
Setelah Berperang dengan beberapa perawat di UGD novi kembali ke ICU tujuan nya ialah menemui sahabatnya, Keyla.
"Novii jalan nya pelan pelan aja napa" Ucap agra mendorong tongkat, yg bercantolan Infus novi.
"Sudah ku bilang bang, aku gk bisa sntai" Ucap novi smbil berjalan.
Tinggal beberapa langkah lagi ruangan ICU. dari jarak yg hnya tinggl 3meter novi tidak melihat keberadaan keyla. "Ehhh keyla mana" Ucapnya berhenti berjalan.
"Toilet, Mushola, kantin" Ucap agra mengangkat kedua bahunya.
"Gk jelas" Ucap novi melenggang pergi. "Ehhh" Ia berhenti berjalan karena Selang infus yg tertempel di punggu tangannya, Dan Botol infus yg ada di pegangan agra memebuatnya tak bisa berada jauh dari agra.
"Nahh lokkk. salah siapa sok sok an. Udh tau msih pake inpuss tetep aja ngotot" Ucap agra menatap novi, Novi membalikan badannya. Mata nya bertemu Hazel milik agra. Dann
Slerrrrrrt.....
Darah novi seakan mengalir deras ketika ia menatap hazel hitam milik agra.
Cklekkkk*Suara pintu ICU terbuka*
membuat lamunan novi terhempas.
"keyla" Guman novi. ia berbalik. lalu melihat keyla yg terisak dengan telapak tangan di wajah nya.
"Keyla!!!" Teriak novi.
Novi berjalan di ikuti dengan agra di belakangnya.
"Keyla!!" ucapnya sekali lagi namun keyla? ia msih saja terisak tidak memperdulikan Novi yg memanggilnya berkali kali.
"Keyla" ucap novi sekali lagi smbil memegang pundak keyla. tapi keyla tetap saja menutup Wajah nya dengan kedua telapak tangannya.
"Keyy? ada apa??" tnya novi. keyla memberanikan diri. ia berbalik menatap manik manik novi dengan wajahnya yg merah akibat menangis.
Dannnn.....
Jlepppp.... hiks....
keyla menangis menganis sejadi jadinya di dalam pelukan novi..
"ehh. key ada apa sebenarnya. Bunda tidak apa apakan?" Tanya nya. keyla tetap diam, Ia tak mengeluarkan suara sedikitpun.
Cklekkkk... *Suara pintu ICU terbuka* meperlihatkan seorang dokter keluar bersama seorang perawat.
"Mbk keyla, Jenazah ibu anda harus segera kami urus" ucap dokter pada keyla yg msih setia di pelukan Novi. dann....
DUARRRR!!!!!
hati novi Hancur saat mendengar bahwa Bunda Keyla. Wanita yg selama ini memberi nya ksih sayang seperti anaknya sendiri, Wanita yg mengantikan kasih sayang seorang ibu dalam diri Novi. Sekarang harus pergi ke jalan Lilahi.
"Bunn-- da" Ucapnya terbata bata menahan isak tangisnya dengan mata yg sudah merah."Enggk bunda gk mungkin meninggal" Ucapnya menggeleng gelengkan kepalanya. "Keyy" Novi melepas pelukan nya terhadap keyla. "Jawab aku jika bunda msih Hidup dan bunda akan segera pulih!!" Ucapnya memegang bahu keyla. keyla hanya terisak tak mampu menjawab pertanyaan novi. wajar saja jika novi juga terasa kehilangan, Karena ia mendapatkan ksih sayang layaknya seoarang anak kandung dari IBUNDA KEYLA.
"JAWAB AKU KEYY!!!" bentak novi mengoyang goyangkan pundak novi.
"Viii.." lirih keyla menatap mata Novi. "Ini kenyataan nya"Ucap keyla kembali menutup wajahnya lalu menangis.
Novi menggeleng gelengkan kepalanya. "Enggak!!! Bunda msih hidup. Bunda masih ada gk, bunda harus sembuh" Ucap nya, lalu ia berlari menuju ruangan ICU. "Akhhh" pekiknya saat ia ingin berlari namun di halang oleh selang infus di tangannya.
Jleppppp....
Dengan Reflek ia melepas jarum pengait antara selang infus dan juga nadi di telapak tangannya. membuat darah keluar bercucuran dari telapak tangan milik NOVIA AS-SHILA.
"NOVII!!!" teriak agra saat melihat novi melepas paksa jarum Infusnya. Novi tak memperdulikan mreka semua, ia berlari menuju Ruangan ICU.
"Hiks hiks bunda jangan tinggalin Vii bun, Vii gk pnya Ibu lagi selain Bunda hiks" Ucapnya smbil berlari.
Stelah smpai di ruangan ICU novi melihat wajah pucat yg terbaluti kain putih polos, wajah Suci milik IBUNDA KEYLA yg sekarang sudah tenang di surganya.
