Memories With PJ

Memories With PJ
Buku Diary Jisung



Sesudah bersih-bersih Yura segera mengambil makanan kucing dan memberikan nya untuk Jiyu. Setelah itu Yura mengambil buku diary Jisung dan segera membacanya.


Di halaman pertama berisikan foto-foto Jisung bersama Yura. Kemudian halaman berikutnya ada tulisan Jisung saat kecil.


-


Dear Diary...


Hari ini aku sudah berjalan-jalan ke taman kompleks. Di sana aku sangat senang sekali karena sudah bisa bermain ayunan di sana. Seperti yang kamu ketahui dari dulu aku selalu ingin bermain di sana, tetapi eomma selalu melarang ku.


Di sana aku bertemu seorang anak perempuan. Dia mengantarkan ku pulang ke rumah padahal kalau lihat di televesi seharusnya kan yang laki-laki mengantar kan perempuan pulang tapi ini malah terbalik. Dan dia sangat baik, cantik, dan pemberani aku menyebutnya peri kecil. Karena dia tiba-tiba datang saat aku menangis karena tidak tahu jalan pulang, benar-benar menyedihkan.


Sampai di sini dulu ya diary, karena eomma sudah memanggil ku. Jaga rahasia kita berdua ya, kalau saja seandainya dia membaca nya kira-kira bagaimana ya... pasti tertawa, sudah lah bye bye Diary.


-


Yura yang membaca halaman tersebut sedikit tertawa karena dia tidak menyangka kalau cerita masa lalu nya akan di tulis oleh Jisung di buku diary nya. Kemudian Yura membaca halaman berikutnya, tetapi Taeyeon memanggil Yura dari bawah dengan segera Yura turun ke ruang tamu menghampiri Taeyeon.


"Yura sini makan ini ada pizza dari Baek," kata Taeyeon mengangkat pizza.


"Wah dari Baek oppa? Kenapa kalian tidak jadian saja?" tanya Yura kepada Taeyeon.


"Sudah kok," jawab Taeyeon sambil senyum-senyum tidak jelas.


"Benarkah? Lalu kapan akan diumumkan?" tanya Yura kepada Taeyeon.


"Malam ini," jawab Taeyeon.


"Uhuk.. Uhuk..." Yura tersedak setelah mendengar jawaban Taeyeon.


"Ini nih Yur... Haduh Yura pelan-pelan dong kalau makan," tutur Taeyeon sambil memberikan Yura minum.


"Gomawo eonnie," kata Yura berterima kasih kepada Taeyeon.


"Terus kamu dan Jaemin sendiri bagaimana?" tanya Taeyeon.


"Aku sadar kalau ternyata dia benar-benar menyukai ku," kata Yura kepada Taeyeon.


"Memang Yura kan aku sudah pernah memberi mu kode dari dulu supaya kamu sadar kalau yang menyukai mu bukan hanya Jisung tetapi Jaemin juga. Tapi bagaimana kamu tahu kalau Jaemin menyukai mu?" tanya Taeyeon.


"Aku mencium pipi nya," jawab Yura polos.


"Uhuk..." Taeyeon kini juga tersedak setelah mendengarkan jawaban dari Yura.


Yura segera memberikan minum kepada Taeyeon dan Taeyeon langsung meminum nya.


"Kamu benar-benar mencium nya?" tanya Taeyeon.


"Iya dan muka nya itu sangat merah eon pingin gitu rasanya aku cubit, tapi aku jadi teringat Jisung," kata Yura lesuh.


"Yura...Yura... Jisung itu menyerahkan mu kepada Jaemin karena Jisung tahu kalau Jaemin menyukai mu dan kamu butuh pengganti Jisung jadi Jisung ingin kamu bersama Jaemin, kenapa sih kamu enggak paham-paham," jelas Taeyeon geram.


"Oh gitu..." kata Yura lalu melanjutkan makan nya.


"Bagaimana kabar Guanlin?" tanya Taeyeon.


"Kenapa tiba-tiba tanya tentang Lin oppa?" tanya Yura curiga.


"Enggak apa-apa," jawab Taeyeon.


"Aku belum dapat kabar tentang dia, tapi semoga saja dia baik-baik saja." Kata Yura berharap untuk Guanlin.


