
"Vii keyy"
"Hmm" Ucap keyla dan Novi bersamaan.
"Key bukannya Kita harus tahlilan slama 7 hari?" Tanya adhan pada keyla.
keyla menunduk lalu mengangguk. Adhan terseyum.
"Hann" Ucap agra dengan Evan di sampingnya.
"Bguss kalian sudah datang" Ucap adhan.
Adhan menoleh pada keyla dan Novi.
"Vii keyy bagaimana jika kita membeli persiapan untuk tahlilan??" Tanya adhan.
"Apa tidak merepotkan kalian?" Tanya keyla.
"Tentu tidak. anggap saja kita sebagai saudara mu key" Ucap agra.
Keyla terseyumm. "Terima kasih" Ucap keyla langsung memeluk Novi.
"Sudahh gmana klo kita berangkat sekarang?" Tanya evan yg di jawab anggukan dari semuanya.
"Ayahh" guman Novi.
Adhan dan agra yg mendengar gumanan novi pun saling melirik. "Aa iya vii aku lupa memberitahu mu Klo Omm Yudi tadi pergi ingin bertemu klien" Ucap agra.
"Owhh" Ucap novi mengangguk ngangguk. "Hah klien?" Tanya Novi Menatap adhan.
Adhan menggaruk tengkunya yg tdk gatal.
"Novv sebenarnya Omm Yudi sudah bekerja kembali di perusahaan Omm Nabhan" ucap Agra. Novi mengangguk ngangguk tanda mengwrti
"Jadi pergi gk uyy" Ucap evan. Semua menangngguk.
DI TEMPAT LAIN!.
Heningg....
"Apa yg ingin kau bicarakan Yudi?"
"Kau serius Yudi?" Tanya istrinya. Yudi mengangguk.
"Tapi apa Novi mau" Ucap pria paruh baya tersebut. yg tak lain ialah NABHAN AL\-FIQRI.
"Aku yakin pasti ia mau"
"Apa yg membuatmu begitu yakin?" Tanya Istri nabhan.
"14th sudah. aku yg menjaganya, merawatnya, Membesarkannya, memberinya kasih sayang, memberinya kebahagiaan di atas semua kesedihannya. Aku tau sifat Novi. ia pasti akan berfikir lagi. apalagi ada Sosok seorang Anna\(Bunda keyla\) di dalam kehidupannya. Anna bukan wanita biasa ia orang yg selalu memberi novi motivasi atas kehidupannya, wanita yg slalu jadi tempat bersandar dari Novi, Wanita yg slalu memberi novi Nasehat nasehatnya atas curhatan novi tentang keburukan ibu kandungnya" Yudi menoleh pada Nabhan dan istrinya. "Hann. Novi akan memilih jalan yg bnr. Apapun yg ia pilih nanti aku akan kembalika ia pada kalian. karena kalian berhak atas Novi. Ia adalah putri dari keluarga FI'QRI. jadi aki harap kalian bisa memberi nya kebahagiaan yg lebih" ucap Yudi.
Istri nabhan sudah meneteskan air matanya. Ia terharu. Bagaimana mungkin seorang putri dari keluarga AL\-FIQRI harus menderita, menahan semua kesedihan, keterpurukan. cukup sudah slama 14th ia tak mendapatkan kebahagiaan yg seharusnya, Kebahagiaan seorang anak seutuhnya.
"Aku menyesal tak menyadarinya sejak dulu" Ucap nabhan.
"Maafkan aku yg merahasiakannya. Aku tau dulu Novi adalah anakmu saat Novi berusia 3th. Aku melakukan tess DNA tanpa sepengetahuan rahma. Dann dugaan ku bnr bahwa Novi bukan anak kandungku. Aku ingin sekali membentak Rahma, Namun setelah aku melihat wajah Imut nan suci milik Novi. aku tak tega harus melakukannya. Oleh karena itu aku merahasiakan ini hingga waktunya" Ucap Yudi.
"Dann sekarang waktunya" Ucap nya menatap Nabhan dan istrinya bergantian.
"Kau yakin ia mau?"
Yudi mengangguk.
"Sayangg tak ada salahnya jika kita mencoba" Ucap istri nabhan pada sang suami.
Habhan menghela napas. "Aku khawatir ia tak akan memaafkan ku" Ucap Nabhan seraya menunduk.
Yudi terseyum. "Novi mempunyai hati yg tulus. aku yakin ia akan memaafkanmu".