
Park Jisung POV
Setelah mengantar Yura pulang, aku segera balik ke dorm. Saat diperjalanan aku mendapati telepon dari Lee Soo-man atau manager. Dia bilang berita tentang ku dan Yura yang dikabarkan berpacaran itu telah tersebar di seluruh Negara. Jadi mulai sekarang aku harus menjaga Yura dengan hati-hati, kenapa harus dijaga? Tentu saja dijaga dari para Sasaeng.
Tidak lama kemudian, aku sudah sampai di dorm, dan ku lihat ada Mark Hyung serta Jaemin Hyung sedang mengobrol yang kelihatannya serius banget. Sebelum aku masuk aku menemui mereka terlebih dahulu.
“Hyung! Belum pada tidur? Emang besok nggak ada jadwal ya?” Tanya ku duduk di sebelah Jaemin Hyung.
“Iya... Kita nunggu Taeyong, katanya sih dia mau ngobrolin sesuatu dan itu PENTING” Jawab Mark.
“Terus yang lain?”
“Udah pada molor... kelihatannya mereka benar-benar capek jadi aku tidak tega...” Jawab Mark lagi.
Krek!!
“Taeyong!” Kata kita (Aku, Mark, Jaemin) bersama.
“Baru ditinggal beberapa hari udah berani aja kalian manggil enggak pakai Hyung... Sini tak tampol...” Kata Taeyong dan langsung duduk.
“Halah... Hyung mah kalau diajak minum, enggak lama udah mabuk” Kata Jaemin datar.
Dann Plak!
Taeyong nampol (nampar) Jaemin.
“Oh iya, denger-denger Jisung dikabarkan pacaran ya? Kok bisa sih sung? Sama siapa? Bla...Bla...” Tanya Taeyong.
“STOP!” Kata Mark kesal mendengar ocehan dari Leadernya.
“Jadi ceritanya tuh gini...” Jelas ku.
Buat yang belum tau ceritanya cek dari episode 1 ya –Author.
“Ohhh... Katanya pak Sooman, si Yura disuruh pindah rumah... karena kan pasti bakalan ada banyak yang enggak terima kalau semisal lo udah punya pacar... Terutama SASAENG” Kata Taeyong.
“Kenapa manager nggak bilang langsung aja? Padahal tadi orangnya nelfon..” Kata ku.
“Dia tau karena Gue ngasih tau manager kalau lo ngantar Yura pulang ke rumah nya. Dan pada saat itu juga lo pasti udah diperjalanan buat arah balik. Satu lagi, Manager tadi juga sibuk padat...” Jelas Mark.
Aku mengangguk, “Jadi sekarang lo coba chat Yura... Bilang ke dia kalau dia bakalan dipindahin, keluarganya boleh ikut... itu terserah mereka” Jelas Taeyong.
Dengan sangat cepat, aku membuka hp ku dan mengambil kertas yang tadi sudah ditulis oleh Yura. Aku memasukkan nomor yang tercantum dikertas ke hp ku, lalu ku save. Sangat pas sekali, aku lihat Yura online. Langsung ku telfon dia...
Setelah memberi tau Yura tentang apa yang dikatakan Taeyong Hyung, dia membutuhkan waktu untuk menjawab dan dia harus diskusi dengan keluarganya terlebih dahulu. Yura bilang dia juga setuju karena dia juga tau gimana kalau semisal BIAS mereka udah punya pacar. PASTI diantara mereka ada yang menangis, gembira, patah hati, dan sebagainya. Aku juga bilang pada Yura bahwa dia ku beri waktu sampai besok untuk menjawab. Kenapa? Pasti teman-temannya kan tau rumah Yura, dan mereka juga bakalan tau tentang informasi yang disampai kan manager kepada publik, siapa tau bias mereka juga aku... kan berabe urusan nya... Setelah memberi tau Yura aku balik ke ruang tamu.
“Udah?” tanya Taeyong Hyung.
“Udah, dia bilang mau diskusi dulu dengan keluarganya.” Kata
ku.
“Oke... kalau gitu gue mau langsung balik aja,” Kata Taeyong Hyung yang sedang mengenakan jaket.
“Nginep dulu lo Hyung... udah malam banget... nanti kenapa-napa dijalan,” Kata Jaemin Hyung.
“Enggak usah... ada bodyguard juga kok di mobil. Gue balik dulu... DAN bilangin ke lainnya jaga kesehatan jangan sampai sakit, kalau sakit gue buat tambah sakit lagi,” Jawab Taeyong Hyung.
“Nee Hyung,” Jawab Mark Hyung.
Setelah Taeyong pergi, aku, Jaemin Hyung, Mark Hyung balik ke kamar dan tidur. Sebelum tidur aku mendapat pesan dari Yura, pesan yang berisi ucapan selamat tidur. Aku masih tidak percaya dengan apa yang terjadi hari ini. Huft benar-benar tidak percaya.
