Memories With PJ

Memories With PJ
Episode 12



Author POV


Yura dan Taeyeon segera ke dapur dan mengambil bahan-bahan untuk masak. Mereka akan membuat Songpyeon (kue beras), Hwayangjeok, dan Galbi Jjim yang porsi nya sangat banyak. Untuk minum Yura membuat Sikhye dan beberapa botol soju. Pertama Yura membuat Songpyeon terlebih dahulu, sedangkan Taeyeon membuat Hwayangjeok. Sambil menunggu Songpyeon nya jadi Yura menyiapkan bahan-bahan Galbi Jjim.


"Yur, sudah jadi kah?" Tanya Taeyeon.


"Sudah...Tinggal Galbi Jjim nya saja." Jawab Yura.


"Ohh...Ya sudah yuk kita buat..." Kata Taeyeon.


Yura dan Taeyeon melanjutkan acara masak mereka.


Ting! Tong!


"Ada yang datang kayak nya Yur, coba kamu cek" Kata Taeyeon.


"Bentar ya eon..." Kata Yura, pergi membuka kan pintu.


     


Saat Yura keluar tidak ada orang, tapi ada kotak. Yura melihat catatan kotak nya dan ada nama Yura di sana, jadi Yura pikir ini untuk nya. Tapi Yura bingung dari siapa kotak ini, tidak berpikir terlalu lama Yura kembali masuk dan meletakkan kotak itu di kamar nya. Setelah meletakkan kotak itu Yura kembali membantu Taeyeon di dapur.


"Siapa tadi Yur?" Tanya Taeyeon sambil masak.


"Enggak ada siapa-siapa eon..." Bohong Yura.


"Ha?"


"Ada kotak eon, kiriman dari eomma ku." Bohong Yura lagi.


"Ohh...Ini sudah jadi, tinggal disusun dan dibawa ke halaman belakang saja." Kata Taeyeon.


"Terima kasih ya eon, sudah mau bantuin," kata Yura.


"Tenang aja..." Balas Taeyeon.


"Kalau gitu aku mau kabari Jisung dulu, terus kita siap-siap," Kata Yura.


"Oke... aku tadi sudah ngerias halaman belakang juga kok.." Kata Taeyeon bangga kepada diri nya sendiri.


"wih beneran?" Tanya Yura.


"Iyyaa, sudah sana siap-siap..." Kata Taeyeon.


"Aku duluan eon..." Kata Yura.


   


Yura dan Taeyeon kembali ke kamar masing-masing. Yura mandi, lalu memakai drees yang dibelikan orang tua nya. Setelah itu, Yura duduk di depan cermin dan bermake up natural. Kotak yang ada di depan rumah belum dia buka sama sekali. Selesai bermake up, Yura membuka kotak tadi, ternyata isi dari kotak itu adalah kalung yang sangat indah dan pasti harga nya mahal. Yura menemukan surat di kotak itu, surat nya berisi ucapan selamat untuk Yura karena sudah menjadi seorang idol dan nama pengirimnya adalah Eunwoo. Karena Yura sudah menyukai Jisung, dia mengembalikan kotak itu kepada asalnya. Tidak lupa dia menulis surat yang berisi ucapan terima kasih untuk Eunwoo dan minta maaf karena Yura tidak bisa menerima nya. Kalau Eunwoo mengirimkan kotak itu lagi maka Yura akan menjual nya. Begitu lah Yura menyuruh orang dan memberikan kotak itu lalu mengirimnya pada alamat yang sudah dikasih tahu oleh Yura, setelah itu Yura menemui Taeyeon.


"Eonni"Teriak Yura.


"Apa?" Tanya Taeyeon.


"Kita naruh makanan nya ke halaman belakang sekarang?" Tanya Yura.


"Iya..."


     


Yura dan Taeyeon pun menyusun makanan dan menaruh nya ke halaman belakang. Halaman belakang rumah Taeyeon sangat luas dan ada beberapa bandulan. Setelah semua siap Yura dan Taeyeon duduk-duduk di sana sambil menunggu tamu mereka.


"YURA!!!" Teriak seseorang dari pagar belakang rumah.


"Sudah datang tuh... sana buka in..." Kata Taeyeon.


"Bentar ya eon..." Kata Yura pergi membuka kan pagar.


     


Sesampai di depan pagar ada beberapa mobil. Ya Yura sudah menduga kalau akan banyak mobil jadi mobil-mobil Taeyeon di masuk kan ke garasi dan untung saja halaman rumah Taeyeon besar. Setelah memarkirkan mobil mereka keluar.


"Yuraaa...lama banget sih buka in pagar nya..." Kata Renjun.


