God's Destiny

God's Destiny
BAB:05



"Vi" Ucap keyra smbil mencolek lengan sahabatnya itu.


"Hmm paan?" jwb novi


"Lu tau gk udh brapa bulan pak adhan ngajar?"


"3 bulan" jawab novi singkat


"Itu tandanya......"


Novi pun menoleh ke sahabat sehidup sesurganya itu "apa?"


Keyra pun juga menoleh ke novi "Bentar lagi" jawab nya dengan mimik wajah kaget.


"Apasih key?"


"HWAAA BNTAR LAGI MAGANG NYA PAK ADHAN BAKAL KELAR TRS DIA GK MAGANG LAGI DI SINI TRS YG NGAJAR PAK BUDI LAGI TRS KITA JADI GILA LAGI TRS GW GK PNYA PEMANDANGAN BUAT CUCI MATA LAGI HWAAAAA!!!!!" teriak keyra tepat di telinga novi


"Astagfirullah" ucap novi santai "so?" tanya nya kembali.


Huffffff keyra menghela napas "Artinya pak adhan gk bakalan ada di sekolah ini lagi dalam kurun waktu dekat ini atau bisajadi hari ini." jawab keyra dngn lirih, mungkin napas nya habis karena teriak" tadi.


"Oooooo" Novi mengangguk nganguk tanda mengerti.


Dannnn......


"APA!!!" teriak novi dngn ekpresi kaget(matanya melotot gtu lo wkwkw).


"Tu kan paham juga lu" Ucap keyra


"Gk gk ada" ucap novi seraya menggeleng gelengkan kepala nya.


"Apaan gk ada?" tanya keyra


Tanpa menjawab novi langsung belari menjauh dari tempat duduk yg ia duduki bersama keyra


"VI IKAM HONDA KEMONA UYYY?(Vi kamu mau kemana uyyyy?)"


Tanpa menjawab novi langsung menambah jecepatan belari nya, pergi meninggalkan sahabatnya bgitu saja.


######


Di tempat lain.


"Aku akan kembali, siapkan jadwal dan semua keperluan ku nanti" Ucap seorang pria lewat telpon.


"Baik boss" jawab seseorang di sebranh sana


Tuttutttt(Suara telpon terputus)..


"Tenang saja aku hnya pindah tempat, sejatinya aku akan masih menemanimu walau bukan dari fisik namun hati kita akan tetap bersama slamanya. Aku akan menjagamu lewat Hati dan juga Doa. slamat tinggal" ucap pria tersebut dengan menatap sebuah foto seorang wanita yg sedang memegang tanaman kaktus di hendphonenya.


TOKK TOKK TOKK....


"Masuk"


cklekkkk.....


"Pagi pak" sapa seorang gadis siswa dri pria tersebut.


"Pagg-" kata" nya terputus saat ia membalikan badannya dan melihat siapa yg memanggilnya.


"Novi?"


Novi mengganggukan kepala nya "Iya pak?"


Mereka saling bicar lwat hati mreka masing2


"Emmn ada apa?" tanya adhan kepada muridnya trsbut.


Novi pun memberanikan diri menatap hazel milik adhan.


Degg!!!


jantung Novi berhenti berdetag. entah apa rasanya yg jelas ia mrasakan yg bda saat ia menatap manik2 gurunya itu.


"Emmm apa benar masa magang bapak udh habis?" tanya novi.


Adhan terseyum "Ahirnya kau merasakannya" batin pria tersebut. "Ya. sudah selesai" jawab adhan seraya terseyum lebar.


Dengan cepat novi pun langsung menunduk ada rasa pedih di hatinya.


"Ada apa?. apa kau takut? aku harap tidak. namun aku melihat ada rasa pedih di hatimu."ucap adhan saat melihat mimik wajah novi.


"Apa bapak psikolog? knapa bapak bisa tau isi hati saya?" tanya novi karena ia binging dengan sikap gurunya ini.


adhan terseyum. "bukan"


"lantas?" tanya novi menatap hazel milik adhan


"Ada ikatan batin antara aku dan dirimu" jawab adhan.


"Hah??"


Lagi lagi dan lagi adhan hanya terseyum dann "suatu saat semua akn terbongkar dan kau akan tau" ucap adhan seakan mengerti kebingan di dalam diri novi.


Dan novi msih mencerna kata2 adhan tadi *Ada ikatan batin* "Apa masutnya?" batin novi.


Adhan mengusap kepala novi yg tertutupi hijab


"Novia As-shila. esok akan ada hari dimana kau akan menghabiskan harimu untuk menangis, meluapkan semua kisah sedihmu. Dan memulai hidup baru." ucap adhan seraya mengelus ubun2 novi.


"Aing kagak paham dah sumpah" batin novi


"Entar juga paham"


Novi langsung melotot, menatap hazel milik adhan "Bener2 dukun ni orang, bisa baca pikiran gw bnjrttt" batin novi


"Hayoooo ngumpatin aku yaaa" jari telunjuk adhan menunjuk hidung novi.


"Ehhh gk ada pak. klo gtu saya permisi assalamualaikum" pamit novi


"Waalaikumsalam warohmatullah"


.


.


.


.


.


***hehehehehe di novel ini gk ada kisah cinta nya ya ntar bakallan ada kok, Di novel sebelah wkwk.


Salam manis: Shopiiiii***