MY LETTU

MY LETTU
LIMA PULUH TIGA



^^^Aku tau,semua lelaki sama saja.^^^


^^^Namun ada yang berbicara padaku katanya "lelaki berbeda!"^^^


^^^Ya,hanya berbeda cara menyakitinya saja. ^^^


^^^~Azmi Rohadatul.^^^


Sudah Satu Bulan tepatnya ketika Aku berbicara pada kak Rey aku Tak sengaja memencet tombol panggilan.


Salahkah aku?


Aku harap Aku tidak salah.


Aku sempat bertanya pada rekan-rekan nya namun Mereka Hanya menjawab "dia baik baik saja"ucap mereka sangat enteng.


Aku mencoba bertanya pada abangku ya jawabannya sama,"dia baik baik saja,kamu gak perlu cemas!".


Sudahlah mungkin ini sudah saatnya aku melupakan semua kenangan ini.


Melupakan beberapa kejadian yang sangat indah.


Aku segera mengunci ruang kerjaku Lalu pulang.


Suara klakson Mobil Lah yang melengkapi malam yang sangat sepi ini.


Aku memberhentikan mobilku ketika aku mendapati lampu Merah menyala.


Aku membuka ponselku beberapa chat dari mama,Aku membukanya Lalu membalasnya.


Ibu Persit ❤


Kei kok belom pulang?kan kamu sip pagi?


^^^Keira Putri.K^^^


^^^Ini Keira lagi dijalan maa..^^^


^^^Tadi Keira menang kerjaan mendadak.^^^


^^^Ada 2 pasien sehari jadi mau gak mau deh pulangnya jam segini.^^^


Aku menyimpan ponselku didepan setiran ku.


Aku memasuki rumahku,dan memarkirkannya dibelakang sebuah Mobil Jeep.


"Selamat malem Neng"ucap mang udin;supir pribadiku.


"Malem juga mang,eh Ada tamu?"ucapku menunjuk Mobil Jeep tersebut.


"Iyaa Neng"ucap mang udin lalu memasuki Mobil Honda s2000 berwarna Merah itu kedalam garasi yang lumayan besar.


Ketika Aku akan memasuki Rumah Aku meneliti 2 Mobil Jeep terparkir dihalaman rumahku.


Sebentar,kok Aku kayak kenal ya Mobil ini...


Ucapku Lalu membuka pintu besar rumahku.


Ketika Aku memasuki rumahku,seorang lelaki menggunakan seragam lengkap PDL-nya.


Satu orang perempuan seumuran mama ku,Satu orang lelaki yang sedikit lebih muda dari ayahku Dan Satu perempuan remaja sekitar kelas 3 SMP.


Aku membukanya dengan lebar.


Semua orang melirik kearahku.


Betapa kagetnya Aku ketika lelaki yang menggunakan seragam PDL Itu adalah kak Rey.


Aku hanya bisa menelan salivaku lagi Dan lagi.


"Keira cepet sini..jangan bengong"ucap mama.


Aku mendekati mama,ketika aku berada disamping kak Rey dia melirikku kemudian menganggukan kepalanya.


Aku menyalami kedua orang tua kak Rey.


"Ada apa ini ma?"ucapku sedikit berbisik.


"Keira Mandi dulu ya ganti Baju,sebentar gerah ini"ucapku melocotkan slingbag berwarna Abu.


"Jangan lama lama"ucap mama.


"Om tante,Keira permisi dulu ya sebentar"ucapku yang didapati anggukan oleh Mereka berdua.


Aku menaiki tangga ketika Aku menaiki dua tangga terakhir aku melirik kebawah.


Rey menatapku?Ada apa?


Aku hanya melihatnya Lalu memasuki kamarku.


Setelah selesai melakukan ritual yang setiap Hari Aku lakukan Aku segera memoleskan bedak,liptint Dan sedikit blush-on.


Aku memakai rok tutu berwarna hijau army,kemeja berwarna  hitam dengan motif daun dan pashmina berwarna hitam.


Aku menuruni tangga,melihat bang keenan,kak putri dan baby shalsa sudah Ada disana.


Aku menghampiri mama kemudian duduk disebelah mama.


Mereka sedikit bercerita Lalu tertawa.


Aku Hanya tertawa pura pura mengerti.


