
Hari telah menjelang pagi, kemarin Yura dan Taeyeon langsung tertidur selesai acara fansign. Pagi ini Yura dan Taeyeon tidak ada jadwal dan mereka akan kembali ke Korea hari ini. Yura dan Taeyeon sudah bangun dan sudah mandi, sekarang mereka akan kemas-kemas barang dan oleh-oleh yang sudah mereka beli. Setelah packing, Yura dan Taeyeon memakan beberapa camilan yang sebelumnya mereka beli.
“Eonni...Eonni kenapa sih akhir-akhir ini selalu ngeliat hp mulu... Ada apa sih Eon? Eonni jadian sama Baekhyun oppa?” Tanya Yura asal.
“Enak saja... Tantu saja tidak. Aku lagi ngejawab pesan-pesan yang masuk, karena banyak banget Yur. Pertama dari Manager, Grup Sm, teman-teman ku, dan keluarga ku, Baekhyun, pokoknya masih banyak banget yang harus dan wajib dijawab.” Jawab Taeyeon.
“Ooh dari keluarga sampai Manager... Tapikan bisa lah eonni taruh hpnya sebentar nanti kalau mata eonni sakit gimana?” Tanya Yura khawatir dengan Taeyeon.
“Hush... Jangan sampailah Yur, masa iya idol rabun.” Kata Taeyeon.
“Ya makanya itu eon,” kata Yura sambil memakan camilan.
“Habis ini kita akan ke bandara Yur. Kamu sudah selesai packing kan?” Tanya Taeyeon.
“Sudah kok eon,” jawab Yura.
Selesai memakan camilan Yura dan Taeyeon segera mengambil koper dan beberapa tas berisi oleh-oleh. Taeyeon menyuruh seseorang untuk membawakan barang-barangnya dan barang milik Yura.
Selama diperjalanan, Yura dan Taeyeon menikmati pemandangan. Tidak lama, mereka sampai di bandara. Karena termasuk pagi sekali, jadi para fans tidak begitu ramai.
Kini Yura dan Taeyeon sudah berada di dalam pesawat. Mereka akan menempuh perjalanan dengan jangka waktu kurang lebih sebelas jam. Jadi Taeyeon dan Yura memutuskan untuk tidur hingga beberapa jam.
Siang telah tiba, Taeyeon,Yura yang tadinya tertidur sudah bangun. Seorang pramugari menawarkan makanan kepada Taeyeon dan Yura. Setelah mendapatkan makanan, mereka langsung memakan makanan nya. Kurang lebih tujuh menit mereka makan Yura memutuskan untuk mendengarkan musik, sedangkan Taeyeon kembali tidur.
Yang tadi siang kini menjadi sore, Yura mengambil baju yang pernah diberikan Jisung dan pergi ke toilet untuk berganti baju. Setelah mengganti bajunya Yura kembali mendengarkan musik.
"Bagus banget Yur dressnya, dari Jisung ya?" Tanya Taeyeon.
"Iya eon," jawab Yura.
"Kita bakalan sampai sekitar jam tujuh malam, jadi nanti mau nggak cari makan dulu?" Tanya Taeyeon.
"Boleh, memang mau makan di mana eon?" Tanya Yura.
"Nanti juga tahu," jawab Taeyeon.
Setelah beberapa jam di pesawat, akhirnya Yura dan Taeyeon sampai di Korea Selatan. Mereka segera keluar dari bandara dan segera mencari makan, karena Taeyeon sudah sangat lapar. Taeyeon mengatakan tujuan nya ke supirnya, lalu mereka pun segera pergi ke sana.
Untuk sampai di restaurant yang diinginkan Taeyeon membutuhkan waktu sekitar lima menit. Taeyeon dan Yura masuk ke restaurant tersebut. Di dalam restaurant, Taeyeon menyuruh Yura untuk masuk duluan. Karena Yura penurut, jadi dia segera masuk. Saat Yura masuk ke ruangan restaurant terasa begitu sepi seperti rumah hantu.
Tidak lama, ada seseorang yang bermain piano. Yura cepat-cepat menoleh, Jaemin -batin nya. Saat ini yang dialami Yura adalah perasaan bingung. Di belakang Yura Jisung tiba-tiba muncul sambil memberikan bunga. Saat Yura menoleh, dia terkejut dengan Jisung yang sedang berlutut dengan membawa bunga.
