My Husband Is A CEO And Secret Agent

My Husband Is A CEO And Secret Agent
27.tinggal bersama kembaran



Pras masuk ke dalam mobilnya begitu juga dengan anggota FBI lainnya .lalu Pras memacu mobil dengan cepat .yang lainnya mengikuti Pras dari belakang karena mereka tahu Pras pasti menuju ke lokasi istrinya di culik.


sementara di tempat yang berbeda kepala pelayan dan para bodyguard terus mengejar mobil yang membawa Luna.


mereka sedikit kesulitan mengejarnya karena mobil tersebut sangat jauh dari mereka, mobil itu melaju dengan sangat cepat membuat mereka tertinggal jauh .karena terlalu fokus ke depan mereka tidak sadar bahwa ada mobil dari arah kanan mereka yang terkejut dengan sangat kencang.


ckittttt.....


Brak....


terdengar suara rem mendadak ,lalu terdengar suara tabrakan .


itu berasal dari mobil yang di kendarai oleh kepala pelayan dan para bodyguard .


mereka mengerem mendadak karena terkejut dengan mobil yang muncul dari sebelah kanan mereka.


agar mereka tidak bertabrakan dengan mobil tersebut mereka lalu membanting setir sehingga mereka menabrak pembatas jalan .


kepala pelayan dan bodyguard langsung keluar dari dalam mobil .


bagian depan mobil mereka hancur ,mereka juga terluka karena benturan yang terjadi.


dari arah belakang mereka, sudah ada mobil Pras .


Pras segera menghentikan mobilnya saat melihat kepala pelayan dan bodyguard berada di tengah jalan .


Pras lalu membuka kaca mobilnya.


"Dimana Luna?"


tanya Pras,Pras menatap anak buahnya yang terluka akibat kecelakaan yang menimpa mereka .Pras hanya melihat saat mereka menabrakkan diri ke pembatas jalan.


"kami kehilangan mereka tuan,karena tiba tiba ada mobil yang tiba tiba muncul dari arah kanan.maafkan kami tuan"


kepala pelayan berbicara dengan nada menyesal .dia merasa bersalah karena tidak bisa menyelamatkan Luna .mereka menunduk takut menatap tuannya.


"aku akan mengejarnya kalian pulanglah"


Pras kembali melakukan mobilnya tanpa menunggu jawaban dari mereka.pras tahu mereka sudah berusaha keras untuk menyelamatkan Luna .dia harus segera menyusul Luna .


diikuti oleh anggota FBI lainnya dari belakang.


"ayo masuk Luna"


ajak sang kakak pada Luna.


"iya kak"


Luna dan Lucas masuk ke sebuah apartemen kecil .suasana gelap menyambut mereka .Lucas meraba raba dinding ,guna mencari saklar untuk menghidupkan lampu .


saat lampu hidup ,suasana yang awalnya gelap menjadi terang .


Luna menatap seluruh penjuru apartmen tersebut tidak ada yang spesial sama halnya dengan apartmen biasanya .


Luna mengikuti sang kakaknya .


"kakak tinggal sendiri?"


tanya Luna saat tidak melihat tidak ada tanda tanda orang lain di dalam sana makanya Luna bertanya.


"iya Nana ,kakak tinggal sendiri"


Lucas menjawab pertanyaan dari Luna .Luna menganggukkan kepala tanda mengerti .


"duduklah Nana ,kakak akan mengambilkanmu air minum"


Nana adalah panggilan yang Lucas berikan untuk Luna ,Lucas pergi menuju dapur untuk mengambil air minum .


"Baik kak"


Luna membuka gorden di ruang tamu agar dapat melihat pemandangan malam yang sangat cantik.luna lalu duduk di sofa yang ada di ruangan tersebut .


sofa itu langsung menghadap jendela kaca besar .jadi pemandangan langsung terlihat .


dia menunggu kakaknya.


"maaf kakak cuman ada ini"


Lucas memberikan segelas teh hangat .Luna menerimanya.


Luna tidak mempermasalahkan mau teh atau minuman apapun .Lucas lalu duduk di sofa tersebut.


"jadi bisakah kau cerita apa yang terjadi padamu?siapa orang yang mengawasimu itu?"


tanya Lucas pada Luna.


Luna yang sedang meminum teh langsung berhenti.


dia lalu menatap ke arah Lucas.


