MY LETTU

MY LETTU
EMPAT PULUH DUA



3 Bulan setelah kejadian Itu aku mulai terbiasa lagi dengan pekerjaanku.


"Keiraaa"ucap mama dari bawah.


"Iyaa ma,kei dikamar"ucapku berteriak Tak kalah kencang.


Aku meng-pause sebuah film yang sedang ku tonton disebuah laptop berwarna putih dengan logo apel yang sudah digigit separuh.


Aku menuruni tangga sedikit berlari.


"Iya ma Ada apa?"ucapku memasuki Dapur.


"Tolong mama ya"ucap mama memasukan sebuah manisan mangga kelunch box berwarna maroon.


"Yeyyy manisan mau dong ma,mau dikesiapain?"ucapku mengambil mangkuk Lalu menyendok manisan tersebut.


"Kasih ke kak putri,dia ngidam manisan mangga"ucap mama memasukan lunch box tersebut kepaper bag berwarna coklat.


"Oke siap"ucapku memasukan mangkuk yang berisi manisan mangga kedalam lemari es.


"Sekarang loh,Bukan nanti"ucap mama mengingatkanku.


"Iya ini mau berangkat"ucapku menaiki tangga Kamar Lalu mengganti bajuku.


Aku berjalan menuju asrama batalyon yng Tak terlalu jauh dari rumahku.


Aku memasuki batalyon melihat beberapa kacang ijo ganteng yang sedang mengobrol atau bersenda gurau,Ada Pula yang sedang berlari ditengah panasnya Kota Jakarta ini


Aku melihat setiap pintu yang bertuliskan nomor.


Aku sampai disebuah rumah yang bertuliskan nomor 47 ini.


"Assalamualaikum,kak..."ucapku mengetuk pintu.


"Waalaikumsalam,eh Keira Ayo mauk"ucap kak putri.


Aku segera masuk dan segera duduk.


"Gak kerja kamu?"ucap kak putri.


"Nanti kak,bagian sip malem"ucapku menaruh paper bag.


"Ini dari mama katanya kakak ngidam manisan mangga,coba deh kak enak loh"ucapku mengeluarkan ponselku.


"Kakak coba nanti aja,kamu mau minum apa?Sana makan"ucap kak putri duduk.


"Gak usah kak nanti kalo aku mau minum ngambil sendiri kok"ucapku tersenyum.


"Makan gih"ucap kak putri mengelus perutnya yang mulai membesar.


"Masih kenyang kak"ucapku memanjangkan nadanya.


"Kamu mah segala gak mau"ucap kak putri.


"Hehehe"ucapku tertawa.


"Oh iya kak,Aku berangkat kerja dari sini ya?gak papa kan?"ucapku.


"Iya gak papa,malah kamu nginep sini aja,Baju kamu?"ucap kak putri.


"Kei udah bawa kok kak,soalnya kan mama sama Ayah lagi ke kondangan,jadi takut gitu dirumah"ucapku tertawa.


"Lah kamu ini,yaudah Sana makan dulu?"ucap kak putri menyuruhku.


"Masih kenyang kak,tapi Aku mau beli mie ayam tuh kedepan"ucapku menunjuk pintu.


"Mie ayam mang edi?kakak titip Satu nih uangnya kamu beli dari uang sini aja"jelas kak putri.


"Kei berangkat kak"ucapku keluar dari Rumah.


Aku berjalan menuju luar sembari menikmati teriknya panas matahari yang menyengat kulitku.


Aku berjalan sembari memainkan ponselku,begitulah sebagian dari kabiasaan burukku.


Dan tiba-tiba...


Brughhhhhhh


Tubuhku tersungkur ketanah.


Lagi-lagi kebiasaan yang selalu aku lakukan setiap Hari tertubruk Ataupun menubruk orang.


"Eh kalo jalan liat-liat dong,sakit tau"ucapku mengusap kakiku yang sedikit Kotor.


Lalu tangan seseorang mengeulurkannya kedepan mukaku.


Aku menggenggamnya Lalu berdiri tanpa melihat siapa dia.


Namun saatu aku sudah berdiri,mataku dan mata lelaki yang telah menabrakku saling bertatap.


"Keira?"ucap Rey menunjukku.


Aku Hanya menaikan sebelah alisku.


"Loh kok disini?mau kemana?"ucap lelaki itu mengambil handuk kecil yang di kalungi dilehernya.


"Iya lagi dirumah abang,mau kedepan Cari makan,duluan ya"ucapku dengan nada dingin.


Aku berjalan cukup cepat Lalu Rey mengejarku dari belakang.


"Boleh ikut?"ucap Rey yang sudah berada disampingku.


Aku hanya mengangguk lalu berjalan beriringan bersama Rey.


Aku memesan mie ayam Dan Rey pergi ke sebuah supermarket yng Tak jauh dari tempatku membeli mie ayam.


Setelah Aku selesai Rey pun datang Dan menghampiriku.


"Nih"ucap Rey memberi ice cream Rasa strawberry kepadaku.


"Buat Aku?"ucapku dengan wajah yang sumringah.


Rey mengangguk lalu memberikan ice cream tersebut.


"Makasih loh"ucapku,kitapun pulang ke batalyon lagi.


Ditenh perjalanan aku sedikit bercanda dengan Rey dan sampai didepan Rumah bang Keenan tepatnya asrama.


"Yes nyampe juga,mampir?"ucapku membalikkan badan.


"Nggak usah,bentar lagi aku apel kok"ucap Rey tersenyum sembari memainkan anduk kecilnya.


"Yaudah kei duluan ya kak,mau kerja soalnya"ucapku memasuki Rumah.


"Oh iya"ucap kak Rey lalu melanjuti kegiatannya.


.


.


like dong😭


Gak Tau ini cerita tambah gimana,tolong disuport Dan dikomen ya kurang apa😭