My Husband Is A CEO And Secret Agent

My Husband Is A CEO And Secret Agent
6.the actions of FBI members. and jealousy of pras



saat mendapatka instruksi untuk menyerang, Pras segera bergerak,Pras berjalan dengan pistol yang sudah siap di tangan nya, pistol menjadi alat pertahanan diri dan juga untuk berjaga jaga ,Pras langsung menodongkan pistolnya kepada salah satu anggota mafia ,para mafia sangat terkejut dengan kehadira para anggota FBI ,mereka sudah tidak dapat melawan, karena sudah di kepung,anak buah Pras mulai menangkap para anak buah mafia itu ,yang kebetulan sedang sibuk membongkar barang barang,hal itu memudahkan mereka untuk langsung menyergap para mafi .


Pras menyadari bahwa mafia yang sedang dia todong dengan pistol ,ingin melakukan perlawanan ,Pras segera menembak tangannya, agar dia tidak bisa mengambil peledak yang ada di balik jas nya, bom itu biasanya mereka gunakan untuk melumpuhkan lawan ,Pras sudah mengetahui tak tik dan alat yang di gunakan masing masing mafia itu, karena anggota FBI sudah lama mengincar mereka ,Pras tidak mau mengambil resiko gagal dalam misi ini ,jadi dia mengambil inisiatif untuk menembak tangan mafia itu


"pras"


desis salah satu mafia yang sudah Pras tembak tangannya ,Pras hanya menatap datar.


boy ,yang sekarang masih terus bertarung dengan mafia lainnya ,yang menghindar saat tangannya ingin di borgol ,


sedangkan Hans, menghabisi anak buah mafia yang ternyata cukup banya .


Pras menyuruh mikel untuk membawa mafia yang sudah dia borgol ,


Pras membantu boy yang sedang melawan mafia yang berhasil lolos dari borgol boy tadi ,akhirnya mereka berhasi ,mereka membawa para mafia dan nak buahnya ke markas FBI ,sedangkan Liam dan Hans di perintahkan untuk mengurus senjata ilegal sebagai barang bukti dan akan ikut di bawa ke markas .


"nona Luna,makan malam sudah siap"


pelayan berdiri di depan kamar Luna dan Pras.


dia berniat memanggil Luna untuk makan malam ,walaupun ini sudah menunjukkan jam setengah delapan ,Karen mereka sudah menunggu Luna keluar dari jam tujuh tadi,


pelayan merasa aneh saat makanan yang dia bawakan untuk makan siang Luna tadi masih utuh dan sepertinya tidak tersentuh sama sekali ...


"nona Luna"


pelayan menggoyangkan tubuh Luna ,tapi lagi lagi ia merasa aneh ,lalu dia membuka selimut, namun yang ia temui bukan luna melainkan sebuah boneka besar ,pelayan mulai panik ,dia mencari ke kamar mandi tidak ada juga ,dia segera keluar kamar dan langsung menyuruh para penjaga mencari keberadaan Luna


"cari nona Luna sekarang, dia tidak ada di kamar"


mereka langsung mencari Luna,begitu juga dengan kepala pelayan yang langsung mencari di sekeliling rumah.


Pras yang baru pulang, bingung dengan keadaan rumah yang sepi ,sampai kepala pelayan masuk ke dalam rumah dengan berlari lari kecil di ikuti beberapa pelayan ,Pras dapat menangkap wajah cemas dari kepala pelayan .


"apa yang terjadi"


tanya Pras ,dia tahu ada yang tidak beres saat dia tidak da di rumah


"nona Luna menghilang tuan"