Pagi telah datang, Yura akan menjawab semua pertanyaan ku kemarin. Aku segera mandi dan pergi menjemput Yura, karena Yura akan menemui Pak Manager lagi. Setelah aku mandi, aku bersiap-siap dan mengirimkan pesan kepada Yura, bahwa aku akan segera menjemputnya.
“Mau kemana sung?” Tanya Renjun Hyung.
“Mau ke rumah Yura, mau ngantar dia untuk menemui pak manager.” Jawabku yang sedang menggunakan sepatu.
“Ooo... Tapi kenapa pak manager ingin menemui nya?” Tanya Renjun.
“Selengkapnya tanya Jaemin atau Mark Hyung saja. Aku duluan Hyung” dan pergi untuk melesat ke rumah Yura.
Sesampainya di rumah Yura, aku memencet bel yang ada di rumah Yura. Tapi sebelum memencet bel, Yura nya sudah keluar.
“Jisung! Pagi!” Sapa Yura dengan senyum nya.
“Pagi!”
“Masuk dulu yuk... Mama udah nyiapin sarapan,” Kata Yura menuntun ku masuk ke rumah nya.
“Mama!!”
“Eh... Jisung udah dateng... Sini yuk sarapan dulu...” Kata Tante Tiffany.
“Iya tan... duh jadi ngerepotin... maaf ya tan...” Aku jadi merasa bersalah sama keluarganya.
Aku duduk di sebelah Yura, dia ngambil in makanan buat aku. Sungguh, aku benar-benar merasa kalau Yura suka pada ku itu jujur banget.
“MAMA!” Yura menatap tajam mama nya itu.
“Kok enggak bisa tidur... Kenapa?” Tanya Ku.
Jisung POV End
Author POV
“Karena... pertanyaan mu kemarin, jadi Yura mikir yang aneh-aneh,” Kata Tiffany.
“Eh-oh...” Jisung mendadak jadi canggung.
Blush!
Muka Yura sama Jisung mendadak memerah.
“Hahaha kalian itu lucu banget sih...”
Setelah makan, Jisung dan Yura pamit kepada Tiffany. Selamanya di perjalanan Yura dan Jisung bercanda ria. Sampai mereka tidak sadar kalau mereka sudah sampai. Yura dan Jisung segera masuk dan menemui manager.
“Pagi pak Manager...” Sapa Jisung dan Yura.
“Pagi... Kita langsung saja ya tidak usah basa-basi. Yura kamu sudah tau kan kenapa kamu saya panggil,” Tanya Pak Sooman.
“Ya saya tau...”Jawab Yura.
“Jadi bagaimana dengan jawaban mu Yura?” Tanya Pak Sooman.
“Ya saya mau untuk pertanyaan itu. Saya akan memenuhi kata-kata pak manager.” Jawab Yura.
“Yura… kamu tau Taeyeon? Kamu akan tinggal dengan nya. Rumah nya juga tidak jauh dari dorm nya Nct jadi kamu nggak perlu jauh-jauh kalau mau ketemu Jisung...” kata Pak Sooman sambil cengengesan.
Author POV End
Kim Yura POV
“Eh I-Iya...” Jawab ku.
“Terus apakah Taeyeon setuju dengan ini?” Tanya Jisung.
“Tidak... Dia akan ke sini. Sebentar lagi dia mungkin datang,” Kata Pak Sooman.
Kriet!
Pintu terbuka dan muncul lah Taeyeon yang sangat cantik, aku jadi minder T_T
“Jadi kamu Yura? Salam kenal aku Taeyeon,” Sapa ramah Taeyeon.
“Iya... Salam kenal Taeyeon eonni,” Kata ku.
“Nah karena masalah sudah selesai silakan kalian pergi dari sini karena aku masih banyak pekerjaan,” Kata Pak Sooman.
“Yuk!” Ajak Taeyeon.
Taeyeon mengajak ku dan Jisung untuk makan. Kami makan di Restaurant xx yang bisa dibilang termasuk mahal BANGET. Saat aku melihat daftar menu nya itu sangat mahal, untung saja eomma (ibu) membawakan ku uang saku yang bisa dibilang lumayan banyak.
“Nah kalian pesan saja... aku yang traktir sebagai ucapan selamat datang,” Kata Taeyeon eonni.
“Ah... Ne...” Kata jisung.
Setelah pesan, kita menceritakan kejadian yang bisa dibilang cukup rumit kepada Taeyeon.
“Jadi begitu...” Kata Taeyeon.
“Makanan nya datang... Yuk makan,” Ajak Taeyeon.
“Noona tolong jaga anak kecil ini ya... Jisung mohon lindungi dia dari para Sasaeng dan sebagai nya.” Kata Jisung dengan memasang puppy eyes.
“Tenang saja sung... aku akan menjaga seperti adik ku sendiri,” Kata Taeyeon ramah.
“Yuk makan!” Ajak ku.
Setelah kita makan, “JISUNG!!!”
.
.
.
Terima kasih untuk para pembaca...
Jangan lupa buat like 👍🏻, klik favorit ❤, rating ⭐, komen atau saran 💌, vote 💎, dan follow author.