
Setelah berberes berrs barang barang milik nya novi pergi ke suatu tempat, Mungkin karena beban yang ia pikirkan hingga ia harus pergi ke suatu tempat untuk merilekskan dirinya.
"Huaaaaa sejuknya" Ucap novi seraya melebarkan kedua tangan nya.
"Besok-besok klo lagi galau terus BM di rumah bawa temen, takutnya kesambet" Sambar seorang pria yg suara nya sudah bisa di tebk oleh novi.
'Ni orang napa dah, ketemu lagi ketemu lagi dunia sempit amat dah padahal kan aku pengen nya melepas semua beban yg ada di otak ku' batin novi tak suka akan kehadiran Mantam gurunya itu(Hduhhh teteh nopi jadi gagal dehh rencana nya buat SAD ny.)
"Aku sudh tau semua. masalah, tragedi,Situasi, dan juga kata hati" ucap adhan.
Huffftt suara hembusan napas novi terlihat berat "Pak??" panggil novi menoleh ke samping kananya
"Hmmm?" jawab lelaki tersebut
"Kenapa bapak bisa tau semua tentang diri saya? apa bapak mengikuti saya?" tanya novi memastikan.
'Lucu ya di panggil bapak, padahal umur kita cuman ketara 6th' batin adhan.
"Saya tidak mengikutimu"
"Lalu?" tanya novi.
Adhan menoleh dan tanpa sengajak maniknya bertemu dengan manik milih novi. adhan terseyum "Saya sudah bilang bukan. Akan ada saatnya" ucap adhan tanpa memalingkan matanya dari mata novi.
1 Detik
2Detik
3 Detik
seakan terhipnotis akan indahnya mata adhan novi msih setia memandang hazel coklat milik adhan.
"Kau ingin terus menatap ku?" tanya adhan kepada novi. membuat novi langsung tersadar dari lamunanya.
"Enggak kok pak" Ucap novi memalingkan wajahnya yg bersemu merah.
Adhan terseyum. "Tak kerasa kau sudah dewasa" Lirihnya pelan sehingga novi tak mendengarnya begitu jelas.
"Hah? apa pak?"
"Tidak saya tadi hanya menyanyi namun tidak tahu nada nya" Ucap adhan berbohong.
"Anehh" Ucap novi pelan namun bisa di dengar jelas olh adhan.
"Kau wanita kuat vi, kuat. Masih Novia yang sama. Novia ku. NOVIA AL-FI'QRI." Guman adhan di dalam hatinya
.
"Kau tak pulang?" Tanya adhan kepada novi
"Tak, Saya tidak pnya rumah" Ucap novi
Adhan terseyum. "Tunggu vi sabarlah sebentar lagi" Batin adhan. "Hmmm kau pergi dari rumah ibu mu lalu kau sekarang tinggal dengan ayah mu begitu?" ucap adhan
Novi menatap mata adhan dan melebarkan bola matanya tak percaya dengan ucapan adhan "ANDA!!!" seraya menunjuk ujung hidung adhan "Kenapa anda tau semua tentang saya pak, Siapa anda sebenarnya?" Tanya novi tak percaya dengan orang di sebelah nya ini.
"Sudah saya bilang. Takdir Tuhan lah yg menjawab" Ucap adhan seraya terseyum.
"Ya Allah pak langsung saja napa, saatnya itu kapan?"
"Tunggu. Dan serahkan semua pada Takdir Tuhan"
"Vi?"
"Ya pak?" tanya novi menoleh
" akan Ada tempat bersandar, tempat yg membutuhkan, dan tempat yg bisa di percaya" Ucap adhan lalu melengang pergi.
"Loh lohh kumat ni guru" Ucap novi seraya menepuk nepuk jidat nya, agar paham ucapan gurunya nya tadi(Ehh mantan guru gays).
Di tempat lain.
"SIAL!!!. ANAK TAK TAU DI UNTUNG ITU MELARIKAN DIRI!! Jika kau berpikir ayah keremu itu akan menenuhi semua kebutuhan mu itu semua salah!!! Liat saja aku akan membuatmu bertekut lutut di kaki ku bersama ayah keremu itu, meminta minta agar kalian bisa hidup seperti semua!!" Ucap seorang wanita parubaya, yang tak lain ialah ibunda dari NOVIA AS\-SHILA.
wanita itu mengambil benda pipih miliknya dann...
"Aku tugaskan kepadamu untuk memecat salah satu pegawaimu yang bernama YUDI HENDRAWAN dan jangan biarkan satu perusahan pun menerima nya. Kau paham!!!" Bentak wanita itu.
"Paham nyonya" jawab orang di sebrang sana.
"Bagus. jika kerja mu bagus maka gaji mu akan kunaikan"
Tuttutttt \(Suara telpon terputus\)
Tanpa mendengar orang di sebrang sana mama novi lebih dulu mematikan hendphone nya.
"PERGI. DAN PANGGIL YUDI HENDRAWAN KEMARI!!!!" ucap seorang pria berjass dengan suara lantangnya. yg tak lain ia adalah orang suruhan mama novi untuk memecat dan memerintahkan semua prusahaan agar tidak menerima Ayah novi berkerja.
"Baik Tuan" ucap suruhan nya.
Tak lama.........
.
.
.
.
Yaaaa gantung yaaaaa😱. Maapin shopy yak mwheheheheh😆. Bsk UP kok😊