
Kim Taeyeon POV
Saat Yura dan Jisung mau makan, tiba-tiba ada yang memanggil Jisung secara tiba-tiba. Aku, Yura, dan Jisung penasaran jadi kita noleh. Di belakang kita ada seseorang perempuan yang lumayan cantik... tapi aku belum pernah melihatnya, jadi ku pikir dia fans Jisung.Ternyata dugaan ku salah...
"Jisung!" Kata perempuan tadi dan berlari memeluk Jisung.
Ha? siapa dia? Kan disebelah nya ada pacarnya...- batin ku.
Aku melihat Yura, dia terlihat kaget akan kehadiran perempuan tadi. Tetapi Yura diam saja,dia masih mau menunggu penjelasan Jisung. Kalau aku jadi Yura langsung ku jambak tuh rambut.
"Lo siapa?" tanya Jisung dingin sambil melepaskan pelukan nya.
"Baek Jiheon... udah inget kan?" Kata Jiheon.
"Sorry ga kenal..." Kata Jisung.
"Aku kan mantan pacar mu saat SMA. Sekarang aku mau balikan sama kamu sung!"Kata Jiheon.
"Sung, siapa dia? Kenapa dia bilang dia mantan pacar mu?" Tanya ku mewakili Yura, habis si Yura diem mulu.
"Oh Taeyeon eonni... apa kabar?" Kata Jiheon.
"Basa-basi yang busuk... Sung! dia siapa? lo enggak liat si Yura noh..." Kata Taeyeon.
"Yura?dia siapa sung!" Tanya Jiheon.
"Pacar gue... kenapa?" Jawab Jisung.
"Pacar kamu kan aku sung!!" Kata Jiheon.
"Kan kakak udah aku tolak... lupa atau gimana sih..." Jawab Jisung.
"What? maksud mu kamu lebih milih dia dari pada aku gitu? kan kita udah kenal dari lama sung!" Kata jiheon.
"Kan udah ku bilang berkali-kali... Kita tuh cuma temen... TEMAN nggak lebih...Silakan pergi atau aku panggil kan satpam?" Savage Jisung.
"Inget sung aku enggak bakalan biarin hubungan kalian berdua mulus..." Kata Jiheon yang berjalan ke tempat duduk Yura dan menarik rambut Yura.
Tapi dengan cepat Jisung menampar Jiheon dengan SANGAT KERAS sehingga dia terjatuh ke lantai.
Jiheon segera pergi keluar, tetapi aku menarik tangan nya, "Kamu sudah menarik rambut seseorang teman ku dan kamu mau pergi begitu saja?" Kata ku sambil menarik rambut Jiheon.
"Stop eonni!" Kata Yura yang sedang menahan tangis.
Aku menghentikan aksi ku, karena tidak mau yura marah dan Jiheon itu langsung pergi. Yura menangis, dia benar-benar sakit hati... - menurut ku sih. Jisung memeluk Yura untuk menenangkan nya, karena berasa jadi nyamuk aku meninggalkan mereka berdua.
"Aku mau ke toilet," Kata ku dan pergi dari sana.
Kim Taeyeon POV END
Author POV
"Eonni...Kita pulang aja" Kata Yura.
"Tap..."Sebelum selesai bicara Jisung menatap Taeyeon untuk mengiakan perkataan Yura.
"Oke...Ayo pulang!" Kata Tayeon pasrah.
Yura berjalan duluan, "Noona tolong jaga dia..." Kata Jisung, Taeyeon mengangguk.
Di Dalam Mobil...
"Yur...Menangis lah sepuas mu... tidak apa-apa... Anggap saja aku seperti kakak mu sendiri, kamu bisa meluapkan isi hatimu dengan bercerita." Kata Taeyeon.
Yura menangis di pelukan Taeyeon, dia benar-benar tidak tau harus berbuat apa. Padahal awalnya dia percaya pada Jisung, tapi karena kejadian tadi dia sangat syok.
βEonni, maaf ya tentang kejadian tadi,β Kata Yura.