Pras bingung Luna di culik atau Luna melarikan diri


"saat pagi nona sakura bilang bahwa dia sedang tidak enak badan ,nona bilang dia ingin istirah dan tidak ingin di ganggu dan untuk makan siang di ingin makannya di letakkan di meja kecil di samping pintu kamar, jadi saya mematuhinya ,namun saat makan malam tiba ,nona Luna tidak keluar kamar ,


saat pukul setengah delapan saya pergi ke kamar nona Luna untuk mengajaknya makan malam karena takut nona Luna semakin sakit


lalu ,saya memberanikan diri masuk ke kamar dan melihat nona Luna ada di balik selimut saya menggoyangkan tubuh nona Luna tapi terasa aneh, lalu saya membuk selimut dan ternyata yang ada di dalam selimut adalah boneka


kepala pelayan menceritakan apa yang terjadi


dia menundukkan kepala


"Luna kabur kalau begitu"


dari cerita yang Pras dengar dari pelayan tadi ,Pras menyimpulkan bahwa Luna melarikan diri bukan di culik ,Pras masuk ke dalam mobilnya dia mengemudi dengan kecepatan kencang ,Pras marah dengan kelakuan Luna yang berani kabur darinya .


"sekali lagi terimakasih Bima "


ucap Luna ,karena Bima sudah menraktirnya makan malam ,mereka menghabiskan waktu di taman seharian ,saat hari mulai malam Bima mengajak Luna makan malam di sebuah restoran tapi ,Luna menolak ,Luna hanya ingin makan di kedai saja ,Bima hanya dapat menurut saja pada keinginan Luna


"tidak perlu sungkan padaku Luna"


Bima meras Luna tidak perlu sungkan padanya, karen mereka sudah lama berteman dan cukup dekat


saat ini ,mereka sedang berada di salah satu halte yang dekat dengan kedai ,Luna dan Bima duduk di sana ,Bima sedang menunggu sopirnya yang akan menjemput nya karena dia tidak membawa mobil


"mau aku antar"


Bima menawarkan untuk mengantar Luna, karena mobil yang Bima tunggu sekarang sudah datang


"tidak usah, aku akan naik bus saja "


Luna berbohong ,sekarang saja dia tidak tahu akan pulang dengan apa lagian dia sangat takut pulang ,kalau saat dia pulang Pras sudah menunggu di rumah dengan mata merah karena marah, Luna tidak dapat membayangkan hal yang akan terjadi padanya ,Luna berencana untuk mencari kamar penginapan untuk malam ini. selanjutnya ,dia akan memikirkannya kembali dia akan pergi kemana dan akan bekerja di mana ...rencanany Luna akan kembali bekerja di tokoh bunga milik temannya .


"baiklah kalau begitu,apa mau ku tunggu sampai busnya datang?"


"tidak usah, sebentar lagi busnya akan datang "


tolak Luna,bisa berbahaya kalau Bima tahu ,bukannya karena apa apa, Luna hanya tidak ingin merepotkan Bima ,kalau Bima tahu masalahnya Bima pasti akan membantunya, lagi pula ini masalah pribadinya


"sampai jumpa Luna"


lalu Bima masuk ke dalam mobil dan melambaikan tangannya


"sampai jumpa Bima "


Luna juga balik melambaikan tangan, hingga mobil Bima meninggalkan Luna sendirian ,Luna lalu berjalan untuk mencari sebuah penginapan ,kalau dia kembali ke rumahnya dulu ,Pras pasti akan tahu


Pras mengemudi dengan kecepatan tinggi, saat ini jalan tidak terlalu ramai ,hal itu semakin mempermudah Pras ,Pras sekarang melihat ke layar handphonenya di man keberadaan Luna,tanpa sepengetahuan Luna Pras memasang GPS di cincin pernikahan mereka ,jadi kemanapun Luna pergi dia bisa tahu ,selama Luna tidak melepas cincin pernikahan mereka .


Pras memperlambat laju mobilnya saat dia sudah berada tidak jauh dari Luna


Pras menyipitkan mata ,saat melihat Luna yang berada tidak jauh dari jalan tempat dia berada


Luna tidak sendiri ,dia bersama seorang laki laki mereka terlihat sangat akrab


Pras menggenggam erat setir


Pras belum melakukan apapun ,dia hanya mengamati mereka sampai ada sebuah mobil yang datang dari arah berlawanan ,laki laki dengan rambut kuning itu berjalan masuk ke dalam mobil yang datang ,meninggalkan luna sendiri ,


Luna lalu berjalan pergi meninggalkan halte..