
tak lama terdengar suara pintu di buka ,lalu pintu tertutup kembali .Luna merasakan ada pergerakan Pras yang naik ke atas ranjang di sampingnya ,Luna terkejut saat Pras merampas selimut darinya.
"kau pikir hanya ku yang mau pakai selimut"
Luna ingin protes ,tapi Pras sudah duluan ke alam mimpi
Luna memejamkan mata untuk segera menyusul Pras ke alam mimpi.
hari pun sudah pagi ,matahari sudah bersinar terang ,Luna membuka matanya ,dia lalu bangun dan menggeliat untuk meregangkan otot ototnya ,Luna menoleh ke samping tempat tidurnya, tapi Pras sudah tidak ada di sana .
Luna lalu melihat jam yang sudah menunjukkan pukul setengah 8 ,Luna segera bangun ,biasanya dirinya tidak pernah kesiangan seperti ini ,mungkin karena dia kelelahan ,jadi membuat tidurnya melampaui biasanya .
Luna lalu turun ke lantai bawah ,sekalian untuk mencari keberadaan Pras ,Luna takut dimarahi Pras karena dia telat bangun
"selamat pagi nona"
sapa pelayan kepada Luna
"pagi,apa kau tau di mana Pras?"
Luna pikir mungkin mereka akan mengetahui keberadaan Pras
"tuan sudah berangkat ke kantor non"
Luna pun ber oh ria kepada pelayan itu ,Luna merasa heran mengapa Pras tidak membangunkannya ,biasanya dia sangat usil padanya .
"mengapa Pras tidak membangunkanku?"
tanyanya pada sang pelayan
"tuan bilang hari ini nona tidak usah bekerja"
"oh baiklah kalau begitu"
"tapi kata tuan, nona tidak boleh pergi ke mana mana"
padahal tadi Luna sudah sangat senang karena ,dia berencana untuk pergi keluar rumah,tapi mungkin nanti dia bisa kabur
"baiklah, akan ku patuhi"
Luna langsung naik ke kamar untuk bersiap siap, karena dia akan tetap pergi walaupun Pras melarangnya .
sekarang Luna sedang bersiap siap ,
Luna memakai celana dasar hitam yang panjang dan kaos putih berlengan panjang, Luna akan pura pura sakit
Luna memutuskan untuk pergi sarapan terlebih dahulu ,dia lihat para pelayan sudah menyiapkan sarapan untuknya ,Luna berjalan menuju meja makan dan para pelayan membungkuk pada Luna ,dia merasa tidak enak hati ,Luna teringat saat dia masih bekerja dulu dia membungkuk saat ada orang yang datang .
Luna lalu duduk di kursinya untuk memulai sarapannya ,tangan Luna terhenti saat dia ingin mengambil makanan
"apakah kalian hanya akan melihat aku makan?,kalian tidak ingin menemaniku makan"
Luna agak tidak enak hati melihat para pelayan yang memperhatikannya saat dia sedang makan
"tadi kami sudah sarapan non"
ucap kepala pelayan kepada Luna ,Luna melanjutkan makan saat tau bahwa para pelayan sudah makan
Luna berusaha untuk cepat cepat menghabiskan makanannya .
saat selesai makan, barula Luna meminum air teh hangat sampai habis satu gelas ,Luna lalu menatap kepala pelayan di sana.
"aku sedang tidak enak badan ,jadi tolong jangan ganggu aku seharian ini"
perintah luna kepada kepala pelayan ,Luna juga tidak lupa memasang ekspresi seperti orang yang sedang sakit
"baik nona"
"saat jam makan siang ,tolong makan siangku kalian letakkan saja di meja samping pintu kamar ku"
"baik nona "
kepala pelayan mematuhi perintah luna, karena sekarang Luna adalah majikannya juga
"aku mau istirahat dulu"
lalu luna langsung buru buru pergi menuju kamarnya
"silahkan nona"
Luna melihat jam yang sudah menunjukkan pukul 10 pagi ,Luna memakai ranselnya , memakai topi dan masker yang tujuannya untuk menyamar ,luna mengambil boneka besar yang ada di lemarinya untuk membuat seolah dia sedang tidur .
setelah selesai ,Luna mulai menyelinap keluar dari kamarnya ,saat melihat keadaan di lantai bawah aman Luna langsung cepat cepat membuka pintu ,Luna sangat tau kebiasaan para pelayan di rumah ini pada jam 10 pagi mereka sedang sibuk sibuknya bekerja. kemudian saat luna pulang bersama supir Pras, kemarin dia juga mengorek informasi dari supir itu.
