Memories With PJ

Memories With PJ
Akhir



Pagi telah datang dan Yura sudah siap. Yura segera turun ke dapur untuk menyiapkan makanan nya dan Taeyeon. Pagi ini Yura segera sarapan dengan cepat.


Setelah sarapan Yura mengambil kunci mobil dan segera keluar menyetir mobilnya sendiri. Karena saat ini Yura akan pergi ke panti asuhan.


Selama di perjalanan Yura mengobrol dengan Guanlin lewat telefon. Tidak lupa Yura bercerita kepada Guanlin tentang Jaemin. Beberapa menit kemudian Yura sampai san segera turun.


Yura berjalan memasuki ruang tamu panti asuhan. Di ruang tamu dia bertemu dengan bibi nya yang sedang minum teh hangat.


"Hai Yura... Kamu sudah besar ya sekarang," kata Bibi Yura saat melihat Yura berada di panti nya.


"Hai bibi," sapa Yura canggung.


"Ya sudah sana dia berada di taman belakang," kata bibi nya kepada Yura.


Yura segera berjalan ke arah taman belakang dan terlihat lah Jaemin yang berada di sebelah ayunan sambil menatap ke arah pohon tempat di mana Jaemin dan Yura bermain.


"Nana," panggil Yura sambil berjalan mendekat ke ara Jaemin.


"Sudah datang," kata Jaemin menatap Yura yang kini berada di depan nya.


"Duduk lah," suruh Jaemin kepada Yura.


Yura segera duduk ke ayunan dan Jaemin mendorong ayunan perlahan-lahan. Tidak lama Jaemin menyanyikan sebuah lagu dari wanna one 'Beautiful' membuat Yura sedikit meneteskan air mata nya karena terharu.


Setelah menyanyikan lagu, Jaemin berjalan ke arah Yura dan berhadapan dengan Yura sambil berjongkok.


"Kenapa menangis Yura?" tanya Jaemin.


"Enggak apa-apa," jawab Yura sambil tersenyum.


"Aku mendapat pesan dari Jisung untuk tidak membuat mu menangis tetapi kamu malah menangis, jadi aku harus bagaimana?" tanya Jaemin menatap wajah Yura dekat.


"Enggak tahu," jawab Yura sambil melihat ke arah lain.


"Kalau orang lagi ngomong liat ke orangnya bukan ke orang lain Yur," kata Jaemin membuat Yura teringat kepada Jisung lagi.


Jaemin yang sadar perubahan wajah Yura langsung meminta maaf dan Yura memaafkan Jaemin.


"Yura, aku menyukai mu saat pertama kali kita bertemu," kata Jaemin sambil berdiri.


"Aku selalu ingin berada di sisi mu setiap saat dan ingin memiliki mu. Tetapi saat kamu berpacaran dengan Jisung membuat hati ku retak seutuhnya... Tapi aku tidak benci kepada Jisung melainkan aku membiarkan Jisung bersama mu, karena aku tahu kalau kamu juga suka sama Jisung bahkan mungkin saat ini juga kamu suka sama Jisung benarkan," tanya Jaemin melihat ke arah pohon sehingga Yura berada di belakang nya.


Yura berjalan mendekat ke arah Jaemin, "Kata mu kalau orang lagi berbicara harus lihat ke lawan bicaranya tetapi kenapa kamu sendiri tidak melakukan nya Na?" tanya Yura membuat Jaemin langsung menoleh ke arah Yura.


"Aku memang mencintai Jisung... Bahkan sampai saat ini..." kata Yura menatap Jaemin dengan tatapan yang sulit untuk Jaemin artikan.


"Lalu?" tanya Jaemin.


"Seharusnya kamu yang melanjutkan nya Nana," kata Yura menatap Jaemin sambil tersenyum dan berbalik ingin pergi dari sana.


Grep!


"Aku hanya menyukai mu Yur... Kalau pun kamu masih teringat kepada Jisung tidak masalah untuk ku, tapi yang penting aku benar-benar menyukai mu Yur," jelas Jaemin sambil memeluk Yura dari belakang.


Yura berbalik badan dan melepaskan pelukan nya, "Kamu yakin Na?" tanya Yura dan mendapat anggukan dari Jaemin.


Cup!


Yura mencium Jaemin membuat Jaemin memeluk Yura erat.


