MY CRAZY LOVELY

MY CRAZY LOVELY
Episode 28 #Yugha & Ely (Senang di dekatmu)



Yugha kembali ke teras setelah menyelesaikan penelitiannya di kebun biologi milik ibunya Ely. Tepat pada saat itu, Ely muncul di pintu sambil membawa baki berisikan 3 gelas, satu berisi air putih,satu susu coklat dan secangkir teh nampak mengepul.


Yugha sedikit terkejut ketika Ely menderetkan semua minuman itu di meja dihadapannya. Yugha melihat ke sekelilingnya mengira ada orang lain selain mereka, tapi saat itu juga dia yakin bahwa hanya ada mereka berdua yang ada disana.


“Uumm..... ini buat aku semua???” tanya Yugha sambil menunjuk minuman-minuman itu.


Ely yang kini juga sudah duduk di kursi teras sambil mendekap bakinya mengangguk dengan cepat.


“Diminum gih...”


“Yang mana???” tanya Yugha lagi


“Kamu sukanya yang mana???”


Yugha terkejut lagi, lalu dia tidak bisa menyembunyikan tawanya.


“Kamu itu lucu ya... kok bisa sih sampe tiga macam minuman gini yang kamu buat???”


“Yaa...jadi kalau kamu gak suka yang satu, aku kan nggak perlu bolak-balik dapur buat buatin kamu lagi” jawab Ely membela diri.


“Lagian ya, semua minuman ini kan baik juga buat kamu” lanjut Ely lagi sambil mencari-cari alasan.


“Coba lihat susu untuk kesehatan dan kebugaran tubuh? Kaya protein lho!!!! Terus, teh juga kan katanya banyak anti oksigennya. Nah sehat semua kan tuch?”


“Anti oksidan” kata Yugha membetulkan


“Ya elah...beda tipis doank. Pokoknya kan yang anti-anti gitu...tapi bukan anti nyamuk” jawab Ely tidak mau kalah.


Dihadapannya, kini Yugha tidak lagi malu-malu saat tertawa. Dia menoleh Ely dan menggoda kembali


“Pantesan aja kamu lama di dapur, kirain ngapain dulu. Ternyata....” kata Yugha


“Ternyata apa??Aku Cuma gali sumur dulu kok untuk buat air putih kamu itu!” jawab Ely langsung, seperti kebiasaannya yang menanggapi sesuatu secara spontan.


Yugha kembali tertawa, membuat perasaan Ely semakin berbunga-bunga. Di mata Ely dengan derai tawanya itu Yugha terlihat semakin mempesona.


“Ternyata bener ya kata Arinka..” kata Yugha sambil memandangi Ely dengan bibir yang menyimpan senyum.


“Haahh....emang Arin cerita apa soal aku???” Ely penasaran.


“Yaaa...adalaahhh... pokoknya kalo dia lagi nanya tugas ke aku, dia tiba-tiba suka cerita tentang kamu”


“Serius nih, dia cerita apa aja ke kamu???” Ely semakin penasaran


“Aadddaaa deecchh.....”


“Cerita nggak loe kak!!!!” kata Ely sedikit memaksa. Dia benar-benar ingin tahu apa saja yang di ceritakan Arin ke Yugha.


“Nggak mau...” kata Yugha menggeleng, walaupun senyumannya semakin melebar.


"Tanya aja sendiri sama Arinka!” kata Yugha


“Maleess ahh.....palingan dia tambahin macem-macem. Sajennya bakal makin gede. Yang ada sogokan buat bakal tambah ajaib” sahut Ely dengan ekspresi kesal.


“Sogokan buat apa? Emang selama ini kamu nyogok Arink buat apa???” tanya Yugha tiba-tiba


Ups!!! Ely serasa ingin menggigit lidahnya sendiri. Apalagi melihat ekspresi wajah Yugha yang menunjukkan rasa ingin tahu bercampur geli.


"YaTuhan,ganteng banget sih??”,pikir Ely sambil mengeleng-gelengkan kepalanya untuk mengusir berbagai pikiran acak dari benaknya.


“Apa? Kok malah geleng-geleng gitu?” tanya Yugha melihat kelakuan Ely


“Niruin kuda lumping” jawab Ely asal yang membuat Yugha semakin tertawa


“Kamu belum jawab aku, kamu nyogok Arin buat apa? Yugha tetap kekeuh ingin tahu.


“Uumm..” Ely berpikir dengan cepat, lalu menjawab “Nyogok dia buat diajari Kimia !”


“Kenapa nggak minta diajarin aku aja? Aku juga suka kimia kok, dan nggak perlu disogok....” jawab Yugha. Jawaban Yugha membuat Ely tercengang dan merasa panas dingin.


“Yaaa... itu kalo kamu mau sich... terserah kamu aja.”lanjut Yugha


“Siapa bilang nggak mau???Aku malah seneng kalo kamu mau ngajarin aku...” seru Ely.


Yugha tersenyum, membuat Ely kembali diam dan meleleh di tempat.


“Oia... kamu kesini mau ngapain ya???” tanya Ely


Yugha menepuk jidatnya mendengar pertanyaan Ely.


“Lho...bukannya aku udah telfon??? Lupa ya???” Yugha balik bertanya, seolah-olah lupa juga.


“Eh iya, maaf aku lupa sesaat...maklum suka insomnia” kata Ely sedikit malu.


“Amnesia kali non maksudnya...” Yugha membetulkan kembali.


“Yaakk.. itu dia maksud gue!”


Yugha tertawa kecil. Diam-diam dia betah duduk berdua dengan adik kelasnya ini. Yang kata-katanya selalu membuat Yugha tertawa. Dan senyum malu-malu Ely juga terlihat sangat manis. Bener juga kata Arinka, kalau Ely itu orangnya sangat menyenangkan. Bersama Ely, Yugha tidak perlu merasa kikuk, walaupun statusnya dengan Ely adalah kakak dan adik kelas.


hari ini masih Yugha dan Ely ya...


happy reading guys...


jangan lupa like dan komennya disetiap episode ya...