Memories With PJ

Memories With PJ
Episode 17



“Nih,” kata Jisung memberikan bungkusan.


“Apa nih?” Tanya Yura.


“Bukanya nanti aja Yur,” kata Mark.


“Yuk masuk.” Kata Yura membawa mereka masuk.


“Yur ke halaman belakang saja, lebih sejuk.” Kata Jeno.


“Oke,” jawab Yura membawa mereka ke halaman belakang.


       


Yura mengantar para member Nct ke halaman belakang. Setelah mengantar mereka Yura pergi ke kamar nya untuk menaruh bungkusan yang diberikan Jisung dan memanggil Taeyeon. Taeyeon menyuruh Yura duluan, karena dia ke dapur untuk menyuruh seseorang membuatkan makanan untuk Nct Dream. Lalu dia pergi ke halaman belakang sambil membawa laptop.


     


Hari ini Mv Yura dan Taeyeon telah dirilis. Tayeon janjian dengan member Nct Dream untuk reaction bersama dan memasukan ke channel mereka masing-masing. Mereka janjian tanpa sepengetauhan Yura, jadi sampai saat ini Yura tidak tahu. Setelah sampai Taeyeon duduk di sebelah Yura yang berada di sebelah kanan Jisung, dia meletakkan laptopnya di tengah-tengah. Jaemin sedang menyiapkan kameranya dan mengatur posisinya.


“Ini mau ngapain? Kenapa ada laptop?” Tanya Yura bingung.


“Mau reaction mv kita lah Yur,” jawab Taeyeon.


“Loh kok eonni enggak bilang ke aku?” Tanya Yura sambil cemberut.


“Sudah lah tidak apa-apa Yur,” kata Jisung menenangkan Yura.


    


Setelah semua sudah siap, mereka memulai video reaction mv tersebut. Yura dan Taeyeon belum melihat hasil dari mv mereka sama sekali. Setelah syuting mereka pergi begitu saja. Seperti biasa Haechan menjadi pembuka dari acara tersebut. Saat video telah dimulai semua sangat heboh sendiri-sendiri kecuali Yura, melihat dirinya sendiri Yura malah mengejek dirinya sendiri.


“Kalau mv ini membuat ku kagum, maka aku akan mentraktir kalian lagi.” Kata Chenle.


“Oke kita mulai...” Kata Haechan.


Hening...


“Wah backgroundnya benar-benar bagus.” Komen Mark.


“Yura, aku bingung bagaimana bisa kamu menguasai syuting dengan sangat mudah?” Tanya Jisung.


“Nah benar sekali,” tambah Taeyeon.


“Itu jelek sekali eonni.” Balas Yura.


¾ video


“Keren sekali...” Puji Jaemin.


“Lagunya benar-benar tenang,” puji Jeno.


“Yura terlihat cantik dibanding Noona.” Kata Haechan membuat Taeyeon menatapnya tajam.


“Lagunya benar-benar keren.” Kata Chenle tanpa sadar.


“Yeayyy traktir Lele lagi...” Kata Haechan heboh.


       


Setelah pembuatan reaction itu, Jaemin segera mengirim video itu ke editor supaya diedit sedikit lalu dikirim ke Taeyeon. Jisung melihat komentar-komentar dari fans Taeyeon, siapa tau ada fans nya juga. Banyak komentar yang memuji Yura dan ada beberapa komentar jahat yang mengatakan tentang hubungan Yura dan Jisung tidak cocok.


           


Seusai pembuatan video itu, mereka pergi ke Restaurant yang sangat terkenal di Korea. Di sana mereka memesan banyak makanan, karena kan mereka ditraktir oleh Chenle, jadi tidak masalah dengan uang mereka. Setelah makanan datang, mereka langsung memakan nya seperti tidak makan dalam setahun. Yura saat itu lagi tidak mood makan, tapi dia menghargai Chenle jadi dia memakan makanan nya sedikit. Setelah memakan makanan nya, Yura pamit untuk ke toilet sebentar.


        


Selesai dari toilet Yura pun keluar. Tidak sengaja dia menabrak orang yang ada didepan nya. Yura meminta maaf dengan orang tersebut, saat orang tersebut menjawab Yura terkejut. Karena suara orang yang ia tabrak tidak asing lagi, cepat-cepat Yura menoleh.


“Eunwoo!” kata Yura terkejut.


“Oh Yura, gimana kabar mu? Dengar-dengar kau membuat lagu dengan Taeyeon ya?” Tanya Eunwoo kepada Yura.


     


Yura tidak menjawab karena dia pikir itu juga tidak akan penting untuk Eunwoo. Yura segera pergi dari sana, tapi tangan nya ditarik oleh Eunwoo yang membuatnya tidak bisa pergi dari sana. Mark yang tidak sengaja ada disana menghampiri Yura.


“Ada apa ini?” Tanya Mark yang tiba-tiba muncul.