βYa gak apa-apa kok, emang lebih baik kamu jaga diri dulu. Lupain aja apa yang terjadi barusan. Lagian kok kamu diem aja sih, emang mau pacarnya dibawa orang?β Tanya Taeyeon.
"Maaf eonni" Kata Yura.
Mobil berhenti, sampai di rumah Taeyeon. Taeyeon dan Yura masuk ke rumah tersebut, pada saat di dalam rumah Yura sangat terkejut, karena desain dalam rumahnya benar-benar indah. Taeyeon pamit untuk ke dapur sebentar dan menyuruh Yura untuk menunggu di ruang tamu. Tak lama Taeyeon datang membawa snack dan minuman.
"Maaf ya ada nya ini saja..." Kata Taeyeon.
"Enggak apa-apa kok Eonni tidak usah repot-repot..." Kata Yura.
"Barang-barang mu udah sampai?" Tanya Taeyeon.
"Belum, mungkin nanti atau sebentar lagi," Jawab Yura.
"Tentang tadi... lebih baik kamu bicarain baik-baik aja... dari pada bertengkar kayak gini..." Kata Taeyeon.
"Hm... pingin nya sih gitu, tapi udah terlanjur kayak gini." Kata Yura.
"Tidak ada kata terlambat Yur... Oh iya kamar nya ada 3 yang dua diatas dan satu di bawah. Kamar diatas ada kamar ku dan ada tulisan nya. Di sebelah nya nanti kamar mu oke dan bla..bla.." Jelas Taeyeon mengenai rumah nya.
"Ne... Eonni, kamu ada acara enggak sore ini?" Tanya Yura.
"Ada sih tapi enggak sampai malam...Tapi sekitar jam setengah sepuluh udah balik ke rumah mungkn..Kenapa?" Tanya Taeyeon.
"Pingin buat macaron!" Kata Yura.
"ooo boleh... nanti kita buat oke..." Jawab Taeyeon.
"Oke eonni," Kata Yura.
"Yur! Aku harus keluar nih... kalau mau masak...masak aja di kulkas ada bahan-bahan nya kok." Kata Taeyeon.
"Ne eonni, yuk ku antar keluar," Kata Yura.
Setelah mengantar Taeyeon, Yura masuk ke dalam. Pada saat di dalam, Yura merasa terjadi hujan di luar. Yura melihat di dapur, karena dia mau membuat pancake. Yura mulai membuat adonan pancake terlebih dahulu. Setelah adonan pancake selesai, bel rumah berbunyi. Sebelum membuka pintu dia melihat dari gorden siapa yang datang, karena dia phobia jika dia dirumah sendiri dan ada yang memencet bel rumah.
Di luar tampak lah Jisung yang sedang kehujanan. Dengan cepat Yura mengambil payung dan membuka kan rumah. Muka Jisung terlihat pucat bahkan sangat pucat, dia lemas, rambutnya acak-acakan. Yura mebawa Jisung masuk ke rumah. Belum sampai pintu Jisung pingsan, Yura panik dia membawa Jisung ke sofa ruang tamu. Baju Jisung basah, Yura ingin mengambil baju yang dia taruh di tas ransel nya, yang bisa dibilang cukup untuk Jisung. Saat hendak mengambil baju, Jisung memegang tangan Yura.
"Yura!" kata Jisung yang mau berdiri.
"Sung...pelan-pelan... setelah tenaga mu pulih kamu segera ke kamar mandi ya... baju nya pakai yang ada di tas ku... bentar aku ambilin." Kata Yura mengambil bajunya dan memberikannya kepada Jisung.
"Terima kasih..." Kata Jisung dan pergi ke kamar mandi. Jisung sudah tau dimana letak kamar mandi di rumah Taeyeon karena dia sudah pernah kesini bersama temannya.
Saat Jisung ke kamar mandi, Yura melanjutkan masak nya. Pertama dia memasukkan adonan pancake ke teflon, setelah itu memasak bubur untuk Jisung. Yura sangat pintar memasak, jadi dia tidak akan gagal dalam hal begini pun. Sementar menunggu bubur Jisung matang, dia kembali fokus pada pancake. Tidak lama semuanya matang dan Yura menaruhnya di meja makan. Kemudian di balik ke dapur untuk mengambil cream cheese serta madu untuk toping dan tidak lupa teh madu hangat.