"Jadi Langsung saja Pak darma,kami sekeluarga datang kesini untuk melamar putri bapak".


Ketika Aku mendengar kata melamar yang diucapkan oleh ayahnya Rey,Aku hanya bisa terdiam,seluruh tubuhku semuanya terasa Kaku.


"Bagaimana Pak,apakah niat baik kami akan diterima?"ucap perempuan itu.


"Saya menerimanya,tapi Saya menyerahkan semuanya pada putri saya,bagaimana kei?"ucap ayah melihatku sembari tersenyum.


Aku melirik mama,mama mengangguk diiringi dengan senyumannya.


"Keira menerimanya"ucapku dengan lancar.


"Alhamdulillah..."serentak semua orang mengrapalkan ucapan hamdalah.


Setelah selesai mama mengajak keluarga Rey untuk makan malam.


Mereka makan malam namun Aku Dan Rey pergi ketaman belakang Rumah.


"Kok bisa sih?"ucapku duduk diayunan yang bisa berisi 4 orang.


"Yaa bisalah"ucapnya duduk dihadapanku.


"Selama ini kemana?"ucapku melihat seluruh wajahnya,Aku berhenti melihat ujung dahinya lagi.


"Tugas negara.."


"Ini kenapa"ucapku memotong jawabannya Lalu aku memegang dahinya.


"Kemarin jatuh dari atas pohon"ucapnya sedikit tertawa.


"Loh kok bisa?"ucapku mengikuti Rey yang sedang tertawa.


"Pasti kamu mikir aku yang enggak enggak ya selama ini?"ucap Rey melihatku.


Aku hanya terdiam tidak menjawab pertanyaannya.


"Aku sama Gita gak Ada hubungan apapun,dia temanku waktu kecil,dia memang menyukaiku dek,tapi Aku gak pernah suka sama dia..."ucapnya mencoba menjelaskan padaku.


"Soal ponselku?waktu aku tugas di perbatasan Papua,aku coba hubungin kamu,dihutan gak Ada sinyal,Aku coba Naik keatas pohon,tapi Aku telat,Aku disuruh apel.aku keburu-buru turun terus aku jatuh,ponsel aku kebanting"ucapnya menjelaskan padaku.


"Abang udah chat kamu sama nomor ponsel abang yang baru"tambahnya lagi.


Aku mengangguk lalu melihatnya.


"Makasih udah nepatin Janji ya"ucapku tersenyum.


"Janji?"ucapnya sedikit bingung.


"Naik pangkat kamu ajak Aku pengajuan"ucapku tersenyum.


Dia tersenyum melihat wajahku.


"Dek kamu gak benci kan sama abang?"ucap Rey masih melihat wajahku.


Aku hanya menggelengkan kepalaku.


"Aku gak benci sama abang"ucapku tersenyum.


"Heyy tuu yang lagi pacaran, Awas yang ketiganya setan!"ucap bang keenan sedikit berteriak.


"Ih apa sih bang!!"ucapku mendelikan mataku.


Ia menghampiriku Dan duduk dikursi taman yang Tak jauh dari ayunan.


"Makasih kasuh!"ucap Rey melihat abangku.


"So santuyy desuh!"ucap Keenan memakan puding buatan mama.


"Ada apa bang?"ucapku bertanya pada abang tersayangku.


"Enggak!"ucap bang Keenan.


"Abang ih apaa?"ucapku sedikit memasa.


"Abang yang kasih Tau Rey,kalo kamu gak jadi dijodohin sama CEO Itu,terus abang juga yang suruh ajak kamu pengajuan kalo Rey udah selesai tugasnya"ucapnya panjang lebar.


"Bener?"ucapku melihat Rey.


Rey mengangguk lalu tersenyum.


"Ih kok gituu,gak kasih tau Aku sebelumnya"ucapku cemberut.


.


.


.


Yeayy pengajuan!!!!


Selamat ya keira sama Rey!!


(Keira:iya makasih Thor!cepet pengajuan!)


(Author:yaelah masih bocil atuh,doain yaa bisa sama prajurit kebanggaan negara jugaa😍)


.


.


Next!!!


Tolong dong dikomen🙏😭


like jugaaaaa bantu likee yaaa😭🙏👌


Next bikin cerita baru lagiiii✨✨✨