"Ada apa ini sung?" Tanya Yura pelan karena dia takut merusak momen.
"Lupa ya? Kan hari ini ulang tahun mu Yur tanggal 30 Januari," Kata Jisung.
"Nih buat kamu dan kadonya nanti," kata Jisung lagi.
"Happy birthday Yura... Happy birthday Yura...Happy birthday...Happy birthday...Happy birthday Yura..." kata Taeyeon yang menyanyi dengan membawa kue ulang tahun rasa red velvet kesukaan Yura.
Yura terharu, ia tidak menyangka kalau Taeyeon, Jisung, dan teman-temannya akan melakukan kejadian seperti saat ini. Yura juga lupa dengan ulang tahun nya sendiri. Pada saat itu juga mata Yura berkaca-kaca seakan ingin menangis. Tetapi sebelum Yura menangis Jisung dengan cepat mengusap pipi Yura supaya air matanya hilang.
"Jangan nangis Yur... Nanti tambah jelek." Kata Haechan merusak momen.
Seketika itu Haechan ditatap tajam oleh semua orang kecuali Yura sendiri.
"Tidak... Aku tidak menangis kok, hanya sedikit terharu saja." Kata Yura pelan.
"Nih Yur... Ditiup lilin nya... Gak kasian sama aku apa," kata Jisung sambil memegang kue di dekat Yura.
Yura mendekat pada Jisung, lalu dia menutup matanya dan berdoa dalam hati. Setelah dia berdoa, Yura langsung meniup lilin yang ada di atas kue.
"Yeay... Selamat ulang tahun Yura." Kata Haechan heboh.
"Bukan adik ku."
"Aku tidak kenal."
"Orang asing dari mana dia?"
"Hiks... Kalian jahat... Yura mereka semua jahat." Kata Haechan kepada Yura.
"Sudah chan, jangan nangis mulu." Kata Yura menenangkan Haechan.
"Biarin Yur, oh iya selamat ulang tahun ya Yur." Kata Renjun.
"Happy birthday Yur," kata Jaemin.
"Selamat ulang tahun adik ku," kata Taeyeon memeluk Yura.
"Terima kasih ya eonni," jawab Yura membalas pelukan Taeyeon.
"Dan makasih juga ya buat Haechan, Jeno, Jaemin, Renjun, Mark, dan yang lainnya juga makasih terutama Jisung. Maaf untuk kesalahan beberapa waktu lalu." Kata Yura dan menunduk.
"Enggak apa-apa Yur," jawab Jisung memeluk Yura.
Tidak lama,
"Nging!!!" kata Haechan.
"Banyak banget sih nyamuk nya." Lanjut Jaemin.
"Nyamuk kalau kalian gigit aku, nanti enggak aku kasih dolar loh." Balas Chenle.
Dengan cepat Yura melepaskan pelukannya.
"Ya sudah yuk kita potong kuenya," kata Yura.
"Nih pisaunya Yur," kata Taeyeon memberikan pisau ke Yura.
"Terima kasih eon," kata Yura.
Setelah Yura memotong kuenya, dia segera memberikan nya ke semua orang. Untuk kue pertama Yura memberikannya kepada Jisung. Lalu kue ke dua Yura berikan untuk Taeyeon, karena dia sudah menganggap Taeyeon sebagai kakaknya sendiri. Dan kue-kue yang lain dia menyuruh para member mengambil sendiri. Tidak lama Yura dan para member memilih tempat duduk yang sudah disediakan. Haechan yang menentukan setiap member akan duduk di mana. Setelah memilih tempat duduk masing-masing para member segera mengambil makanan yang sudah tersedia. Seusai mendapat kan makanan masing-masing para member langsung memakan nya mungkin karena terlalu lapar.
"Yur ikut bentar yuk," ajak Jisung.
"Kemana?" Tanya Yura.
"Nanti juga tahu," jawab Jisung.
.
.
.
Quotes hari ini...
Saat-saat terbaik dalam hidup adalah seperti pelangi yang muncul saat kalian tidak mengharapkannya
---------------------------------------------------------- ~Author
Terima kasih untuk para pembaca...
Jangan lupa buat like 👍🏻, klik favorit ❤, rating ⭐, komen atau saran 💌, vote 💎, dan follow author.