucapku bertanya dengan nada yang sedikit kecewa.
"Yaiyalah dia masih 3 Bulan keiraa"ucap kak putri lalu tertawa.
"Yaiyalah Cantik bundanya dulu siapa"ucap kak putri menghampiriku.
"Yang buatnya dulu siapaa hayoh"ucap bang keenan.
"Lah kalo mau ginian jangan dihadapan Aku kenapa"ucapku sedikit kesal.
"Makanya cepet pengajuan"ucap bang Keenan sedikit meledekku.
"Iyaa...Iyaa"ucapku memutarkan bola Mata.
"Masih sama Rey kan?"ucap bang Keenan tiba-tiba.
"Nggak Aku sama dia cuma temen"ucapku sedikit dingin.
Ya mau berbohong atau tidak bang Keenan pasti akan mengetahui cerita aslinya.
"Dia gak punya pacar,Ingetkan yang diomongin dia? dia bakal ajak kamu pengajuan setelah dia Naik pangkat "ucap bang keenan menjelaskan.
"Gak usah dengerin perempuan yang ngaku-ngaku pacarnya dia,kamu fokus kediri kamu sendiri"tambah bang Keenan lagi.
"Dia menyayangi kamu lebih dari yang kamu tahu"
Dia menyayangiku?benarkah begitu?apakah aku harus percaya dengan perkataan abang ku Kali ini?
Atau Aku hanya mendengarkan ya seperti rumput yang diterpa angin?
"Dengerin ucapan abang Keira..."ucap bang Keenan lagi.
"Iyaa Keira denger"ucapku memutar bola mataku.
Tapi kenapa kok abang gak ngasih Tau aku,kemana kak Rey pergi?padahal walau Aku tidak menanyakannya dia selalu memberitahuku, namun kenapa sekarang enggak?
Keira harap dimanapun kakak berada kakak bisa selalu dilindungi oleh Allah swt.aamiin.....
.
.
.
Lebih pendek yaπ£
Next Bantu like!!
Jangan lupa Komen ππππ
Thank you for reading my workπ€
Don't forget to likeπππ€