"Eh Jisung... Yuk makan.." Pas saat Yura telah menata makanan dengan rapi Jisung datang.
"Terima kasih ya Yur! Maaf tentang kejadian yang tadi..."Kata Jisung.
"Ya, aku juga minta maaf... Nah sekarang lupain nih makan habis itu minum obat oke..."Kata Yura yang mendapat anggukan dari Jisung.
Mereka makan bersama di rumah Taeyeon. Diam-diam Jisung memperhatikan Yura. Masih suka masih sama...
Yura suka masak -batin Jisung.
Karena merasa dilihati Yura menyuruh Jisung untuk fokus pada makanan nya. Seteah makan, Yura membereskan meja makan.
"Taeyeon noona kemana?" Tanya Jisung.
"Keluar.. tapi enggak lama." Kata Yura sambil membawa madu serta cream cheese untuk dikembalikan pada tempatnya.
Setelah semuanya beres, Jisung dan Yura menonton tv di ruang tamu. Yura fokus ke tv sedangkan Jisung malah fokus ke Yura. Beberapa menit setelah menonton tv, bel rumah kembali berbunyi. Yura membuka kan rumah dan ternyata orang yang mengirim barang Yura. Yura mengambil barang-barangnya dibantu dengan Jisung. Yura dan Jisung menaruh barang-barang ke kamar yang akan di tempati oleh Yura.
"Nah sudah... Yuk ke bawah!" Ajak Yura.
"Tapi kan belum diberesin Yur.." Kata Jisung.
"Nanti aja... gampang itu mah..." Kata Yura.
Mereka kembali menonton tv serta berbincang-bincang tentang apa yang terjadi, bagaimana Jisung jadi artis, dan lain-lain. Yura sampai tidak sadar sudah jam setengah tiga. Yura menyuruh Jisung pulang, karena Jisung penurut dia pun pulang. Yura mengantar Jisung sampai depan rumah.
"Aku pulang ya, baju nya nanti aku kembalikan,"Kata Jisung.
"Ngga usah sung... Bawa aja.." Kata Yura.
"Bye Yura..." Kata Jisung.
"Bye..." Jawab Yura sambil melambaikan tangan nya melihat Jisung bersepeda.
Setelah itu Taeyeon datang, Yura pun membuka pagar supaya mobil Taeyeon dapat masuk. Taeyeon dan Yura pun masuk ke dalam rumah.
"Yur, jadi buat macaron enggak?" Tanya Taeyon.
"Jadi... tapi bentar ya eonni mau beres-beres... soalnya tadi Jisung datang jadi enggak bisa beres-beres deh." Kata Yura.
"Oke... aku mau ke kamar. Nanti kalau udah ke kamar aja..." Kata Taeyeon.
"Ne.." Jawab Yura.
Yura beres-beres ransel nya serta barang-barangnya yang lain. Dia mulai beres-beres baju, kemudian barang-barang make up, dan lain-lain. Yura juga membawa beberapa foto saat smp bersama Jisung. Sungguh Jisung sangat lucu waktu smp. Foto itu ditaruh Yura di meja dekat tempat tidur. Kamarnya benar-benar indah, entah siapa yang merancangnya.
Setelah beres, Yura keluar dari kamar dan mengetuk kamar Taeyeon. Taeyeon dan Yura berjalan ke dapur untuk membuat macaron. Yura membuat banyak macaron, karena akan dia bagikan kepada Jisung dan juga teman-teman nya. Taeyoeon membagi tugas, Yura membuat adonan nya dan Taeyeon membuat isinya. Setelah adonan jadi Yura membentuk dan memasukkan ke dalam oven. Setelah beberapa menit macron pun jadi, Yura memindahkan ke piring dan dihias oleh Taeyeon, begitu pun seterusnya. Setelah beberapa jam macaron pun jadi, jadinya juga seperti pikir Yura.
"Eonni... aku boleh kan memberikan sebagian kepada Jisung dan juga teman-temannya?" Tanya Yura.
