Memories With PJ

Memories With PJ
Episode 9



Setelah Yura dan Jisung sampai, mereka melihat ke arah dorm. Di sana ada Taeyong, Jaehyun, dan Mark, mereka sedang berbincang-bincang. Tapi setelah mendengar suara motor meraka menoleh.


“Jisung!!” Kata mereka langsung membukakan pagar.


“Annyeong Hyung, mian mengganggu malam-malam.” Kata Jisung merasa bersalah.


“Lo sung wajah mu kenapa? Kok banyak luka,” Tanya Taeyong.


“Eh jadi gini oppa tadi Jisung mau nganterin aku pulang ke rumah Taeyeon eonni. Tapi kita mampir ke supermarket dan ketemu sama mantan nya Jisung,” Kata Yura.


“Enak aja... bukan mantan kok, dianya aja yang terlalu mengharap.” Kata Jisung memotong ucapan Yura.


“Terus?” Tanya Mark.


“Terus si Jiheon mantan nya Jisung tuh nyindir aku, jadi aku pergi dari sana dan memutuskan jalan kaki. Waktu jalan, ada sekelompok om-om gitu deh. Pasti tau kan apa yang terjadi... terus nggak lama Jisung datang, dia ngehajar orang-orang tadi tapi dia kalah. Aku ya nggak diam aja aku balik ngehajar mereka dan ngebantu Jisung. Tapi Jisungnya udah keburu terluka, karena Jisung terluka jadi aku yang bawa motor dan ke rumah Taeyeon eonni dan Taeyeon eonni nyuruh Jisung tinggal disana tapi Jisungnya enggak mau, Jadilah kita kesini...” Jelas Yura panjang lebar.


“Rinci banget cerita nya...” Kata Jisung menatap Yura tidak suka.


“Biarin wlee” Jawab Yura.


“Jadi ke sini tadi juga Yura yang...” Ucap Jaehyun terpotong karena Mark dan Taeyong sudah ketawa duluan.


“Makanya Sung, kalau udah punya pacar tuh harus jago bela diri. Nanti kalau diserang sasaeng gimana?” Kata Mark.


“Belajarnya sama siapa hyung?” Tanya Jisung lemas.


“Sama Jeno kan bisa atau mau sama pacar nya sendiri juga bisa. Ya kan Yura?” Tanya Taeyong.


“Iya... Yaudah Yura pamit mau pulang dulu ya...” Kata Yura.


“Motornya kamu bawa?” Tanya Jisung.


Yura mengangguk, “Sini biar ku antar aja enggak apa-apa.” Kata Jaehyun.


“Enggak bisa dipercaya...” Jawab Jisung.


“Yaelah enggak ada tikungan Sung, tenang aja...” Jawab Jaehyun.


“Yaudah Sung, Tae oppa, Mark oppa Yura pamit pulang...” Kata Yura berpamitan dengan Taeyong, Jisung, Mark.


“Tenang Sung... Enggak bakalan ditikung kok...” Kata Jaehyun.


Setelah Jaehyun dan Yura berangkat, Jisung dibantu Mark dan Taeyong masuk ke dorm.


Di dalam Dorm.


“Weh... ada Jisung” Teriak Yuta sehingga Doyoung dan Jungwoo yang ada di kamar langsung keluar.


“Lo Jisung kenapa Hyung kok luka?” Tanya Taeil.


“Panjang ceritanya...” Jawab Taeyong.


“Sung lo mau tidur sama siapa? Pilih aja enggak papa...”Kata Mark.


“Sama gue yuk sung... kita main game bareng...” Kata Johnny.


“Ya terserah hyung aja, tidur sama siapa aja boleh kok” Kata Jisung.


“Oh sama siapa aja... kalau sama Yura?” Tanya Taeyeong.


Blush! “A-apasih hyunggg” Kata Jisung kesal.


“Ututu... di mv aja kayak sudah dewasa, sebenarnya masih malu-malu kucing...” Kata Taeyong.


“Yura?”


“Siapa Yura?"


“Pacar nya dia lah, masa iya pacar gue... kan udah diberitahuin...” Kata Mark.


“Banyak banget sih tikungan nya...” Kata Jisung lemas.


Semua orang yang ada di Dorm seketika tertawa semua karena kelakuan Jisung.


Di lain sisi


“Terima kasih Jaehyun Oppa udah mau ngantar...” Kata Yura berterima kasih kepada Jaehyun.


“Iya sama-sama. Yaudah kalau gitu gue balik duluan.’’ Kata Jaehyun yang ingin memutar balik kan motornya.


“Ne... Hati-hati oppa...” Kata Yura.


Setelah Jaehyun sudah jauh, Yura masuk ke dalam rumah Taeyeon. Di depan rumah ada kado, Yura melihat kado tersebut dan melihat pesan dari luar kado. Di kado tertulis untuk Taeyeon dari Byun Baekhyun, Yura terkejut dan segera masuk untuk memberikan nya pada Taeyeon.


Tok! Tok!


“Eonni apa kamu sudah tidur?” Tanya Yura dari luar kamar.


Klek


“Kenapa Yur?” Tanya Taeyeon yang masih bangun.


“Ini ada kotak mungkin punya eonni.” Kata Yura berpura—pura tidak tahu.


“Benar punya ku dari orang,” Kata Taeyeon dan langsung masuk ke kamar.