"Kalau menurut ku Guanlin menganggap mu bukan seperti adik tapi seperti perempuan yang sangat dia cintai," jelas Taeyeon kepada Yura.


"Masa sih eon? Enggak mungkin lah," kata Yura kepada Taeyeon.


"Kalau iya bagaimana Yur?" tanya Taeyeon.


"Ya aku akan jawab kalau dia hanya aku anggap sebagai kakak saja," kata Yura percaya diri.


"Yakin?"


"Tentu saja," jawab Yura lalu pergi ke kamar nya untuk melanjutkan membaca diary milik Jisung.


-


Dear Diary


Kamu tahu kan pacar ku? Yura... Ternyata Jaemin hyung menyukai Yura juga. Kata nya Jaemin hyung dia bertemu Yura sejak kecil kalau Yura memanggil Jaemin itu dengan sebutan Nana yang dibuat oleh Yura dan kini di buat oleh para fans nya.


Hati ku sebenarnya sakit saat mengetahui kalau ternyata Jaemin hyung juga suka kepada Yura. Tapi apa hak ku aku hanya sebatas pacar Yura tidak lebih. Itu tidak masalah untuk ku karena semua terserah pada takdir... Betul kan? tentu saja, Yura untuk siapa itu terserah takdir. Tapi aku juga berharap kalau aku tidak ada Yura bersama Jaemin Hyung dan semoga saja Yura ingat dengan Jaemin Hyung. Tapi kenapa aku tiba-tiba nulis aku tidak ada ya tiba-tiba saja aku menulisnya asal-asalan... Apakah akan menjadi nyata? Kalau nyata juga tidak apa-apa karena semua ini sudah di susun oleh takdir ya kan... Sudah dulu karena aku harus latihan dance... Bye bye Diary...


-


Nana -batin Yura.


Flashback


Saat Yura kecil dia pernah pergi ke panti asuhan dan di sana dia dititipkan oleh eomma nya, karena eomma nya banyak kerjaan jadi Yura dititipkan kepada bibi nya yang tidak lain pemilik panti asuhan tersebut. Di sana Yura belum memiliki teman, jadi dia bermain bersama Guanlin terlebih dahulu.


Tiba-tiba Jaemin datang dan duduk di sebelah Yura sambil menangis.


"Kamu kenapa?" tanya Yura.


"Aku dibully karena aku selalu disayangi oleh semua orang jadi dia iri dan memfitnah ku," jelas Jaemin sambil menangis.


"Sudah.. sudah... jangan menangis... Nama mu siapa?" tanya Yura saat bersama Jaemin dan Guanlin.


"Na Jaemin," jawab Jaemin pelan.


"Aku akan memanggil mu Nana saja ya, enggak apa-apa kan?" tanya Yura kepada Nana.


"Iya enggak apa-apa kok, kalian anak baru?" tanya Nana.


"Enggak kita ponakan dari pemilik panti ini," jawab Guanlin.


"Nama kalian siapa?" tanya Nana.


"Nama ku Guanlin dan ini adik ku Yura," kata Guanlin mengenalkan dirinya sendiri dan Yura.


"Guanlin dan Yura nama yang indah seperti orang nya cantik dan tampan." Kata Nana sambil tersenyum.


"Kamu juga kok manis seperti gulali," jawab Yura.


"Iya terima kasih," balas Nana.


"Mau main bersama?" tanya Guanlin.


"Boleh," jawab Nana.


Flashback Off


Yura langsung mengirim pesan ke Jaemin, tetapi sebelum itu Jaemin sudah mengirim pesan terlebih dahulu.


*


Jaemin: Good Night Yura...


Yura: Oppa besok ketemuan yuk... Di mana tempat pertama kali kita bertemu oppa pasti ingat, Good Night too oppa.


*


Setelah itu Yura langsung mematikan handphone nya dan segera tidur.


.


.


Bersambung...


Terima kasih untuk para pembaca...


Jangan lupa buat like πŸ‘πŸ», klik favorit ❀, rating ⭐, komen atau saran πŸ’Œ, vote πŸ’Ž, dan follow author.


-from Author🌺