"Bunda hiks bunda udah gk sayang lagi sma vii" Ucap novi memegang tangan pucat milik ibu Keyla.
"Apa bunda tega ninggalin aku sama keyy?"
"Kenapa bunn kenapa hiks kenapa di saat novi butuh bunda buat jadi sandaran novi, buat jadi penasehat novi atas takdir novi bunda harus pergi bunn kenapa?" Tanya novi menangis smbil menggemgam tangan Wanita yg tlah melahirkan Keyla.
"Ya Allah kenapa engkau mengambil malaikat milik hamba ya Allah kenapa. kenapa di saat seperti ini engkau mengambil harta berharga milik Vii ya Allah Kenapa!.. hiks.." Ucapnya terisak sambil menunduk di atas berangkar. Jangann lupakan darah yg keluar dari pergelangan tangan novi, Tentu darah tersebut msih keluar keluar sngt bnyak.
"Mbk tangan anda mengeluarkann darah sebaiknya kita perban" Ucap salah satu perawat yg menangani jenazah Ibunda keyla.
Novi menggeleng, smbil terisak di tangan ibunda keyla.
" tapi mbk anda bisa kehilanngan banyak darah jika seperti ini"
"AKU BAHKAN RELA KEHILANGAN SEMUA DARAHKU DI SAAT AKU KEHILANGAN BUNDAKU!!!" Ucapnya geram lalu berdiri mencium pipi Bundanya. "Bundaaa Vii sayang bundaa, Maafin Vii ya yg belum bisa iklas. Tapi Vii gk bisa kuat bundaa. vii lelah akan semua. Vii lelah sama takdir vii sendiri" Ucapnya mengelus ngelus Wajah pucat nan suci tersebut.
"Vii janjii. Sering sering ngirim DOA buat bundaa. Bunda yg tenang ya di surganya yaa. Bunda bilang 'di setiap kesedihan pasti ada kebahagian' Jadi Vii minta tolong sma bunda bantuin Vii agar vii bisa menerima takdir vii. Bunda tau bunda? Vi ternyata anak haram bunn ank hasil hubungan telarang antara mama dan Omm nabhan. Andai bundaa msih ada bunda pasti jadi tempat bersandar Vii, jadi oarang yg nasehatin vii. Vii rinduu bunda Vii rindu bundaaa hiks" Ucapnya panjang lebar smbil menenggelamkan wajahnya di telapak tangan ibunda Keyla. 'Darah ini saksi bisu atas semua kesedihan ku hari ini'.
"Vii semua Takdir Tuhan" Ucap keyla yg datang mengelus ngelus pundak sahabatnya. ia mendengar isi curhatan Novi pada Almarhum sang bunda.
"Hiks keyy hiks aku blum bisa iklas" Ucap Novi.
Keyla mengangkat bahu Novi lalu memeluknya erat erat. "Smua takdir Tuhan. kita tak bisa apa apa. Biarkan bunda tengan vii biarkan bunda bahagia bersama ayah di surganya" Ucap keyla smbil menenangkan sahabatnya.
"Keyyy..." lirihnya smbil terisak di bahu sahabatnya.
"Sekarang keyy sendiri. Keyy yatim piatu" Ucap keyla terseyum, namun hatinya sngt hancur sangat sangat hancurr saat ia tau ibundanya meninggal, lalu ia menjadi anak yatim piatu.
Novi menggeleng di pundak keyla. "Keyy gk akan sendiri. ada vii. dimana ada keyy disitu ada vii. Vii selalu ada buat keyy, karena kayy memang separuh nyawa vii. entah vii bisa bertahan atau tidak hingga sekarang jika bukan karena Keyy dan bunda" Ucapnya setelah melaps pelukannya. lalu menatap Wajah pucat nan suci milik Ibubda keyla.
Keyla berjalan menuju sisi kiri ibundanya, dan Novi tetap di sisi kanan nya.
"Bundaaa kami sayang bundaaa yg tenang yaa di surganyaa. kami akan slalu di sini bersama bundaa. Love youu bunnn" Ucap mreka bersamaan lalu mencium pipi sang bunda secara bersamaan.
"Viii ayo obatin lukamu, Bunda akan menagis melihatmu terluka" Ucap keyla. yg di jawab anggukan oleh Novi.
"Bunda kami pergi jaga diri baik baik yahh di surga." Ucap novi mencium Ubun ubun bundanya. Novi beranjak berdiri lalu berjalan menjauh dari raga IBUNDA KEYLA.
'Ya Allah hamba memohon padamu, berikanlah tempat yg layak seperti surgamu untuk Bunda hamba. Berilah kebahagian untuk Bunda dan ayah di sisimu ya Allah. Hmba menitipkan Bunda kepadamu, Jagalah ia ya Allah dan pertemukan kami kelak di surgamu. Aminn'
.
.
.
.
.
***Gmana reaksi kalian dengan Bab ini???
Jangan lupa like komen vote and share yak🌵❤.
**Salam author: Shoppy❤*****