“Good night eonnie!” Teriak Yura dari luar kamar.


Yura segera masuk ke kamarnya sendiri, hari ini dia benar-benar lelah. Yura segera ke kamar mandi untuk berganti pakaian dan cuci muka. Setelah itu dia membenarkan tata an rambut nya supaya sedikit rapi dan mengecek hp nya. Jisung mengirimkan pesan untuk Yura isinya good night, setelah membalas pesan Jisung Yura segera pergi tidur.


Pagi


Yura bangun, dia melihat jam sekilas dan duduk untuk mengumpulkan nyawa terlebih dahulu. Setelah itu dia segera mandi, memilih baju, dan make up natural. Yura pergi ke dapur, hari ini dia ingin membuat takoyaki dengan roti cream cheese. Setelah roti cream cheese nya selesai Yura makan terlebih dahulu. Baru lah dia membuat Takoyaki yang jumlahnya banyak, untuk Taeyeon, Jisung, dan temannya.


“Yura udah bangun aja...” Kata Taeyeon.


“Iya nih eon... ini buat eonni dimakan ya.” Kata Yura membawa peralatan yang sudah dia pakai untuk dicuci.


Taeyeon melongo, karena Yura menyiapkan semuanya. Padahal sekarang baru jam lima lebih lima menit. Di meja makan sudah tersedia beberapa takoyaki, roti cream cheese, dan susu hangat. Taeyeon benar-benar bangga kepada Yura, dia sendiri aja jarang masak dan kalau masak pun pasti jadinya lama sampai berjam-jam, tapi Yura dia memasak dengan cepat.


Setelah mencuci semuanya Yura pergi ke kamar mengambil hp dan uang secukupnya dan memasukkannya ke dalam tas. Yura turun ke arah dapur mengambil wadah yang sudah berisi makanan yang telah dia buat dan menghampiri Taeyeon.


“Eonni... apakah aku boleh meminjam mobil mu?” Tanya Yura kepada Taeyeon.


“Untuk apa? Untuk ketemu Jisung? Mau pakai yang mana?” Tanya Taeyeon.


“Ya untuk ketemu Jisung, mobilnya terserah eonni saja...”Jawab Yura.


Taeyeon pergi untuk mengambil kunci, lalu memberikannya kepada Yura.


“Terima kasih eonni...” Kata Yura.


“Aku juga terima kasih karena telah membuatkan ku makanan. Kamu benar-benar suka masak ya? Kalau begitu nanti aku akan ke supermarket beli bahan-bahan untuk memasak yang banyak” Kata Taeyeon.


“Ahahaha... Santai saja eonni... Aku akan memasaknya untuk mu setiap hari dan tentang belajaan kita bagi saja.” Kata Yura.


“Sudah sana samperin Jisung...Hati-hati yur..” Kata Taeyeon.


“Ya eonni baek...” Kata Yura berjalan menjauh.


“YURA!!!” Teriak Taeyeon dari dalam rumah.


Yura POV


Aku tertawa di dalam mobil, karena Taeyeon eonni marah dan malu. Di dalam perjalanan, aku mendengarkan lagu. Setelah beberapa lama, aku akhirnya sampai di Dorm Nct. Di luar ada Mark dan Jisung, mereka sudah mandi apa belum itu aku tidak tahu karena mereka tidak beda kalau sudah mandi maupun belum.


“Sung bukain tuh pagarnya, ada orang itu lo” Kata Mark.


“Siapa hyung?” Tanya Jisung yang berdiri dan segera membuka pagar.


“Mungkin Yura karena dari mobilnya itu mobil milik Taeyeon Noona.” Kata Mark.


Setelah membukakan pagar Yura memasukkan mobil nya ke dalam dan turun menemui Jisung.


“Pagi Icunggg” Kata ku semangat.


“Lho Yura, ngapain kesini pagi-pagi cayang...” Kata Jisung sambil mencubit pipi ku.


“Sung... belum mandi ya? Bau ih Icung mau sama Jaeh oppa aja pasti udah mandi.” Kata ku berjalan mendahului Jisung.


“Enak aja udah mandi tau,”kata Jisung memeluk  Yura dari belakang.


Nggak lama, “Woeee... jangan jadi in gue obat nyamuk dong..”Teriak Mark.


“Pft... Yuk Yur...” Kata Jisung menggandeng tangan ku.


“Pagi Mark oppa...” Sapa ku.


“Pagi Yura... Ayo masuk...” Kata Mark menyuruh Yura dan Jisung masuk. Semua orang berkumpul di ruang tamu, kecuali Jaehyun oppa.


“Sung! Jaeh oppa mana?” Tanya ku.


“Ck... Tau” Jawab Jisung.


“Yura...Yura... kok lo malah tanya Jaehyun sih. Jisung kan jadi cemburu Yuraaa” Kata Taeyong, Yura langsung menoleh ke arah Jisung yang cemberut.


“Biarin...” Kata ku dan berjalan meninggalkan ruang tamu.


 “Yura kenapa sung... pms?” Tanya Taeyong.


“Gatau Hyung...” Jawab Jisung.


.


~Lupa ya Huft harus dibuat ingat dong~


.


.


.


Terima kasih untuk para pembaca...


Jangan lupa buat like 👍🏻, klik favorit ❤, rating ⭐, komen atau saran 💌, vote 💎, dan follow author.