"aku akan cerita ,tapi kakak harus cerita terlebih dahulu kemana kakak selama ini?"


Luna begitu penasaran kemana perginya Lucas selama ini .


sebenarnya Lucas dan luna adalah kembaran.


tapi karena sejak Lucas berusia 10 tahun sudah ke luar negri dan saat sang ayah meninggal dia pulang sebentar dan setelah itu menghilang entah kemana.


mereka dulu sering bermain bersama dan saat Lucas di kirim ke luar negri Luna tida henti hentinya menangis .


"tapi kau harus janji tidak akan marah pada kakak ,kalau kakak menceritakan semuanya ,kau juga tidak boleh membenci kakak"


Luna mengangkat alisnya mendengar ucapan Lucas tersebut ,dia bingung kenapa kakaknya bicara seperti itu.


"iya aku janji ,aku tidak akan membencimu kak"


Luna tidak akan pernah membenci kakaknya ,apapun kenyataannya nanti, karena dia sudah sangat lama tidak bertemu dengan kakaknya.


"sebenarnya kakak selama ini menjadi anggota mafia"


"apa?"


Luna tentu saja kaget, karena dia tahu apa itu anggota mafia .penjahat kelas kakap yang sering membunuh dan membobol bank walaupun seperti itu kenyataannya Luna akan tetap menyayangi kakaknya.


"kau membenci kakak setelah mendengar kenyataan ini "


tanya Lucas saat melihat Luna yang belum tersadar dari keterkejutannya .


Luna segera menatap Lucas.


"tidak ,aku hanya kaget saja kak ,lanjutkan ceritanya kak"


Luna tidak mungkin bisa membenci Lucas ,Luna terlalu menyayanginya .


seburuk apapun Lucas ,Luna akan tetap menerimanya .


"saat ayah meninggal ,kakak di ajak ketua mafia untuk bergabung dengan mereka .kakak yang saat itu di Liputi rasa dendam kepada orang yang sudah membuat ayah bangkrut saat kita masih kecil .hingga membuat keluarga kita terpecah bela dan kau tidak memiliki teman sama sekali,maafkan kakak meninggalkanmu sendiri Nana"


lucas mulai kembali bercerita dari awal kenapa dia bisa menjadi anggota mafia semua ini karena kebangkrutan ayah mereka .


orang yang sudah menyebabkan keluarga mereka bangkrut dan terpisah .Lucas bertekat dalam hati akan membalas dendam atas penderitaan keluarganya .Lucas bahkan tidak pamit dengan Luna dan keluarganya karena Lucas tau mereka tidak akan mengizinkan.


"selama menjadi anggota mafia ,kakak berlatih dengan giat agar dapat menjadi handal dan menghancurkan mereka sampai hancur berkeping keping. para mafia juga mendukung kakak untuk membalas mereka...kau ingat saat kita masih berumur 7 tahun kau menangis karena kelaparan ,kakak yang saat itu terdesak mencuri sepotong roti untukmu yang membuat kakak di pukuli oleh mereka ....tapi kakak saat itu sangat bahagia karena bisa memberi makan untuk Nana....."


"sekarang kakak masih menjadi mafia"


Luna bertanya seperti itu karena kalau Lucas masih menjadi anggota mafia mengapa Lucas tinggal di sini bukan di markas mereka.


"Tentu saja"


Luna masih tidak mengerti


"lalu kenapa kakak tidak tinggal di markas mereka malah tinggal di sini sendirian"


akhirnya Luna menyampaikan rasa penasarannya pada Lucas.


"Nana, kami para anggota mafia tidak harus tinggal satu atap. itu bisa membahayakan kami .kalau kami tinggal memisah hal itu akan menyulitkan para pemburu menangkap kami"


Luna baru paham sekarang.mereka memang sangat pandai dalam bersembunyi dan menyulitkan lawan untuk menangkap mereka .


mafia memang terkenal licik.


"oh ,lalu kenapa selama ini kakak tidak pernah menemuiku?"


bisa saja sesekali Lucas datang menemuinya Luna sangat merindukan kakaknya .


Luna sangat merasa kehilangan .Luna juga terus berusaha mencari kembarannya itu tapi tidak ada hasil ,setiap hari Luna selalu berdoa agar bisa bertemu dengan kakaknya.