Luna berjalan dengan cepat ,takut nanti ada orang yang melihatnya ,langkahnya terhenti saat melihat banya penjaga yang berdiri di depan pintu gerbang ,Luna melirik ke arah tembok samping, di sana ada pot bunga besar ...luna mendapatkan ide untuk menaiki tembok itu dengan bantuan pot bunga ,Luna segera melakukan aksi nekat itu,dia harus cepat cepat lompat dari tembok ,kalau tidak penjaga bisa melihat dia yang berencana untuk kabur dan dia bisa tertangkap, lalu Pras pasti akan memberikannya hukuman.
Luna melihat ke bawah ,jaraknya cukup jauh dengan tanah namun dia tidak akan takut ..Luna langsung melompat dan syukur, dia mendarat dengan selamat ,Luna segera mencari halte untuk menaiki bus ,belum lama Luna menunggu ,bus pun datang ,Luna segera masuk ke dalam bus, dia berencana untuk mengunjungi ibu dan ayahnya ,setelah itu dia akan duduk di taman tempat dia biasa menghabiskan waktu..
jarak makam dengan rumah Pras cukup jauh hingg butuh waktu 40 menit untuk sampai ke sana ,Luna turun dari bus dan langsung pergi menuju makan orang tua nya ,Luna berlutut dan memanjatkan doa untuk kedua orang tuanya.
cukup lama Luna di pemakaman, kemudian Luan memutuskan untuk pergi ke taman tempat dia sering menghabiskan waktu dulu,
taman itu berada di antara pohon pohon yang menjulang tinggi ,dulu hampir setiap hari Luna datang ke sana ,Luna melepaskan ransel topi dan maskernya
"Luna "
Luna menoleh untuk mencari dari mana sumber suara itu ,Luna tersenyum kepada orang yang memanggilnya itu
"Bima,apa kabar"
Luna mengenal laki laki itu ,dia adalah Bima teman Luna saat duduk di bangku SMA ,Luna dan Bima dulu tidak satu sekolah, mereka bertemu karena Luna dan Bima sama sama sering bermain di taman itu ..Bima sering bermain basket di sana
"Baik, kau sendiri?"
"sama sepertimu ,oh ya, kapan kau kembali ke sini"
"baru beberapa hari ini aku sekarang akan terus menetap di sini ,karena harus mengurus perusahaan ayahku"
jawab Bima sambil mendribling bola basket yang ada di tangannya
"apa yang kau lakukan di sini Luna"
tanya Bima ,karena Bima beberapa hari ini selalu datang ke sana tapi dia tidak menemukan Luna
"ayo bertanding basket ,sudah lama kita tidak bermain basket berdua "
ajak Bima pada Luna, dulu mereka sering bermain basket di sana hanya berdua ,Karena taman ini hanya mereka berdua yang mengetahui keberadaannya
"baiklah"
luna dan Bima mulai bermain basket ,sekalian mengenang masa masa dulu
Pras mengemudikan mobilnya dengan cepat, dan tujuannya saat ini adalah pelabuhan.
seperti yang mereka rencanakan sebelumnya ,mereka akan menggagalkan misi para mafia
mereka berpencar untuk mengepung para anggota mafia itu ,ada banyak anggot yang ikut dalam misi ini ,mengingat mafia yang akan merek hadapi adalah mafia kelas kakap,
saat sudah berada di depan pelabuhan, Pras segera memarkirkan mobil agar tidak menimbulkan kecurigaan.
Pras berjalan dengan pelan pelan ,Pras juga memasang alat komunikasi agar mereka dapat saling berhubungan dengan anggot lainnya ,Pras mendekati area pelabuhan ,dia melihat ada beberapa orang yang membongkar barang barang ,Pras yakin mereka adalah anak buah para mafia itu ,di sana juga sudah ada 2 orang yang sangat Pras kenal yaitu 2 orang ketua mafia ..