"Hayo sudah... Sudah..." kata bibi nya Yura memecahkan momen membuat Jaemin dan Yura langsung melepaskan pelukan dan ciuman mereka.


Tidak lama para member, Manager, Eomma Yura, Guanlin beserta keluarga, dan temannya keluar.


"Cie.... PJ... PJ..." Teriak Haechan keras.


"Aduh Haechan ayo nak sini pulang... Cucian belum kamu cuci sama sekali..." kata Bibi Yura kepada Haechan.


"Bentar mak... Lagi mau minta pajak jadian ini loh..." kata Haechan tidak peduli pada bibi Yura.


"Kok bisa cepet akrab gitu bi?" tanya Yura mendekat ke bibi dan eomma nya.


"Kok bisa ciuman gitu Yur?" tanya balik eomma nya menatap Yura dengan tatapan menggoda.


Tidak lama Taeyong, Jaehyun, Johnny, dan Mark membawa beberapa kardus Pizza beserta minuman nya.


"Iya hyung ambil saja," jawab Jaemin tersenyum kepada Johnny.


"Yur itu mulutnya jangan melongo begitu nanti ke masukan lalat loh," goda Jaemin.


"Enak saja," jawab Yura tidak terima.


Tidak lama pelayan pantia asuhan datang bersama anak-anak yang sangat lucu-lucu dan bergabung makan pizza bersama. Yura dan Jaemin juga bergabung dengan Taeyeon, Baekhyun, dan member Nct lainnya.


"Yura kamu mau kan jadi tunangan ku?" tanya Jaemin di sela-sela acara makan.


"Kan bisa nanti Na," jawab Yura pelan.


"Sudah lah Yur jawab saja kasian tahu kalau di tunda-tunda terus," balas Guanlin.


"Hih oppa ikut-ikutan mulu," balas Yura sedikit teriak.


"Siapa ya yang dulu bilang oppa Nana tampan ya tidak seperti mu," goda Guanlin lagi membuatnya mendapatkan tatapan tajam dari Yura.


"Yur kasian itu si Jaemin," teriak Lucas yang mulutnya penuh makanan dan tidak lama tersedak.


"Makan nya Cas kalau mau bicara itu makanan nya ditelan dulu," kata Jaehyun kepada Lucas.


"Keburu habis nanti kan kita makan nya sama Haechan." Kata Lucas melirik Haechan tidak suka.


"Tuh kan salah lagi," kata Haechan menghentikan makan nya.


"Yur jawab noh..." Teriak Taeyeon.


"Eonnie harus menyusul dulu," jawab Yura.


"Yah kelamaan Yur," kata Jaemin sambil memasang wajah sedih.


"Iya... Iya... Na aku mau kok," jawab Yura sambil tersenyum membuat Jaemin memasang kan cincin ke tangan Yura yang sebelah kanan karena Yura sudah memindah cincin yang diberi Jisung dia pindah ke kiri.


Setelah acara makan Jaemin dan Yura berfoto bersama Eomma Yura dan bibi nya yang sudah dianggap Jaemin seperti ibu nya sendiri. Setelah itu Jaemin dan Yura berfoto dengan manager beserta member Nct. Lalu berfoto bersama Taeyeon dan Baekhyun. Tidak lupa berfoto dengan Guanlin dan member wanna one yang tidak kalah ramai dari member Nct.


"Yur..." panggil Jaemin setelah berfoto.


"Apa Na?" tanya Yura kepada Jaemin.


"Ikut yuk..."


"Ke mana?" tanya Yura menaik kan satu alis nya.


"KUA," jawab Jaemin sambil tertawa terbahak-bahak.


"Nana...." Teriak Yura.


.


.


Tamat....


.


.


Terima kasih untuk para pembaca yang sudah membaca cerita ini sampai akhir san ending nya...


Jangan lupa buat like πŸ‘πŸ», klik favorit ❀, rating ⭐, komen atau saran πŸ’Œ, vote πŸ’Ž, dan follow author.


-from Author🌺


.


Dan begitulah kisah mereka...


Suka atau enggak?


Jujur ya readers...😊


Kalau suka aku akan membuat tentang kehidupan Yura bersama Jaemin.. Semoga saja ya... karena juga aku baru membuat cerita baru jadi mohon dukungan nya.πŸ€—