"Untung ada item... kalau nggak ada ga bakalan kita masuk." Lanjut Taeyong.


"Hyung mah kek gitu... kan aku punya nama hyung" Balas Haechan.


"Ooo jadi yang teriak itu Haechan... Pantesan sampai depan pun kedengaran." Kata Yura.


"Yura...Kita kelaparan nih.." Kata Yuta.


"Tau tuh... nggak disuruh masuk apa..." Sambung Taeil.


"Eh iya... Mian.. Yuk masuk..." Kata Yura membawa mereka masuk.


 Setelah sampai...


"Astaga...Kai Hyung jadi obat nyamuk donggg" Kata Haechan heboh.


"Lah iya ya... Yuk ke dalam aja yuk..." Ajak Taeyong.


Taeyong, member Nct, dan kai masuk ke rumah Taeyeon.


"Yura!" Panggil Taeyeon.


"Ada apa eon?" Tanya Yura.


"Oke eon.." Jawab Yura.


 


Yura berjalan ke kamar tamu dan melewati member-member Nct. Dia melihat para member satu per satu, Jisung mana kok nggak ada -batin Yura. Yura fokus untuk mengambilkan hp Taeyeon, dia pun pergi ke kamar tamu dan masuk.


       


Yura membuka pintu kamar dan ada hp milik Taeyeon di tempat tidur. Tidak ambil pusing Yura mengambilnya dan segera memberikan nya pada Taeyeon. Saat melewati ruang tamu tidak ada orang sama sekali, pikir Yura mereka kembali ke halaman belakang. Sesampai di halaman belakang kosong, ada musik piano yang lewat di telinga Yura. Yura menoleh, tidak jauh dari tempat yang sudah dihias Taeyeon ada orang yang sedang memainkan piano, tetapi wajah nya tidak terlihat. Yura segera ke sana.


Jisung -batin Yura.


     


Jisung memainkan satu lagu piano untuk Yura. Setelah memainkan nya, dia berdiri dan berjalan mendekati Yura. Dia melihat mata Yura yang sudah berkaca-kaca dan segera memeluk Yura. Saat air mata Yura ingin menetes Jisung mengusap nya, karena tidak ingin wajah Yura ada bekas air mata nya.


Setelah beberapa detik Jisung melepaskan pelukan nya, berjalan ke arah piano mengambil sebuah kue yang sudah ada lilin nya.


"Aku enggak ulang tahun sung" Kata Yura.


"Ya sudah.. Siapa bilang kamu ulang tahun.." Kata Jisung.


"Terus?"


"Tiup... jangan lupa berdoa.." Suruh Jisung.


   


Pada saat Yura meniup lilin, Jisung mencium dahi Yura dan difoto oleh Jaemin. Yura terkejut karena selesai meniup lilin semua orang langusng muncul. Yura pun memotong kue yang diberikan oleh Jisung.


"Yang pertama buat siapa Yura..." Kata Taeyeon.


Yura memberikan nya kepada Jisung.


"Di suap in lah Yur..." Kata Haechan.


"Tau tuh..." Lanjut Jungwoo.


Yura menyuapi Jisung.


"Di suapin balik lah sung..." Kata Baekhyun.


Bukan nya menyuapi Yura Jisung malah memakan kue nya sendiri dan membuat Yura kesal.


"Eh sung... ngambek tuhhh" Kata Jeno.


"Bodo..." Balas Jisung.


     


Yura pun pergi dari sana dan berjalan menuju kamar nya. Sesampai di kamar dia menghempaskan dirinya ke tempat tidur.


Ngeselin banget sih -batin Yura.


Tok! Tok!


"Yur..." Teriak seseorang.


Jisung -batin Yura.


"Buka Yur..." Kata Jisung dari luar.


"Bodo! Pergi sana..." Teriak Yura dari dalam.


Klik!


Pintu kamar Yura terbuka, menampakkan Jisung. Jisung berjalan ke arah Yura dan mengelus kepala Yura.


"Jangan ngambek Yur..." Kata Jisung.


Yura masih diam.


"Yur.. kalau enggak mau ngomong aku cium nih.." Kata Jisung.


Yura masih diam.


Jisung menggendong Yura.


"Lepasin Bodohh" Teriak Yura.


"Makanya ayo turun..." Kata Jisung.


"Iya iya..."


Jisung pun menurun kan Yura dan menggenggam tangan Yura , balik ke halaman belakang.


.


.


.


Terima kasih untuk para pembaca...


Jangan lupa buat like 👍🏻, klik favorit ❤, rating ⭐, komen atau saran 💌, vote 💎, dan follow author.