"Boleh kok... Yuk kita cuci piring... setelah itu ku antar ke dorm nya sekalian aku syuting bentar..." Kata Taeyeon.
"Ne'' Jawab Yura.
Taeyeon dan Yura mencuci alat-alat yang sudah dibuat masak tadi. Mereka mencuci sambil bercerita tentang Jisung. Taeyeon kan senior nya jadi dia sedikit-dikit tau lah. Yura yang mendengarkan pun berekspresi geli pada saat Taeyeon menceritakan hal yang dapat membuat Jisung malu dihadapan orang lain. Setelah cuci-cuci mereka langsung ke mobil dan menuju Dorm Nct Dream.
Author POV END
.
Park Jisung POV
Aku sedang tidur-tiduran sambil bermain game yang dari tadi enggak menang-menang gara-gara Jaemin Hyung. Renjun Hyung sedang melukis, Chenle Hyung dan Jeno Hyung sedang bermain basket, sedangkan Mark Hyung dan Haechan Hyung sedang di luar rumah sambil nyanyi lagu.
"Jisung-i..." Goda Jaemin Hyung.
"Hyung!! Aniyo... nanti aku kalah Hyung...Sana foto orang lain gitu lo...masa iya nanti ada kabar bahwa Jaemin suka menggoda orang sesama kelamin..." Kata ku.
Plak!
"Enak aja..." Kata Jaemin Hyung yang segera mengambil kamera dan keluar dari kamar.
Nah dari tadi lah Hyung kan aku bisa tenang main game nya -batin ku.
Belum 1 menit....
"SUNG!!" Suara Haechan Hyung menggelegar. Hadeh... habis ini enggak usah main lah banyak godaan nya batin ku.
"Kenapa Hyung?" Kata ku yang langsung meletakkan hp nya, karena gagal terus main game.
"Noh ada Yura..." Kata Haechan Hyung. Langsung aku lari keluar rumah.
"Nah ini yang dicari sudah datang...Yuk pergi Jaem dari pada jadi nyamuk, Haechan dah masuk." Kata Mark Hyung.
Setelah mereka masuk Yura ngasih bingkisan.
"Apa nih?" Tanya ku.
"Macaron" Jawab Yura.
"Buat? Sendiri atau bareng Taeyeon Noona?" Tanya ku.
"Dibantu Taeyeon Eonni kok..." Jawab Yura.
"Banyak banget...Buat siapa aja Yura...!" Kata ku.
"Buat temen-temen mu sekalian... katanya eonni banyak jadi ya aku kasih 25" Kata Yura.
"Emang jadi berapa?" Tanya ku lagi.
"Jadi 45" Jawab Yura.
"Rajin banget... Jaemin Hyung!! NIh ada oleh-oleh..." Teriak ku.
Jaemin Hyung langsung muncul,"Oleh-oleh apa?" Tanya Jaemin.
"Macaron... sekalian buat semua member Taeyong Hyung, Jaehyun Hyung, dan lain-lain..." Kata ku.
"La lo pikir warna apa... pakai lain-lain... Eh btw makasih ya Yura... sebagai rasa berterima kasih kalian aku fotoin deh... cepet Sung, Yur ambil pose..." Kata Jaemin Hyung membuat aku dan Yura langsung pose.
Dan Ckrek!
"Kirim ya Hyung..." Kata ku.
"Pasti..." Kata Jaemin Hyung.
"Aku juga mau" Kata Yura.
"Iya nanti gue kirimin ke lo semua... Gue mau masuk dulu bye... sekali lagi makasih Yura.. Bye" Kata Jaemin Hyung.
"Aneh ya..." Kata Yura.
"Apanya?" Tanya ku.
"Jaem Oppa... kok ada sih manusia LOL kayak dia..." Kata Yura.
.
.
.
"Oke aku setuju" Kata orang tersebut, sambil smirk jahat.
.
.
.
Terima kasih untuk para pembaca...
Jangan lupa buat like ππ», klik favorit β€, rating β, komen atau saran π, vote π, dan follow author.