Memories With PJ

Memories With PJ
Episode 32



Saat Yura membuka pintu hotel Yura terkejut karena kehadiran para member Nct Dream yang sekarang ada di depan kamar hotelnya. Di depan pintu ada Jisung yang membawa bunga untuk Yura membuat member lain bercie-cie.


"Siapa sih Yur... Eh ternyata kalian yang datang," kata Taeyeon terkejut.


"Sudah Noon sudah selesai, kita ngerjain Yura sampai sini saja," kata Haechan melihat Taeyeon malas.


"Jadi eonnie ikutan mereka? Oh gitu ya eonn awas ya nanti aku balas." Kata Yura tidak terima.


"Yah jangan marah dong Yur," kata Taeyeon memelas.


"Bodoamat sama eonnie." Jawab Yura kesal.


"Sana Sung katanya mau jalan-jalan berdua sama Yura," kata Jeno menggoda Jisung.


"Ha?" Yura menjadi bingung karena perkataan Jeno tersebut.


"Enggak usah," jawab Jisung.


"Ya sudah mendingan kita cari makan." Kata Haechan memegang perutnya.


"Haechan yang bayarkan?" tanya Renjun.


"Iya deh, tapi Le kalau kurang tambahin ya." Kata Haechan kepada Chenle.


"Dih ogah," jawab Chenle malas.


"Ya elah Le kan kota monopoli mu masih banyak." Balas Renjun memelas kepada Chenle.


"Iya deh," jawab Chenle pasrah.


Yura, Taeyeon, dan para member Nct Dream segera pergi dari hotel untuk mencari makan. Setelah beberapa menit mereka berjalan akhirnya mereka menemukan restaurant yang sangat mereka ingin kan. Yura, Taeyeon, dan para member segera masuk ke restaurant tersebut.


"Yah Jisung katanya rindu sama Yura." Goda Jaemin kepada Jisung.


"Ya sudah deh, yuk Yur." Ajak Jisung pergi dari sana.


.


Jisung mengajak Yura ke tempat yang sebelumnya sudah dihias oleh pelayan restaurant. Karena Jisunglah yang memboking tempat tersebut dan menyuruh para pelayan menghiasinya sampai rapi. Jisung menuntun Yura untuk duduk dan sebelum Yura duduk Jisung segera menarik kan kursi untuk Yura.


"Kenapa pakai ke sini sung?" tanya Yura.


"Kan bisa bareng-bareng aja," kata Yura lagi.


"Yakin mau tahu?" tanya Jisung.


Yura mengangguk semangat, "Karena aku rindu sama tuan putri kecil, jadi kalau enggak berdua enggak seru dong." Kata Jisung menggoda Yura dan menggenggam tangan Yura.


"Belajar dari siapa sih anak mama ini... Kan dulu enggak jago gombal begini." Kata Yura mencubit pipi Jisung.


"Enggak belajar dari siapapun kok," jawab Jisung dengan aegyonya.


"Belajar dari Dilan Korea ya," kata Yura menuduh Jaemin.


"Kok jadi Jaemin Hyung sih," kata Jisung dengan wajah memelasnya.


.


.


.


Kenapa perasaan gue enggak enak begini -Batin Jaemin.


.


"Ya terus dari siapa Jisung," kata Yura gemas.


"Dibilangin enggak belajar aku Yur. Cuma kebetulan lewat aja di otak," jawab Jidung polos.


"Ya sudah deh," kata Yura pasrah.


"Sudah lama ya Yur..."


"Sudah lama apanya?" tanya Yura sambil mengangkat satu alisnya.


"Sudah lama enggak liat wajahmu jadi tambah cantik aja." Kata Jisung dengan senyumnya yang tulus.


"Jisungg..."


"Apa cantik,"


"Cuih..."


"Loh kok cuih sih Yur," kata Jisung sedih.


"Bodoamat," jawab Yura melihat ke arah lain selain Jisung.


"Yura jangan marah dong..."


"Biarin"


Dengan cepat Yura menjambak rambut Jisung, tapi enggak keras-keras kok. Saat Yura menjambak rambut Jisung, Jisung malah tertawa keras.


"Jisung kok malah ketawa sih," kata Yura kesal.


"Ya lucu aja," jawab Jisung masih tertawa pelan.


"Enggak tahu deh mau turun aja," kata Yura mulai berdiri.


