Look at Me

Look at Me
Bab 21



Saat dikamar, Hanna terkejut melihat kamar yang begitu luas, beda dengan kamar miliknya. Hanya saja dia tidak terbiasa dengan warna ruangan dan bed cover yang ada disana.


"Yah, warnanya kenapa pink." Rengeknya.


Seketika Hanna teringat dengan Yolanda. Air mata yang ia tahan kini mengalir begitu saja.


"Mama, apa kau sudah sampai. Kenapa masih belum ada kabar dari papanya Sam."


Lama ia memikirkan keadaan mamanya. Kini Hanna tertidur dengan air mata yang masih menetes dipipinya.


***


KEESOKAN PAGINYA


Hanna terbangun pukul lima pagi, ia bergegas menuju kedapur untuk menyiapkan sarapan pagi seperti biasa. Namun sebelum itu, ia mengecek ponsel miliknya. Benar saja, ada pemberitahuan pesan dilayar ponsel miliknya.


m


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


*Pesan dari nomer baru :


Hallo Hanna, kami sudah sampai. Dan kini mamamu sudah menerima perawatan intensif. Doakan semuanya lancar ya.


Om Gerald, -


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


"Alhamdulillah, terima kasih. Hanna yakin mama bisa berjuang untuk Hanna. " Ucapnya


DI DAPUR


Hanna melihat apa saja yang bisa ia temukan didalam refrigerator milik Sam.


Apa yang bisa gue masak hari ini ya. Brokoli, wortel, daging sapi, daging ayam, kentang, asparagus, jamur. Lengkap banget.


Hanna masih kebingungan dengan apa yang ada didalam kulkas itu.


Tanpa ia sadari ia di kejutkan dengan suara dari arah belakangnya.


"Lo sedang apa? " suara Sam


Hanna terkejut mendengarnya.


"Lo datang tanpa ada suara, bikin gue kaget aja. "


"Lo nggak usah masak, biar itu dikerjain ama bi Imah aja. "


"Betul non. Biar bibi aja. Non sama mas Sam tunggu di meja makan saja." suara bi Imah datang dari belakang Sam.


"Tapi gue udah biasa masak Sam. "


"Disini gak boleh ngebantah aturan gue. Dah ayok.. " Sam menggandeng tangan Hanna menuju meja makan.


"Sam, boleh gue nanya sesuatu." tanya Hanna


"Sejak kapan lo tau kalau gue juga anak papa lo? "


"Sejak akan pindah kemari. Dan itu sudah genap 100 harinya mama. Mendengar cerita papa, gue jadi penasaran. Dan saat kita bertemu pertama kali, gue yakin elo orang yang sama dengan foto yang papa tunjukin."


"Om gerald punya foto gue, gak mungkinlah. Kan dia dah lama nggak ketemu mama dan gue."


"Papa udah lama mantau mama lo lewat anak buahnya. "


"Oh.. jadi gitu. Yaudahlah... jadi gue manggil lo apa, kakak atau Sam aja. "


"Sam aja. " jawabnya singkat


Dan tak lama bi Imah datang dengan hidangan paginya.


Setelah mereka menghabiskan sarapan paginya, Hanna dan Sam pun langsung berangkat kekampus bersama-sama.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


#pov


RENO DAN MILA


"Reno tungguin, gue bisa jelasin." Mila mengejar Reno yang jauh berjalan didepan Mila.


"Reno..." panggilnya lagi.


" Apa yang ingin lo jelasin. Semalam itu sudah cukup bukti kalau lo itu selingkuh dibelakang gue." Reno menjawab tegas.


"Nggak Ren.. plese Ren.. kasih gue kesempatan." Isak tangis Mila kini mulai membasahi pipinya yang putih mulus itu.


"Sorry MIla, gue rasa hubungan kita sampai disini saja. Lo berbahagialah dengan cowok yang kini lo pilih.


Reno berjalan lurus meninggalkan Mila sendiri pagi itu.


"Tapi lo juga ngianatin gue Reno. Lo ngaku aja, kalau lo selama ini memendam rasa sama Hanna kan. Jawab?!! " Teriak Hanna .


Yang seketiika itu juga Reno langsung menghentikan langkah kakinya dan berbalik badan.


"Gue emang menyukainya, tapi bukan untuk memilikinya. Karna waktu itu gue masih dibutakan cinta lo yang palsu."


Mila sudah tak sanggup berkata apa-apa lagi, dan hanya bisa menangis karna menyesal.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Hallo semua,...


Terima kasih sudah setia untuk jadi pembaca aq.


Sehat selalu ya...


#Maaf kalau masih ada typo berterbangan...


Luv U All...