God's Destiny

God's Destiny
Bab:33



"Bagaimana apa keputusan kalian sudah bulat?"


Mereka mengangguk.


Yudi menoleh pada Novi yg menetrskan air matanya.


"Ndokk" ucap memgelus pucuk kepala novi yg tertunduk. "Ayahh pamit!" Lanjutnya.


Novi memberanikan dirinya ia menatap manik hitam seorang pria yg selama ini memberikannya kasih sayang, Seorang pria yg di panggilnya 'Ayah', Seorang pria yg slama ini memberinya semangat.


Ia memeluk pria tersebut. Yudi menutup matanya ia menampung semua air mata harunya. Sosok keponakan yg slama 14th ia anggap anaknya sendiri, Sosok anak remaja yg mampu membuka hatinya akan kata 'Sabar'. Sungguh kehidupan rumit yg harus di jalanni Novia dan Yudi.


Kesabaran yg mereka Semai, Kini tumbuh menjadi kebahagiaan yg Utuh.


"Jaga diri baik baik nak" Ucap Yudi menoleh pada Keempat orang yg slama ini ia anggap anak sendiri.


"Kalian berempat. Jagain adek adeknya" Ucap yudi menoleh pada Gracia,Andreas,Adhan dan agra.


"Siap!" Ucap mreka bersamaan.


Mreka mencium punggung tangan yudi.


Yudi terseyum, Ia mencium Kening Novi,keyla,Dan gracia. Lalu ia menepuk pundak Andreas,Adhan dan agra.


"Ingett adek nya di jagain!"


"Iya ayahhh!"


"Assalamualaikumm"


"Waalaikumsalam!"


Semua terharu akan kepergian Yudi, namun di balik kisah haru mreka mereka menemukan kebahagiaan untul kedua adik kecil mereka.


"Andre!"


"Iya om?"


"Rumah sakit mu akan Om pindah alihkan ke tempat baru kita. gracia Om sudah pindahkan cabang suamimu. Untuk keyla, Tinggalah bersama kami nakk" ucap Nabhan.


"Bundaa" Lirihnya menunduk.


Istri nabhan terseyum.


"6Bln sekali kita ke makam bundamu ya nak" Ucapnya merengkuh keyla. Keyla mengangguk.


Tujuh tahun kemudiann.....


"Saya terima nikah dan kawinnya KEYLA DWI LESTARY binti Yusuf ahmad. Dengan mas kawin tersebut di bayar tunai!!"


"Bagaimana para saksi?" tanya penghulu.


"Sahhh!!"


"Alhamdulillah"


Seorang wanita berkhimar Merah muda di sisi sana terseyumm. Air mata haru nya menetes, Ia menoleh pada wanita yg mengenakan pakaiaan Pengantin di sisi kanannya. Wanita itu juga menatap wanita berkhimar merah muda tersebut.


"Viii.." Lirih wanita berpakaiaan pengantin.


"Keyyy.." Lirih wanita berkhimar merah muda tersebut.


Mereka meneteskan air mata haru mreka, Di detik selanjutnya mreka berpelukan.


"SAMAWAA hiks keyyy" Lirih nya di telinga Keyla si pengantin wanita.


"Makasih. makasih atas semua nya Vii.."


"Kak Vii belajar bahasa Upin Ipin??" tanya seorang remaja berusia 13th Tersebut.


Wanita itu terseyum ia mengandeng tangan mempelai wanita, Dan juga ada seorang wanita paruh baya di sisi kiri pengantin wanita. Mreka menuntun pengantin wanita udh duduk bersanding bersama mempelai pria.


"Mantu Mommy" Ucap wanita paruhbaya trsebut seraya berjalan mengandeng tangan mantunya.


"Makasih mommy" Ucapnya terseyumm.


"Ekmmm kak keyy sudahh. Kak vii kapan?" tanya Remaja berusia 13th Yg taklain ialah ARVAND A-'FIQRI.


"Tunggu ada jodohnya lah" Ucapnya santai.


'Dulu aku berharap kau jodohku, Kau lah imamku. Namun kini salah, Aku sudah salah mencintaimu. Ya Allah maafkann hamba yg sudah mengharapkan Jodoh orang' Batinnya smbil melihat sosok pria yg lengannya di gandeng olh sosok waniata di atas pelaminan.


"Bahagialah keluarga kalian. Maaf kan aku yg dulu mengharapkanmu" Lirihnya di dalam hatinya.


"Mereka serasi" Ucap seorang pria di belakang Wanita berkhimar Merah muda trsebut.


Wanita tersebut membalikan badannya, Ia terseyum menatap pria yg menggunakan Jass Hitam putih tersebut. Ia mengkap sosok anak lelaki di gendogan pria tersebut.


"Siniin Derry nya" Ucap wanita tersebut. merebtangkan tangannya ingin mengambil anak tersebut


Pria itu menghindar agar Wanita tersebut tak dapat menggapai anak yg berada di dalam gendongannya "Yakinn?" tanyanya. Wanita tersebut mengangguk.


"Derry makin berat loo" Ucapnya menggoda wanita di hadapannya.


"ihh apaan sih" Ucap wanita tersebut terseyum. Mreka pun terkekeh bersama.


Tanpa mreka sadari sosok pria di ujung sana, yg melihat mreka tertawa bersama. ia menahan amarahnya, Sungguh ia tak suka akan pemandangan di hadaoannya.


'Inikah yg di namakan Takdir Tuhan? Aku mencintainya namun orang lain yg di takdirkan bersamanya' Batin pria tersebut.


DI SISI LAIN, DAN DI WAKTU YG SAMA.


" Maaf nyonya. Smpai detik saya Belum mendapatkan Informasi tentang keberadaan Nona Gracia dan Nona novia." Ucap seorang pria berbadan kekar dngn balutan Jass dan topi hitamnya.


"Hah!! Kemana perginya anak anak Bia*ap itu!!" Geram seorang wanita paruh baya.


"Cepat temukan mereka. Jika sudah ketemu. Bwa mreka ke hadapan ku!!" Lanjutnya Yg di jawab anggukan oleh pria berjass hitam trsebut.


"Kmana perginya mreka! Mreka pergi bak di telan bumi! Bahkan  datanya mreka pun tak ada yg tersisa. Sepertinya mreka berencana untuk pergi. Dasar anak anak B*adap Berani beraninya mereka menentang Ibu kandung mreka sendiri, Dan memilih pria Kere itu!!" Geramnya.


**TAMAT!!.


.


.


.


.


Hallo pembaca setia novel God's destiny. gmana hari hari kalian membaca Novel ini? Aku harap kalian menyukainya.


Novel ini sudah aku tamatkan, dan akan aku tayangkan Season 2 nya di lapak yg berbeda.


Di season 2 nanti bakalan rerpecahkan misteri di atas siapa yg nikah, Dan siapa sosok pria dam wanita trsebut.


Intinya tunggu UP nya dan juga mampir ke lapak sebelah oke👌


Jangan lupa like,komen,Vote and share yakkk.


Salam author:Shoppy🌵❤**