“Enggak ada apa-apa.” Jawab Eunwoo melepaskan tangan Yura.


“Pelangi akan muncul tiba-tiba, tapi meskipun dia muncul semua orang pasti akan melihatnya.” Kata Eunwoo dan pergi dari sana.


“Mantan,” singkat, padat, jelas dan Mark bisa paham dengan perkataan Yura.


“Ya sudah yuk balik yang lain khawatir karena kamu tidak kunjung balik.” Kata Mark dan berjalan mendahului Yura.


     


Yura dan Mark pun balik ke meja makan mereka. Jisung yang menunggu Yura dari tadi, akhirnya legah. Jisung takut Yura ketemu sasaeng dan dilukai oleh mereka.


“Dari mana saja sih Yur?” Tanya Jisung saat Yura kembali duduk di sebelahnya.


“Nging!”


“Nakal banget ya Jen nyamuk nya.” Kata Jaemin berpura-pura menepuk tangan nya seolah-olah memukul nyamuk.


“Tau nih...” Balas Jeno.


“Ini sudah semua makannya? Kalau sudah lebih baik kita balik karena kan nanti sudah harus berangkat.” Kata Mark mengingat kan.


“Memang kita akan ke mana hyung?” Tanya Haechan.


“Ye **** bener nih orang,” kata Renjun.


“Lah emang mau ke mana sih?” Tanya Haechan lagi.


“Ke Jepang gitu loh chan, masa lupa sih.” Jawab Jaemin geram.


“Oh iya, aku belum packing.” Kata Taeyeon.


“Tenang saja eon, nanti Yura bantuin.” Jawab Yura.


“Kamu sudah packing?” Tanya Taeyeon ke Yura.


“Sudah.” Jawab Yura.


“Rajin banget pacarnya Jisung tuh, kalau Jisung nya sendiri masih malas.” Kata Jaemin.


“Apa sih... Ya sudah yuk balik.” Ajak Jisung.


     


Mereka pun balik ke dorm masing-masing. Sebelum kembali, Yura mengajak Taeyeon ke supermarket untuk membeli camilan baru. Yura memang suka makan, tapi anehnya tidak gemuk-gemuk. Setelah membeli camilan barulah mereka kembali ke rumah. Yura kembali ke kamar dan menata camilan nya sebentar, lalu pergi ke kamar Taeyeon. Yura membantu Taeyeon memilih kan baju dan menatanya rapi. Setelah semua selesai, Taeyeon memberitahu Yura kalau mereka akan berangkat ke bandara jam tiga.


          


Sekarang sudah pukul tiga kurang delapan menit, Yura dan Taeyeon membawa koper ke bawah dan menaruh ke dalam mobil. Karena mobilnya sudah sampai, jadi mereka berangkat lebih cepat dan di sana mereka juga akan makan terlebih dahulu. Di dalam mobil, eomma Yura menelpon nya dan mengatakan bahwa Yura harus menjaga kesehatan baik-baik. Eomma Yura juga menitip salam untuk Taeyeon agar Taeyeon selalu sukses dan menjadi idol yang lebih baik.


         


Setelah sampai di bandara, koper Yura dan Taeyeon di bawakan orang lain. Di sana banyak orang yang sudah berkumpul dari fans, anti fans. Ada yang melempar Yura pakai telur, tapi telur tadi tidak mengenainya malah mengenai Taeyeon. Taeyeon pun menjadi marah.


“Kalau sampai kalian berbuat yang aneh-aneh pada Yura atau PACAR Jisung, maka nyawa kalian tidak akan selamat.” Teriak Taeyeon di tengah kerumunan itu.


Setelah melewati kerumunan,


“Eonni rambut mu...” Kata Yura merasa bersalah.


“Tidak apa-apa Yur, aku akan ke toilet sebentar, kamu bergabung dengan Nct Dream dulu ya.” Kata Taeyeon.


“Aku akan menemani mu eon,” kata Yura keras kepala.


“Tidak usah, Jisung titip Yura ya.” Kata Taeyeon membawa Yura ke Jisung.


“Noona kenapa Yur?” Tanya Jisung.


“Ke lempar telur. Awalnya kan aku dan eonni jalan melewati para fans, ada satu fans yang melempar telur dan sepertinya aku target nya. Bukan nya mengenai ku tapi malah mengenai eonni hiks,” Jelas Yura sambil sedikit menangis.


“Tenang Yur, kita semua ada di sini kok.” Kata Jaemin menenangkan Yura.


“Iya Yur tenang saja anggap saja itu cobaan. Kamu pasti tau kan kalau kita ingin sukses maka pasti ada cobaan nya,” kata Jisung menyenderkan kepala Yura di dadanya.


“Terima kasih.”


.


.


.


Terima kasih untuk para pembaca...


Jangan lupa buat like 👍🏻, klik favorit ❤, rating ⭐, komen atau saran 💌, vote 💎, dan follow author.