MY LETTU

MY LETTU
LIMA PULUH TUJUH



H-1 menuju prosesi pernikahanku.


Aku Dan Rey tidak diperbolehkan bertemu karena kita sudah dipingit.


Aku membantu menyusun beberapa bunga melati.


Dan membantu mendekor rumahku.


Aku melihat kak putri yang membawa paperbag besar.


"Itu apa kak?"ucapku melirik paperbag.


"Baju kamu,Ayo kekamar dulu dicoba"ucap kak putri.


Aku mengangguk Lalu pergi menuju kamar setelah selesai mencoba Baju khusus prosesi pedang pora aku segera membawa ponselku yang berdering.


"Kak angkat ya bilang Keira lagi Mandi, atau apalah gitu"ucapku menyodorkan ponselku.


"Loh kenapa,masalah kemarin belom selesai"ucap kak putri mengambil ponselku.


Aku Hanya mengangguk.


Kak putri menerima panggilan dari Rey.


"Dek..."suara Rey terdengar dari benda pipih tersebut.


"Iya Rey?ini Aku,Keira nya lagi ditoilet Ada apa?"ucap kak putri.


"Oh enggak kak,yaudah nanti Rey telpon lagi aja"ucap Rey.


"Iya...iya"ucap kak putri lalu menutup panggilan tersebut.


"Kenapa kok malah marahan sih?kan besok kamu nikah sama dia?"Tanya kak putri.


"Dia pelukan sama mantannya kak"ucapku menahan tangis.


"Iya kan dia gak bakal mungkin meluk mantannya pasti si mantannya yang nyosor,apalagi rey udah jadi Lettu pasti semua cewek mau Lah"ucap kak putri.


"Tapi kak ih"ucapku cemberut.


"Udah gak usah nangis,ambil masker yang semalem kakak pakein"ucap kak putri.


Lalu aku segera pergi kekamar Mandi Dan membawa masker.


...🌼🌼🌼...


"Saya terima nikahnya Keira putri kanendra binti darma kanendra dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan emas 25 gram dibayar tunai"suara Rey yang sangat formal dan cukup kencang membuat jantungku berdegup Dua Kali lebih cepat dari biasanya.


Sorak semua orang yang berada didalam masjid mengucapkan sah dan syukur alhamdulilah.


Rey mencium dahiku Lalu aku menyalaminya.


Setelah selesai ijab qobul kami menuju gedung yang kami pesan untuk melaksanakan pesta.


Setelah berfoto-foto.


Malam pun Tiba waktu pedang pora pun dimulai.


Prosesi yang Aku dambakan sejak kecil kini sudah bisa Aku rasakan Dan sudah bisa Aku lihat didepan Mata kepalaku sendiri.


Rey yang menggunakan seragam putih,Dan aku menggunakan dress berwarna pink.


Ia mengandengku.berjalan perlahan-lahan dibawah hunusan pedang yang menjulang ini.


Lagi lagi senyum yang merkah Tak luput dari wajah Cantik Keira.


Setelah selesai resepsi pedang pora,kami semua mengikuti resepsi foto bersama.


Aku membersihkan tubuhku lalu memilih untuk tidur.


"Dek..."ucap Rey yang sedang menonton televisi.


"Hm?"jawabku yang sudah menutupkan Mata.


"Jangan Marah lagii yaa"ucap Rey melirik kearahku.


"Siapa juga yang marah"ucapku bangun dari tidurku.


"Yang kemaren?"ucap rey menghadapkan tubuhnya padaku.


"Enggak bang enggak"ucapku Lalu tersenyum.


.


.


.


Next jangan lupa like 🙏


**huaa makasih banyak buat para readers yang baca ceritaku,walau gajelas xixi.


author sangat sangat berterimakasih yaa❤️❤️❤️❤️


jejakkan bekas cerita dengan cara komen,like,dan follow❤️


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ**...



ini gambar undangan pernikahan Keira dengan Rey❤️



ini waktu acara siraman nya Keira ❤️



ini ruangannya,sangat asri bukan❤️



ini foto prewedding nya ❤️




acara hari H nya (pagi dan siang hari)❤️



cantiknya gamaen kan❤️❤️❤️❤️



inii pesta pedang poranyaa huhuu author pengen😭❤️❤️



cantik yaaah❤️❤️