MY LETTU

MY LETTU
EMPAT PULUH ENAM



Sekitar pukul 13.00 aku sudah bisa keluar dari Rumah sakit.


Ya Karena Aku sip pagi.


Tiba-tiba ponselku berdering ketika aku sudah menutup ruang kerjaku.


"Iya kak?"ucapku sembari berjalan.


"Hah?parkiran?....oke kak"ucapku Lalu memasukan ponselku kedalam Tas slingbag berwarna navy blue.


Aku segera menuju parkiran,melihat kesegala penjuru Lalu berhenti tepat pada seorang lelaki berbaju Pesiar coklatnya yang sedang bersender disamping mobil jeepnya,ia tersenyum melihatku Lalu melambaikan tangannya.


Aku segera menghampirinya dan tersenyum Lalu segera masuk kedalam Mobil.


"Mau kemana kak?"ucapku sampai dalam Mobil.


"Kita main aja gitu,tapi kamu udah shalat kan?"ucap Rey mengemudikan mobilnya.


"Udah tadi dimushola Rumah sakit,abang?eh kakak?"ucapku Salah sebut.


"Aduh abang nihh,udah tadi"ucap dia.


"Keinget bang Keenan"ucapku sedikit tertawa.


"Bilang aja Aku pengen cepet pengajuan"ucap Rey menirukan suara perempuan.


"Ih enggak"ucapku sedikit malu.


"Ayo turun persitkuuu"ucap Rey lagi-lagi membuatku malu.


"Berisik ah"ucapku turun dari Mobil.


"Disini?"ucapku sedikit mengingat kejadian beberapa tahun yang silam.


"Iya Ayo"aku Hanya membuntuti Rey dari belakang.


Dia duduk ditempat waktu Aku mengajaknya berbicara.


Namun apa hasilnya?dia memakiku sedemikian Rupa.


"Hey..mau pesen apa cepet?"ucap Rey menyadarkanku.


"Eh em, choco latte aja kak"ucapku sedikit kaget.


"Choco latte 2 sama rainbow crape nya 2"ucap Rey memesan.


"Kenapa kok ngelamun,punya masalah apa hm?"ucap Rey menanyakannya.


"Enggak,cuma Inget beberapa tahun dulu"ucapku masih dalam keadaan melamun.


"Maaf ya,aku Salah,sebentar deh tunggu,Aku kemobil dulu"ucap Rey meninggalkanku.


Lalu pesanan datang.


"Abis apa?"tanyaku ketika dia datang.


"Nih Aku mau balikin ini"ucap Rey mengasih buku harianku.


"Kamu simpan ya?makasih udah jaga dia"ucapku Lalu mengambil buku harian Itu.


"Jadi sekarang kamu udah tau apa yang sebenarnya kan?"ucapku mengudak Choco latte ku dengan sedotan.


"Dulu aku mencintaimu, kebahagiaanmu termasuk kebahagiaanku juga!"ucapku dengan nada sedikit bergetar.


"Tapi.."ucap Rey terpotong.


"Aku rela kamu sama perempuan lain,asalkan kamu bahagia,daripada kamu denganku namun Tak bahagia"ucapku tersenyum.


Rey pun tersenyum mendengar penuturanku.


"Maaf aku udah ngingetin kamu kemasa dulu"ucap Rey memegang tanganku.


Aku hanya mengangguk lalu tersenyum.


Beberapa menit Hanya terdengar dentingan garpu dan sendok.


"Kakak masih pakai kalung itu ya?"ucapku disela makanku.


"Iya,padahal kan gak kelihatan?"ucap Rey meraba dadanya.


"Waktu dipapua"ucapku menelan rainbow crepe.


"Dan kamu juga kan yang donorin darah buat Aku?"ucap Rey.


Aku hanya mengangguk,menandakan jawaban "iya.


"Kakak Tau dari Mana?"ucapku menelungkupkan sendok Dan garpu.


"Temen-temenku yang bilang"ucap Rey yang sedang menatapku aku Hanya beroh ria saja.


"Udah selesai?"ucap rey,Aku Hanya mengangguk Lalu Rey segera kekasir untuk membayar makanan kami.


"Mau Langsung pulang kak?"ucapku setelah didalam mobil.


"Sholat dulu ya,nanti baru jalan-jalan abis Itu pulang"ucap Rey.


"Iya kak"aku segera membuka ponselku Lalu memberi kabar pada mamah bahwa aku sedang main dengan kak Rey,Dan mama tidak mempermasalahkan Itu.


Setelah sampai dimasjid agung,aku turun Lalu memasuki masjid Dan berwudhu,Lalu melaksanakan sholat ashar.


Setelah selesai aku menunggu Rey diluar masjid sambil membenarkan pashminaku.


"Ayo kei"ucap Rey yang sudah Ada dihadapanku.


"Ayo"ucapku berdiri Lalu mengambil tasku Dan menggunakan pantofel.


"Bang eh kak,nanti pulangnya Keira kerumah kakak"ucapku ketika berjalan menuju Mobil.


"Hah?kerumah Aku?ya nantilah Kita seatap berdua kalo udah halal"ucap Rey membukakan pintu Mobil untukku.


"Masyaa Allah,kak Rey...abang Keenan,kak putri Bukan ke mess kakak,lah iya kalo ke mess kakak Aku tidur dimana,tapi enak ya banyakkk cang ijo ganteng,uwh apalagi pagi-pagi nonton roti sobek gratisss"ucapku sangat-sangat bahagia.


"Aku kiraa...besok sip apa?"ucap kak Rey.


"Sore kak,jadi besok bisa lihat abang tentara dulu"ucapku melirik kearahnya,kak Rey tidak menjawab pertanyaanku namun ia tersenyum.


"Langsung pulang aja ya kak?udah sore ini?"ucapku melihat pergelangan tanganku.


Kak Rey Hanya mengangguk,Lalu Mobil Jeep kak Rey menembus Kota Jakarta.