"Eh iya iya Yur, aku berhenti gombalin kamu deh." Kata Jisung memegang pergelangan lengan Yura.


Tidak lama satu pelayan mengantarkan makanan ke meja Jisung dan Yura. Jisung pun mulai makan, tetapi sebelum itu Jisung menyuapi Yura terlebih dahulu.


"Enak enggak Yur?" tanya Jisung.


"Enak kok," jawab Yura.


"Kalau es krimnya manis enggak?" tanya Jisung lagi.


"Enggak," jawab Yura.


"Karena enggak semanis aku ya Yur. Jadi liat aku aja sambil makan es krimnya nanti jadi manis." Kata Jisung percaya diri.


Brak!!!


"Iya iya Yur berhenti deh," kata Jisung mulai makan lagi.


Setelah berjam-jam diatas Yura dan Jisung segera turun menghampiri Taeyeon dan member lainnya. Terlihat Taeyeon yang sedang mengobrol dengan Jaemin dan yang lain fokus main game masing-masing.


"Sudah selesai?" tanya Taeyeon.


"Sudah," jawab Yura.


"Ya sudah ayo balik," ajak Taeyeon ke luar terlebih dahulu.


Yura dan para member mengikuti Taeyeon yang sudah berada di luar Restaurant. Beberapa menit mereka berjalan kini mereka sampai di hotel. Jisung mengantarkan Yura ke kamar hotel terlebih dahulu karena kamar Jisung berada lumayan jauh dari kamar Yura. Sesampai di depan kamar Yura langsung menyuruh Jisung pergi karena dia ingin beristirahat.


"Ya sudah sana balik," kata Yura mengusir Jisung.


"Jahat banget sih Yur," kata Jisung sambil cemberut dan tidak lupa aegyo nya.


"Ayolah sung kasian Taeyeon Eonnie pasti dia juga lelah, jadi lebih baik kamu langsung balik ya." Kata Yura memohon kepada Jisung.


"Ya sudah deh, Good Night Yura." Kata Jisung kepada Yura sambil mengelus kepala Yura.


"Iya Good Night Jisung-ie," jawab Yura.


"Jangan lupa mimpiin aku Yur," kata Jisung dari kejauhan.


orang aneh -batin Yura.


Yura segera masuk ke kamarnya dan langsung pergi mencuci mukanya. Setelah itu dia menghempaskan diri ke tempat tidurnya. Tidak butuh waktu lama Yura langsung terlelap dan masuk ke dalam mimpi.


.-.-.-.-.-.


3 Februari pagi, Jisung mengajak Yura berkeliling disekitar hotel. Awalnya Yura mengajak Taeyeon, tetapi Taeyeon lebih memilih di hotel saja karena takut menjadi obat nyamuk. Jadi Yura dan Jisung segera pergi dan meninggalkan Taeyeon di hotel.


"Mau kemana?" tanya Jisung.


"Terserah Jisung aja," jawab Yura.


"Ya sudah, yuk" kata Jisung menarik pergelangan lengan Yura.


Beberapa menit Jisung dan Yura berlari pagi kini mereka sampai di taman. Jisung memberi minum untuk Yura.


"Terima kasih sung," kata Yura segera membuka tutup minumannya tetapi tidak bisa terbuka.


"Sini," kata Jisung sambil mengambil alin minuman Yura dan membuka tutupnya. Setelah membuka tutupnya Jisung memberikan minumannya kepada Yura.


"Terima kasih sung," kata Yura sambil tersenyum.


"Dama-sama yang...Auuh Yur sakit," kata Jisung karena Yura mencubit perut Jisung.


"Biarin," jawab Yura sambil terus mencubit.


"Ya iya Yura maafin Jisung ya... Jisung enggak akan ngegombal lagi." kata Jisung mengacungkan jarinya.


"Bener ya,"


"Iya Yura," Yura segera menghentikan aksinya karena Jisung sudah diam. Lalu melanjutkan meminum minuman yang sebelumnya diberikan oleh Jisung untuk Yura. Setelah duduk beberapa menit, Jisung dan Yura melanjutkan lari pagi mereka.


.


.


.


Terima kasih untuk para pembaca...


Jangan lupa buat like 👍🏻, klik favorit ❤, rating ⭐, komen atau saran 💌, vote 💎, dan follow author supaya author cepat-cepat up.